... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Darurat Hoax, Komisi I: Pemerintah Jangan Terlalu Reaktif Seolah Negara Tak Aman

Foto: Anggota Komisi I DPR RI, Efendi Simbolon

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI, Efendi Simbolon menghimbau agar pemerintah tidak terlalu reaktif terhadap isu hoax. Sebab, hal itu menyebabkan ketakutan di tengah masyarakat.

“Pemerintah jangan terlalu reaktif, karena membuat semakin panik. Bahwa ada aturannya, tapi tidak mengatur. Kalau semuanya pengatur, berarti negara ini tidak berdaulat lagi di tangan rakyat,” katanya dalam diskusi “Media Sosial, Hoax dan Kita” pada Sabtu (07/01) di Warung Daun Cikini, Jakarta.

“Kayak di koran-koran, Indonesia darurat hoax, seolah Indonesia sudah tidak aman. Ini apa? Kita masih bisa ngopi kok,” sambungnya.

Pihaknya juga mendukung penuh bahwa pemerintah juga membangun badan cyber. “Tapi hakekatnya jangan untuk mengatur sebab maksud mengatur itu sudah membelenggu. Tapi mengawasi,” tuturnya.

“Saya mendorong pemerintah lebih rileks dan bertemu pata netizen, kan dulu pemerintah dimenangkan oleh netizen,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: Hamdan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

GNPF-MUI: Koperasi Syariah adalah Jihad Ekonomi

Ketua GNPF MUI, Kh Bachtiar Nasir menyerukan kepada Ummat bahwa salah satu gerakan Jihad Umat saat ini adalah dengan melakukan Jihad Ekonomi.

Sabtu, 07/01/2017 09:41 0

Artikel

Kisah Wanita Zalim Yang Melegenda Di Kota Madinah

Namanya Arwa binti Uwais, ia adalah wanita yang langsung dihukum oleh Allah karena kezalimannya terhadap salah seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Jum'at, 06/01/2017 20:30 0

Indonesia

Guyon Mahfud MD soal Naiknya Biaya STNK: Salahnya Habib Riziq

Jagad media sosial dihebohkan dengan cuitan Mahfud MD pada Jum'at 06 Januari 2017. Pasalnya, tulisan mantan ketua Mahkamah Konstitusi di twitter itu mengaitkan sejumlah masalah yang dihadapi rakyat Indonesia dengan sosok Habib Rizieq.

Jum'at, 06/01/2017 19:05 0

Indonesia

Pemblokiran Media Merupakan Cara Primitif dan Tak Relevan Lagi

Menurutnya, akan lebih lucu lagi apabila pemblokiran itu dilakukan terhadap media-media yang selama ini kritis terhadap jalannya pemerintahan Jokowi. "Itu menunjukkan bahwa memang pemerintahan ini anti kritik dan cenderung otoriter," tegasnya.

Jum'at, 06/01/2017 17:41 0

Video News

Wawancara Dahnil Anzar (Bag I): Kita Umat Mayoritas Tapi Kena Sindrom Minority Complex

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bagaimana umat Islam di Indonesia merupakan umat yang bepotensi sangat besar. Namun, banyaknya jumlah tak sebanding dengan kualitas yang dihasilkan dalam kemajuan peradaban umat Islam itu sendiri.

Jum'at, 06/01/2017 15:16 0

Info Event

Mari Bantu! Istri Aktivis Masjid Menderita Tumor Hati

Sutarmi (40 th) adalah istri dari seorang Aktivis Masjid, Maryanto (44 th). Keseharian Sutarmi adalah seorang petani, sedangkan suami hanyalah seorang buruh lepas. Ibu tiga anak ini mengalami sakit sejak delapan tahun silam.

Jum'at, 06/01/2017 13:06 0

Indonesia

Koperasi Syariah 212 Diresmikan

Dewan Ekonomi Syariah 212 GNPF-MUI, Jumat pagi (05/01/2017), meresmikan Koperasi Syariah 212 (Investment Holding). Acara launcihing ini digelar di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam TAZKIA, Sentul City, Bogor. Turut hadir, Wakil Ketua GNPF-MUI, KH Zaitun Rasmin.

Jum'at, 06/01/2017 10:55 0

Indonesia

Trauma Healing, GTA Peduli Adakan Dongeng Anak di Aceh

Tim Griya Tabungan Akhirat Peduli (GTA Peduli) pasca gempa Aceh melakukan program Trauma Healing dengan mengadakan dongeng anak di tempat pengungsian bagi anak-anak Aceh.

Jum'at, 06/01/2017 09:39 0

Indonesia

13 Tahun Krisis Patani, GEMPITA Ajak Masyarakat Indonesia Peduli

Gerakan Mahasiswa Indonesia Peduli Patani (GEMPITA) pada Rabu (04/01), memperingati 13 tahun krisis Patani (Thailand Selatan). Secara menyeluruh, wilayah Patani terdiri dari Provinsi Patani, Provinsi Yala, Provinsi Narathiwat, Provinsi Setul dan Provinsi sebagian dari Songkla.

Kamis, 05/01/2017 21:15 0

Opini

Fenomena Sidang Ahok: Kuasa Hukum Ahok Sibuk Permasalahkan Profil Saksi

Kedua, Tim Penasehat Hukum beserta terdakwa, dalam persidangan tersebut sibuk dengan mempermasalahkan profil para saksi, bukan fokus pada pengetahuan saksi tentang tindak pidana yang dilakukan terdakwa. Substansi pemeriksaan saksi di persidangan adalah sebagai suatu pembuktian, apakah benar telah terjadi delik yang dilakukan oleh terdakwa sehingga ditemukannya suatu kebenaran materil yang menjadi bahan pertimbangan bagi hakim dalam mengambil keputusan.

Kamis, 05/01/2017 14:58 0

Close