... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Habib Rizieq Diperiksa terkait Tesis-nya, Ahli Hukum: Tidak Beralasan Yuridis

Foto: Habib Rizieq Shihab dalam acara “Seminar Mengurai Problema Sunni-Syiah dalam Perspektif Ukhuwah” di Islamic Centre Bekasi pada Rabu pagi (11/12). Beliau mendukung adanya undang-undang pelarangan ajaran Syiah di Indonesia.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ahli Hukum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. Abdul Chair Ramadhan mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap Habib Rizieq Syihab terkait tesis S2-nya yang dianggap menodai Pancasila sebagai lambang negara, penuh rekayasa untuk melemahkan umat Islam.

“Pemeriksaan tersebut penuh dengan rekayasa untuk memuaskan pihak-pihak tertentu dan memang berkepentingan untuk melemahkan perjuangan umat Islam,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Kamis (12/01).

Ia juga menilai bahwa pemeriksaan terhadap Habib Rizieq tidak berdasarkan alasan yuridis. Sebab, penelitian ilmiah milik Habib Rizieq diragukan bahkan digunakan sebagai objek pemeriksaan atas laporan Sukmawati Soekarno Putri.

“Tindakan Polri ini termasuk abuse of power. Bagaimana mungkin suatu hasil penelitian ilmiah berupa tesis yang telah diujikan kemudian diragukan, dipertanyakan dan bahkan dijadikan objek pemeriksaan atas laporan Sukmawati Soekarno Putri,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa rumusan Pancasila yang dikaji secara ilmiah oleh Habib Rizieq adalah sah dan sesuai dengan fakta historis.

“Adapun pendapat menyangkut hari lahir Pancasila, apakah tanggal 1 Juni atau 22 Juni secara akademik terbuka ruang untuk didiskusikan (debatable) dan hal yang lumrah dalam dunia akademik,” ucapnya.

“Kriminalisasi tersebut menjadi preseden buruk dalam dunia pendidikan. Akan terbelenggunya kajian-kajian kritis,” ujarnya.

Pihaknya juga mempertanyakan jika suatu tesis dapat dipidanakan, bagaimana dengan dosen pembimbing, para penguji, universitas terkait, dan terhadap pendapat para pakar yang mendukung. Apakah itu semua dapat dikategorikan melakukan tindak pidana.

BACA JUGA  PKS Minta Menhan Waspadai Kedatangan Misionaris ke Papua

“Dalam hukum pidana yang kita anut mensyaratkan adanya unsur perbuatan pidana dan pertanggung jawaban pidana. Keduanya satu kesatuan (dualistis),” jelasnya.

Terakhir, ia menegaskan bahwa hasil penelitian ilmiah dengan berbagai dimensi kritikannya bukan termasuk perbuatan pidana.

“Seseorang yang melakukan penelitian ilmiah juga tidak dapat dipertangungjawabkan secara pidana. Dengan demikian tidak ada unsur kesengajaan yang bersifat melawan hukum,” pungkasnya.

Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri dengan tuduhan penodaan lambang negara pada Kamis 27 Oktober 2016. Sukmawati mempermasalahkan potongan ceramah Habib Rizieq yang dianggap telah menodai Pancasila sebagai lambang negara.

Habib Rizieq kemudian baru diperiksa pada Kamis kemarin (12/01) di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung. Saat itu, tesis-nya di Universitas Malaya dengan dengan judul “Pengaruh Pancasila Terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia” menjadi objek pemeriksaan dan dipermasalahkan.

Reporter: Taufiq Ishak⁠⁠⁠⁠
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Ini Sosok Pasukan Khusus Taliban dalam Serangan Kabul

Sebagaimana dalam rilis pernyataannya baru-baru ini, Taliban mengatakan kedua pembom berani mati yang menewaskan puluhan aparat intelijen dan anggota parlemen berasal dari unit Batalyon Istisyhad Imarah Islam (Taliban).

