... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Pidato Perpisahan Obama: Menyusuri Sepanjang Jalan Kenangan di Chicago

Foto: Pidato Perpisahan Obama: Menyusuri Sepanjang Jalan Kenangan di Chicago

KIBLAT.NET – Barack Obama menutup buku kisah kepresidenannya pada hari ini, (10/01), dengan pidato perpisahan di Chicago. Pidato ini dilihat sebagai upaya untuk mengangkat kembali moral para pendukungnya yang ditumbangkan oleh kemenangan mengejutkan Donald Trump.

Para penggemar fanatik Obama – kebanyakan Afro-Amerika – rela menerjang ganasnya cuaca musim dingin di Chicago untuk mendapatkan tiket gratis. Sekarang, tiketnya telah dijual seharga $1.000 di Craigslist.

The First Lady Michelle Obama, Wakil Presiden Joe Biden dan istrinya Jill Biden akan turut serta dalam perjalanan ke Chicago.

Perjalanan lintas negara Obama ini akan menjadi perjalanan sentimental menyusuri jalan kenangan, jika tidak disebut sebagai tamparan keras penuh gejolak dari ajang serah terima presiden.

Trump telah memenangkan pemilu, dan bersumpah untuk menghapus warisan Obama dan melakukan serangan penghinaan ke semua kubu.

Pemilu 2016 AS memang telah menimbulkan pertanyaan serius tentang ketahanan demokrasi AS.

Dalam sebuah langkah yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya, intelijen AS telah menuduh Kremlin turut campur dalam pemilu guna mendukung Trump.

Partai Demokrat bak terasing ke padang gurun politik dengan hilangnya Gedung Putih, Senat dan DPR ditambah lagi mayoritas negara-negara bagian.

Dengan angka persetujuan melayang sekitar 55 persen, Obama akan berharap dapat masuk ke pertempuran baru di masa mendatang.

Koordinator penulis pidato, Cody Keenan mengatakan pidato ini akan berbicara tentang visi Obama terhadap negara ini ke depan.

BACA JUGA  Penggunaan Istilah Persekusi yang Sesat dari Lembaga "HAM Defender" Hingga Kapolri

“Ini bukanlah pidato anti-Trump, itu bukanlah pidato yang akan memuaskan satu pihak, membuat rakyat kecil menjadi semangat. Pidato ini akan menjadi pidato seorang negarawan, tetapi juga akan mengungkapkan kenyataan bagi dirinya,” kata Keenan kepada AFP. “Pidato ini akan bercerita.”

Kehidupan setelah Gedung Putih
Gaya politik ortodoks Donald Trump telah melemparkan transisi dan rencana pasca-kepresidenan Obama yang sudah berusia 55 tahun ke dalam jurang terdalam.

Obama, setelah bersumpah akan menyerahkan kekuasaan dengan mulus, telah menemukan dirinya menjadi semakin kritis dari Trump saat ia berpersiap untuk meninggalkan kantornya pada 20 Januari mendatang.

Setelah itu masih akan ada waktu liburan dan penulisan otobiografi, tapi Obama bisa terseret ke dalam keributan politik jika Trump memberlakukan kebijakannya. Misalnya, pembatasan Muslim di AS atau mendeportasi orang-orang yang dibawa ke Amerika Serikat oleh orang tua mereka setahun lalu.

Setelah bersumpah untuk tidak terjun langsung dalam kancah politik, Obama juga bisa meniru Jimmy Carter – yang pascakepresidenan memoles ulang citranya sebagai negarawan senior.

Banyak pembantu Obama yang telah merencanakan untuk mengambil liburan atau terjun ke sektor swasta. Ada juga yang menilai kembali masa depan mereka dan kembali berpolitik.

Yayasan Obama sudah bersiap-siap untuk mengambil peran politik dengan menyalurkan anak-anak idealis dalam kehidupan publik.

Keenan mengungkapkan perjalanan Obama ke Chicago untuk menyampaikan pidato perpisahan bukan hanya untuk nostalgia.

BACA JUGA  Ibunda Anto Galon: Cuma Sampai SMP, Sekolahe Bodo

“Karirnya telah berjalan sebagai penggerak masyarakat menuju Kantor Oval adalah sebuah inspirasi bahwa jika Anda menjadikan orang-orang biasa bersama-sama dan membuat mereka berpendidikan, membuat mereka diberdayakan, membuat mereka bisa bertindak atas sesuatu, saat itulah hal-hal baik terjadi,” kata Keenan.

