... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemerintah Diminta Buat Peraturan yang Jelas terkait Pemblokiran

Foto: Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta

KIBLAT.NET, Jakarta – Sejumlah media online mengalami pemblokiran oleh Kominfo beberapa waktu lalu karena dianggap bermuatan hoax dan menyebarkan konten ilegal. Media yang diblokir, notabene adalah media Islam.

Dalam hal ini, anggota Komisi I DPR RI, Sukamta mengatakan, dalam penindakan media online, sebaiknya pemerintah membuat aturan yang jelas, agar stigma membungkam kebebasan berpendapat itu hilang.

“Ditakutkan karena tidak jelasnya peraturan dalam pemblokiran ini, maka beredar isu bahwa pemerintah membungkam kebebasan berpendapat,” ujarnya kepada Kiblat.net, Sabtu (07/01).

Ia berpendapat, bahwa selama ini dengan ketidakjelasan peraturan dalam pemblokiran ini, maka ada sebagian situs yang baik malah diblokir.

“Harus dibuat peraturan pemblokiran itu, nyatanya ada situs yang seharusnya diblokir tapi tidak diblokir, sedangkan yang baik-baik mestinya nggak diblokir malah diblokir,” terangnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pers, Imam Wahyudi menilai, jika Media Pers Legal seharusnya tidak boleh dilakukan pemblokiran atau pembredelan.

“Jika memang pers, itu tidak boleh dibredel. Nggak bisa dibredel oleh pemerintah, jika memang pers. Artinya secara substansi dan secara legal formal masuk dalam pers,” terang Imam.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rusia

Taliban Kini Jadi Jihadis “Favorit” Rusia

Lebih dari 15 tahun dalam perang Amerika di Afghanistan, pemerintah Rusia secara terbuka mulai melirik nama Taliban. Pekan lalu, Moskow mengundang utusan dari Cina dan Pakistan untuk membahas persoalan perang. Namun, tidak ada pejabat Afghanistan diundang.

Sabtu, 07/01/2017 16:17 0

Rusia

Rusia: Kami Akan Mengurangi Pasukan di Suriah

Rusia mulai menarik pasukan militernya dari Suriah. Kapal induk Admiral Kuznetsov dan kapal perang yang menyertainya akan menjadi yang pertama yang kembali ke Rusia. Dari kota pelabuhan Tartous ke Murmansk.

Sabtu, 07/01/2017 14:43 0

Yaman

Pemberontak Syiah Hutsi Hancurkan 229 Masjid Selama Kudeta di Yaman

Pemberontak yang didukung oleh Iran itu juga mengubah 146 masjid menjadi barak militer dan lokasi pengintaian penembak jitu.

Sabtu, 07/01/2017 12:13 0

News

Darurat Hoax, Komisi I: Pemerintah Jangan Terlalu Reaktif Seolah Negara Tak Aman

Ramai dikabarkan, Indonesia darurat hoax. Seolah Indonesia sudah tidak aman. Pemerintah seharusnya tidak terlalu reaktif, karena akan membuat publik semakin panik.

Sabtu, 07/01/2017 11:13 0

Suriah

Anggota Dewan Syariah Fath Al-Syam Gugur Diserang Drone

Gerakan Jabhah Fath Al-Syam kembali berduka. Seorang pemimpin seniornya, Syaikh Abu Al-Hasan Tiftaz, gugur oleh serangan drone yang diyakini milik Amerika Serikat pada Jumat siang (06/01). Syaikh bernama asli Yunus Syu'aib itu merupakan anggota Dewan Syariah Jabhah Fath Al-Syam.

Sabtu, 07/01/2017 09:06 0

Suriah

Rezim Kembali Tingkatkan Kampanye Militer di Wadi Barada, Damaskus

Pasukan rezim Assad dan Syiah Hizbullah Lebanon, Jumat (06/01), kembali melanjutkan kampanye militer untuk merebut Wadi Barada di pedesaan Damaskus. Namun, faksi-faksi pejuang berhasil menghadang serangan tersebut dan menimbulkan kerugian pasukan di barisan musuh.

Sabtu, 07/01/2017 08:16 0

Artikel

Kisah Wanita Zalim Yang Melegenda Di Kota Madinah

Namanya Arwa binti Uwais, ia adalah wanita yang langsung dihukum oleh Allah karena kezalimannya terhadap salah seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Jum'at, 06/01/2017 20:30 0

Suriah

Di Tengah Gencatan Senjata, Milisi Syiah Siapkan Serangan Besar di Aleppo

Milisi Syiah Iran dan Iraq pro-rezim juga telah diposisikan dekat kota Khanaser dan mempersiapkan serangan besar setelah beberapa pekan setelah kota ALeppo timur jatuh.

Jum'at, 06/01/2017 17:14 0

Video News

Wawancara Dahnil Anzar (Bag I): Kita Umat Mayoritas Tapi Kena Sindrom Minority Complex

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bagaimana umat Islam di Indonesia merupakan umat yang bepotensi sangat besar. Namun, banyaknya jumlah tak sebanding dengan kualitas yang dihasilkan dalam kemajuan peradaban umat Islam itu sendiri.

Jum'at, 06/01/2017 15:16 0

Arab Saudi

Empat Tahanan Guantanamo Bebas, Disambut Program Deradikalisasi Saudi

Empat warga Yaman dibebaskan dari penjara AS di Teluk Guantanamo dan tiba di Arab Saudi pada Kamis (05/01). Masih ada 59 tahanan yang masih ditahan di pusat penahanan di Kuba tersebut.

Jum'at, 06/01/2017 14:02 0

Close