AS Kirim 300 Marinir Tambahan ke Helmand, Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Amerika Serikat mengumumkan, Sabtu lalu (07/01), mengirim 300 pasukan marinir tambahan ke wilayah Helmand, Afghanistan Selatan, untuk melatih dan membantu pasukan lokal menghadapi pejuang Taliban. Penambahan pasukan asing ini dinilai menjadi bukti kekalahan AS di lapangan.

Juru bicara militer AS di Afghanistan, Bill Salafin, mengungkapkan bahwa pasukan marinir tambahan tersebut mulai dikirim pada musim semi mendatang. Mereka akan bertugas enam bulan untuk membantu militer dan polisi lokal.

Pemerintah lokal segera menyambut baik penambahan pasukan khusus AS ini. Afghanistan menyebut ini merupakan inisiatif positif yang dilakukan pemerintah AS.

“Pasukan tambahan ini akan menambah kekuatan kami menghadapi teroris,” kata pernyataan Departemen Pertahanan Afghanistan, Ahad (08/01).

Di sisi lain, Taliban menganggap penambahan pasukan khusus AS itu justeru menunjukkan kekalahan pasukan penjajah dalam pertempuran di Helmand. Pasukan AS berupaya meningkatkan moral anggotanya yang tak mampu menghadapi pejuang Taliban.

Juru bicara Taliban, Dzabihullah Mujahid, menjelaskan bahwa pengumuman militer AS itu datang setelah mereka mengirim 100 tentara pasukan khusus musim panas lalu ke ibukota Helmand, Lashkar Gah. Akan tetapi, tentara-tentara khusus itu menarik diri dengan cepat ke pangkalan Camp Bastion setelah menderita kerugian.

Masih menurut jurbir Taliban, di waktu bersamaan para komandan senior AS juga menempatkan ratusan tentara di pangkalan utama militer AS di Helmand, Camp Dwyer. Pasukan-pasukan ini dikirim sembunyi-sembunyi untuk menghindari sorotan warga AS.

Mujahid kembali menegaskan bahwa penambahan pasukan ini hanya bertujuan untuk meningkatkan moral pasukan penjajah. Sampai saat ini, mereka tidak meraih kemajuan berarti dalam perang menghadapi para pejuang.

Gerakan Taliban beberapa tahun terakhir meningkatkan serangan ke wilayah Helmand, khususnya setelah militer AS mengumumkan menarik diri pada akhir 2014. Diperkirakan sebanyak 85% wilayah tersebut saat ini di bawah kontrol Taliban sementara sisanya diperebutkan.

Pergerakan para pejuang Taliban itu membuat Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengeluarkan peraturan baru bagi pasukannya. Militer AS dibolehkan mengerahkan pesawat tempur untuk membantu pasukan lokal menghadang Taliban, khususnya di Helmand.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera, 24.ae

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat