... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

GNPF-MUI: Koperasi Syariah adalah Jihad Ekonomi

KIBLAT.NET, Bogor – Ketua GNPF MUI, Kh Bachtiar Nasir menyerukan kepada Ummat bahwa salah satu gerakan Jihad Umat saat ini adalah dengan melakukan Jihad Ekonomi.

“Ini adalah Jihad Ekonomi dan salah satunya adalah Koperasi Syariah ini, karenanya bebaskan diri kita dalam kesyirikan seperti menyembah Materi” Ujarnya dalam Grand Launching Koperasi Syariah di Bogor, Jumat (6/1).

UBN, Sapaan akrab Bachtiar Nasir, melanjutkan dalam gerakan Koperasi Syariah ini adalah tujuan untuk menciptakan ekonomi mandiri dan kebangkitan Ekonomi syariah Indonesia.

Karenanya, ia mengatakan dalam Jihad ini tidak boleh untuk mencari keuntungan semata, melainkan untuk kepentingan bersama.

“Tujuannya satu, apapun kegiatan ekonomi, jika tidak diniatkan untuk ekonomi Jihad dan untuk Ummat, maka akan menjadi Racun” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundi
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Anggota Dewan Syariah Fath Al-Syam Gugur Diserang Drone

Gerakan Jabhah Fath Al-Syam kembali berduka. Seorang pemimpin seniornya, Syaikh Abu Al-Hasan Tiftaz, gugur oleh serangan drone yang diyakini milik Amerika Serikat pada Jumat siang (06/01). Syaikh bernama asli Yunus Syu'aib itu merupakan anggota Dewan Syariah Jabhah Fath Al-Syam.

Sabtu, 07/01/2017 09:06 0

Suriah

Rezim Kembali Tingkatkan Kampanye Militer di Wadi Barada, Damaskus

Pasukan rezim Assad dan Syiah Hizbullah Lebanon, Jumat (06/01), kembali melanjutkan kampanye militer untuk merebut Wadi Barada di pedesaan Damaskus. Namun, faksi-faksi pejuang berhasil menghadang serangan tersebut dan menimbulkan kerugian pasukan di barisan musuh.

Sabtu, 07/01/2017 08:16 0

Artikel

Kisah Wanita Zalim Yang Melegenda Di Kota Madinah

Namanya Arwa binti Uwais, ia adalah wanita yang langsung dihukum oleh Allah karena kezalimannya terhadap salah seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Jum'at, 06/01/2017 20:30 0

Suriah

Di Tengah Gencatan Senjata, Milisi Syiah Siapkan Serangan Besar di Aleppo

Milisi Syiah Iran dan Iraq pro-rezim juga telah diposisikan dekat kota Khanaser dan mempersiapkan serangan besar setelah beberapa pekan setelah kota ALeppo timur jatuh.

Jum'at, 06/01/2017 17:14 0

Video News

Wawancara Dahnil Anzar (Bag I): Kita Umat Mayoritas Tapi Kena Sindrom Minority Complex

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bagaimana umat Islam di Indonesia merupakan umat yang bepotensi sangat besar. Namun, banyaknya jumlah tak sebanding dengan kualitas yang dihasilkan dalam kemajuan peradaban umat Islam itu sendiri.

Jum'at, 06/01/2017 15:16 0

Arab Saudi

Empat Tahanan Guantanamo Bebas, Disambut Program Deradikalisasi Saudi

Empat warga Yaman dibebaskan dari penjara AS di Teluk Guantanamo dan tiba di Arab Saudi pada Kamis (05/01). Masih ada 59 tahanan yang masih ditahan di pusat penahanan di Kuba tersebut.

Jum'at, 06/01/2017 14:02 0

Info Event

Mari Bantu! Istri Aktivis Masjid Menderita Tumor Hati

Sutarmi (40 th) adalah istri dari seorang Aktivis Masjid, Maryanto (44 th). Keseharian Sutarmi adalah seorang petani, sedangkan suami hanyalah seorang buruh lepas. Ibu tiga anak ini mengalami sakit sejak delapan tahun silam.

Jum'at, 06/01/2017 13:06 0

Amerika

AS Masukkan Putra Usamah bin Ladin ke Daftar “Teroris”

Amerika Serikat memasukkan putra pendiri organisasi Al-Qaidah Usamah bin Ladin ke dalam daftar teroris. Dia dianggap berbahaya untuk Amerika Serikat.

Jum'at, 06/01/2017 11:42 0

Suriah

Lagi, Jet AS Bom Markas Fath Al-Syam di Idlib

Juru bicara militer AS di Baghdad, John Dorian, Kamis (05/01), mengungkpakan bahwa Washington bertanggung jawab atas serangan udara yang menargetkan markas Jabhah Fath Al-syam di kota Sarmada, pedesaan Idlib, beberapa hari lalu.

Jum'at, 06/01/2017 10:04 0

Irak

Amnesty: Senjata AS, Eropa, Rusia dan Iran Digunakan untuk Kejahatan di Irak

Organisasi Amnesty Internasional baru-baru ini membuat laporan terkait asal senjata yang digunakan oleh milisi Syiah yang dikenal Al-Hasd As-Syakbi untuk melakukan pelanggaran terhadap warga sipil Sunni di Irak. Menurut laporan yang dilansir Reuters itu, milisi pro pemerintah itu menggunakan senjata buatan AS, Eropa, Rusia dan Iran dalam melancarkan kejahatannya.

Jum'at, 06/01/2017 08:31 0

Close