... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS Masukkan Putra Usamah bin Ladin ke Daftar “Teroris”

Foto: Hamzah bin Laden (foto: Salem)

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat memasukkan putra pendiri organisasi Al-Qaidah Usamah bin Ladin ke dalam daftar teroris. Dia dianggap berbahaya untuk Amerika Serikat.

Seperti dilansir Arabi21.com. Kamis (05/01), Departemen Luar Negeri AS baru-baru ini memasukkan Hamzah Usamah bin Ladin ke daftar “teroris internasional”. Bocah belasan tahun itu dianggap mengancam AS dalam sebuah pesan audio yang dipublikasikan pada Juli 2015 silam.

Dengan dimasukkannya ke daftar hitam, artinya sanksi ekonomi juga berlaku bagi Hamzah. Segala transaksi dengan putra Usamah bin Ladin itu terlarang.

Seluruh aset, properti dan kepemilikan atas nama Hamzah Usamah bin Ladin di Amerika Serikat dibekukan. Tidak boleh satupun warga AS berhubungan dengannya.

Hamzah muncul pada 2015 melalui rekaman video dan menyerukan serangan menargetkan kepentingan AS, Perancis dan Israel di Washington, Tel Aviv dan Paris. Dia juga menyeru suku-suku Saudi bersatu bersama Al-Qaidah di Yaman untuk memukul rezim Saudi.

Dia juga berjanji membalas kematian ayahnya di tangan pasukan khusus AS pada 2011 di dekat ibukota Islamabad, Pakistan.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Arabi21.com


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Koperasi Syariah 212 Diresmikan

Dewan Ekonomi Syariah 212 GNPF-MUI, Jumat pagi (05/01/2017), meresmikan Koperasi Syariah 212 (Investment Holding). Acara launcihing ini digelar di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam TAZKIA, Sentul City, Bogor. Turut hadir, Wakil Ketua GNPF-MUI, KH Zaitun Rasmin.

Jum'at, 06/01/2017 10:55 0

Indonesia

Trauma Healing, GTA Peduli Adakan Dongeng Anak di Aceh

Tim Griya Tabungan Akhirat Peduli (GTA Peduli) pasca gempa Aceh melakukan program Trauma Healing dengan mengadakan dongeng anak di tempat pengungsian bagi anak-anak Aceh.

Jum'at, 06/01/2017 09:39 0

Indonesia

13 Tahun Krisis Patani, GEMPITA Ajak Masyarakat Indonesia Peduli

Gerakan Mahasiswa Indonesia Peduli Patani (GEMPITA) pada Rabu (04/01), memperingati 13 tahun krisis Patani (Thailand Selatan). Secara menyeluruh, wilayah Patani terdiri dari Provinsi Patani, Provinsi Yala, Provinsi Narathiwat, Provinsi Setul dan Provinsi sebagian dari Songkla.

Kamis, 05/01/2017 21:15 0

Opini

Fenomena Sidang Ahok: Kuasa Hukum Ahok Sibuk Permasalahkan Profil Saksi

Kedua, Tim Penasehat Hukum beserta terdakwa, dalam persidangan tersebut sibuk dengan mempermasalahkan profil para saksi, bukan fokus pada pengetahuan saksi tentang tindak pidana yang dilakukan terdakwa. Substansi pemeriksaan saksi di persidangan adalah sebagai suatu pembuktian, apakah benar telah terjadi delik yang dilakukan oleh terdakwa sehingga ditemukannya suatu kebenaran materil yang menjadi bahan pertimbangan bagi hakim dalam mengambil keputusan.

Kamis, 05/01/2017 14:58 0

Indonesia

Tim Advokasi GNPF MUI Sebut Kesalahan Penulisan dalam BAP Bukan Hal Substansial

"Typo (kesalahan penulisan, red) dari berita acara pemeriksaan (BAP) itu bukan hal yang substansial dan penting untuk dibahas, sehingga kesalahan penulisan semisal 'Pizza Hut' menjadi 'fitsa hats' pada BAP Habib Novel Khaidar Hasan itu adalah hal biasa," kata Aziz kepada Kiblat.net pada Kamis, (05/01).

Kamis, 05/01/2017 14:20 0

Indonesia

LPM BSI Sayangkan Pemblokiran terhadap Media Islam

Dalam hal ini, Lembaga Pers Mahasiswa Bina Sarana Informatika (LPM BSI) menyesalkan sikap Kominfo yang bertanggung jawab atas pemblokiran tersebut.

Kamis, 05/01/2017 14:15 0

Indonesia

Wakil Rakyat Ini Pertanyakan Ketidakadilan Pemerintah dalam Pemblokiran Media

"Jangan misalnya lebih suka memblokir situs dengan konten agama tertentu tapi situs dengan konten agama lain yang juga dinilai bertentangan dengan UU ITE, bahkan lebih parah, malah tidak ditindak," ujarnya pada Rabu, (04/01) di Jakarta.

Kamis, 05/01/2017 13:11 0

Indonesia

Komisi I DPR RI: Pemblokiran Situs Berkonten Islam Seharusnya Tak Terulang Lagi

"Segera buatlah Peraturan Pemerintah tentang pemblokiran yang mengatur kriteria dan parameter yang dilarang apa saja, siapa yang berhak melarang, bagaimana prosedurnya, siapa yang menindak dan seterusnya," tambah Doktor lulusan University of Salford, Inggris ini. Sukamta menambahkan bahwa masyarakat pengguna dunia maya kita arahkan agar menggunakan perangkat dunia maya dengan bijak dan arif.

Kamis, 05/01/2017 12:47 0

Tarbiyah Jihadiyah

Sebuah Rasa Penggerak Keimanan

Pemahaman telah terbalik dan timbangan telah berubah. Orang yang datang berjihad untuk membela dienullah, atau menentang penguasa thaghut, atau memerintah yang makruf dan melarang yang munkar serta menghadapi berbagai cobaan, dituduh kurang akal dan sentimental (peka perasaan). “Perasaan” (rasa peka) menjadi sesuatu yang tercela.

Kamis, 05/01/2017 11:24 0

Rohah

Subhanallah, Ikan-Ikan pun Melemparkan Butir Permata dari Lautan

“Berapa banyak orang yang kusut masai rambutnya, berdebu wajahnya, memakai dua kain yang lusuh serta tidak dihiraukan manusia, namun jika ia telah bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah akan mengabulkan sumpahnya.”

Kamis, 05/01/2017 10:04 0

Close