“Bagi dia, sebagai seseorang yang memulai sebagai penggerak masyarakat, yang kampanyenya didukung oleh orang-orang muda, orang-orang biasa, kami memutuskan kami ingin kembali ke Chicago.”

“Chicago tidak hanya kampung halamannya, itu (adalah tempat, red) di mana karirnya dimulai.”

Dan sekarang juga menjadi tempat karir presiden Obama secara efektif akan berakhir.

 

Sumber: WorldBulletin
Editor: Fajar Shadiq

 

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Konsultasi

Berdosakah Bila Saya Larut dalam Chatting dan Media Sosial yang Marak Hari Ini?

Saat ini banyak sekali media sosial dan chatting yang bisa dikatakan tidak bisa terpisah dari kita, bahkan usai salam dari shalat pun adakalanya langsung chattingan. Pertanyaan saya, apakah yang saya tulis termasuk perbuatan menyia-nyiakan waktu dan tidak bermanfaat? Ini termasuk perkara mubah ataukah justru saya akan mempertanggungjawabkan semua yang saya tulis atau katakan di situ?

Selasa, 10/01/2017 15:45 1

Info Event

Mahasiswa Pascasarjana UMP Gelar Baksos di Desa Wonopuro

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMP) menggelar kegiatan bakti sosial di Desa Wonopuro, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo pada Sabtu, 07 Januari 2017.

Selasa, 10/01/2017 15:22 0

Indonesia

Jangkau Korban Banjir Terparah di Bima, IHR Donasikan Peralatan Sekolah dan Sembako

Lembaga Kemanusiaan Indonesian Humanitarian Relief (IHR) turut turun dalam memberikan donasi terhadap korban banjir bandang yang melanda Kota Bima 21 Desember 2016 lalu. Melalui salah satu relawannya, Ibrahim Dwi Santoso tiba di Kota Bima pada Senin, (09/01/17) pagi.

Selasa, 10/01/2017 14:00 0

Indonesia

IHR Bekerjasama dengan BMH Bantu Korban Banjir di Bima

Hal demikian disampaikan oleh salah satu relawan Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Akbar saat berdiskusi dengan salah satu lembaga kemanusiaan Indonesian Humanitarian Relief (IHR) di pesantren Hidayatullah Kota Bima, Jl. Imam Bonjol, Kampung Salama, Kel. Nae, Kec Rasanae Barat, Kota Bima, Senin (09/01/17) pagi.

Selasa, 10/01/2017 13:29 0

Wilayah Lain

Presiden Afrika Selatan Imbau Warganya Tak Kunjungi Israel

Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma mendesak warganya untuk tidak berkunjung ke Israel kecuali untuk urusan yang berhubungan dengan upaya “membina perdamaian” di kawasan itu.

Selasa, 10/01/2017 11:30 0

Suriah

Milisi Pro Rezim dan Militer Suriah Saling Tembak di Aleppo

Milisi pendukung rezim Bashar Assad dan militer pemerintah terlibat baku tembak di Aleppo yang menyebabkan korban sipil.

Selasa, 10/01/2017 10:42 0

Tazkiyah

Ketika Rasulullah Tetiba Menghilang dari Para Shahabat

Abu Hurairah berkata, “Suatu ketika kami duduk-duduk dalam sebuah majelis, kemudian kami mencari-cari Rasulullah saw., namun kami tidak menemukannya.”

Selasa, 10/01/2017 10:15 0

Suriah

Pesawat Tak Dikenal Bombardir Faksi Islamis di Pedesaan Idlib

Pesawat tak dikenal, Senin (09/01), dilaporkan menargetkan sejumlah lokasi yang menjadi basis faksi-faksi Islamis di pedesaan Idlib. Di saat bersamaan, upaya pembunuhan terhadap para komandan pejuang faksi Islamis marak terjadi di wilayah yang mayoritas di bawah kontrol oposisi itu.

Selasa, 10/01/2017 09:30 0

Wilayah Lain

Filipina dan Rusia Teken Perjanjian Kerja Sama Militer

Menteri Pertahanan Filipina mengatakan, Senin (09/01), negaranya sudah mencapai tahap akhir untuk menyepakati perjanjian keamanan dengan Rusia.

Selasa, 10/01/2017 08:47 0

Iran

Saudi Undang Iran untuk Bicarakan Pengaturan Haji

Pemerintah Arab Saudi secara resmi, Senin (09/01), mengundang pemerintah Iran untuk membicarakan pengaturan haji, yang selama ini terputus.

Selasa, 10/01/2017 07:48 0