Jum'at, 13/01/2017 09:22 0

Afghanistan

Serangan Ganda Taliban Guncang Kabul

Sebuah unit penyerang berani mati Taliban pada hari Selasa lalu (10/01) berhasil menewaskan dan melukai lebih dari 100 orang dalam sebuah serangan terkoordinasi yang menargetkan pejabat-pejabat intelijen dan aparat pemerintah di ibukota Kabul.

Jum'at, 13/01/2017 08:50 0

Turki

Turki Temukan 3 Paspor WNI dalam Penggerebekan Kasus Kelab Malam Istanbul

Pemerintah Turki terus memburu pelaku penembakan di kelab malam Reina, Istanbul, pada malam pergantian tahun. Kepolisian setempat berhasil menangkap 40 orang dalam sebuah apartemen di Kota Izmir.

Rabu, 11/01/2017 04:33 0

Prancis

Tahun 2016, 5.000 Yahudi Perancis Pindah ke Israel

Sebanyak 5.000 orang Yahudi Prancis pindah ke Israel pada tahun lalu menurut data yang ditunjukkan pada Senin (9/1). Fenomena ini melanjutkan tren yang menandai keluarnya ribuan orang dari negara tersebut setelah serangkaian serangan yang menyasar warga Yahudi.

Selasa, 10/01/2017 22:19 0

Amerika

Tunjuk Menantunya Sebagai Penasihat Senior, Donald Trump Dituding Nepotisme

Kushner menikah dengan putri Trump, Ivanka, dan pengangkatannya menguatkan spekulasi adanya praktek nepotisme di Gedung Putih. Dia bahkan tidak mungkin memenuhi persyaratan untuk jabatan di bawah UU 1967 yang melarang pejabat pemerintah mempekerjakan kerabat dan sanak famili. Meskipun masih belum jelas apakah peraturan tersebut berlaku untuk kabinet Trump atau tidak.

Selasa, 10/01/2017 18:00 0

Analisis

Pidato Perpisahan Obama: Menyusuri Sepanjang Jalan Kenangan di Chicago

Barack Obama menutup buku kisah kepresidenannya pada hari ini, (10/01), dengan pidato perpisahan di Chicago. Pidato ini dilihat sebagai upaya untuk mengangkat kembali moral para pendukungnya yang ditumbangkan oleh kemenangan mengejutkan Donald Trump.

Selasa, 10/01/2017 17:18 0

Analisis

Mencari Tahu Potensi Terorisme dari Akun Media Sosial?

Facebook dan Twitter adalah dua contoh media sosial yang paling populer saat ini. Keduanya memungkinkan pemilik akun untuk mengunggah kalimat-kalimat yang mengungkapkan apa yang sedang dipikirkan oleh pemilik akun; sering curhat masalah pribadi, sering berbagi nasehat dan motivasi, sering mengunggah dan mempromosikan barang dagangan, ataupun sering mengunggah ajakan-ajakan berjihad.

Selasa, 10/01/2017 16:00 0

Konsultasi

Berdosakah Bila Saya Larut dalam Chatting dan Media Sosial yang Marak Hari Ini?

Saat ini banyak sekali media sosial dan chatting yang bisa dikatakan tidak bisa terpisah dari kita, bahkan usai salam dari shalat pun adakalanya langsung chattingan. Pertanyaan saya, apakah yang saya tulis termasuk perbuatan menyia-nyiakan waktu dan tidak bermanfaat? Ini termasuk perkara mubah ataukah justru saya akan mempertanggungjawabkan semua yang saya tulis atau katakan di situ?

Selasa, 10/01/2017 15:45 1

Info Event

Mahasiswa Pascasarjana UMP Gelar Baksos di Desa Wonopuro

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMP) menggelar kegiatan bakti sosial di Desa Wonopuro, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo pada Sabtu, 07 Januari 2017.

Selasa, 10/01/2017 15:22 0

Wilayah Lain

Presiden Afrika Selatan Imbau Warganya Tak Kunjungi Israel

Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma mendesak warganya untuk tidak berkunjung ke Israel kecuali untuk urusan yang berhubungan dengan upaya “membina perdamaian” di kawasan itu.

Selasa, 10/01/2017 11:30 0

Close