... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Amnesty: Senjata AS, Eropa, Rusia dan Iran Digunakan untuk Kejahatan di Irak

Foto: Image processed by CodeCarvings Piczard ### FREE Community Edition ### on 2016-06-23 20:25:28Z | |

KIBLAT.NET, Baghdad – Organisasi Amnesty Internasional baru-baru ini membuat laporan terkait asal senjata yang digunakan oleh milisi Syiah yang dikenal Al-Hasd As-Syakbi untuk melakukan pelanggaran terhadap warga sipil Sunni di Irak. Menurut laporan yang dilansir Reuters itu, milisi pro pemerintah itu menggunakan senjata buatan AS, Eropa, Rusia dan Iran dalam melancarkan kejahatannya.

Peneleti Amnesty, Patrick Alkan, mengatakan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi bahwa senjata-senjata dari AS, negara-negara Eropa, Rusia dan Iran digunakan oleh milisi Syiah di Irak. Pemasokan senjata-senjata itu berisiko nyata karena jatuh ke tangan milisi-milisi yang memiliki sejarah panjang dalam pelanggaran HAM di Irak.

Dia menambahkan, negara-negara hendaknya memastikan senjata yang dijual ke Irak tidak jatuh ke tangan milisi semi militer dan digunakan untuk kejahatan kemanusiaan.

Sementara itu, milisi Al-Hasd Al-Syakbi mengelak tuduhan itu. Gabungan milisi Syiah itu kerap membantah dan tidak mengakui laporang-laporan terkait pelanggaran milisinya di lapangan.

Perlu diketahui, November tahun kemarin parlemen Irak menyepakati milisi Al-Hasd Al-Syakbi menjadi pasukan resmi pemerintah, menjadi devisi sendiri di pasukan bersenjata Irak. Hal ini dikhawatirkan banyak pihak negera tersebut dalam cengkraman kekuatan Syiah Iran, pasalnya Al-Hasd Al-Syakbi didukung penuh oleh Iran.

Al-Hasd Al-Syakbi sendiri dibentuk pada 2012 atas seruan pemimpin spiritual Syiah Irak. Milisi-milisi Syiah berkoalisi untuk menghadapi pasukan ISIS yang saat itu kembali mengontrol wilayah yang luas, utamanya Mosul.

Munculnya koalisi milisi Syiah ini semakin banyak menimbulkan kekerasan sektarian di berbagai wilayah Irak. Yang menjadi korban paling banyak adalah warga Sunni.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Reuters


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

13 Tahun Krisis Patani, GEMPITA Ajak Masyarakat Indonesia Peduli

Gerakan Mahasiswa Indonesia Peduli Patani (GEMPITA) pada Rabu (04/01), memperingati 13 tahun krisis Patani (Thailand Selatan). Secara menyeluruh, wilayah Patani terdiri dari Provinsi Patani, Provinsi Yala, Provinsi Narathiwat, Provinsi Setul dan Provinsi sebagian dari Songkla.

Kamis, 05/01/2017 21:15 0

Opini

Fenomena Sidang Ahok: Kuasa Hukum Ahok Sibuk Permasalahkan Profil Saksi

Kedua, Tim Penasehat Hukum beserta terdakwa, dalam persidangan tersebut sibuk dengan mempermasalahkan profil para saksi, bukan fokus pada pengetahuan saksi tentang tindak pidana yang dilakukan terdakwa. Substansi pemeriksaan saksi di persidangan adalah sebagai suatu pembuktian, apakah benar telah terjadi delik yang dilakukan oleh terdakwa sehingga ditemukannya suatu kebenaran materil yang menjadi bahan pertimbangan bagi hakim dalam mengambil keputusan.

Kamis, 05/01/2017 14:58 0

Indonesia

Tim Advokasi GNPF MUI Sebut Kesalahan Penulisan dalam BAP Bukan Hal Substansial

"Typo (kesalahan penulisan, red) dari berita acara pemeriksaan (BAP) itu bukan hal yang substansial dan penting untuk dibahas, sehingga kesalahan penulisan semisal 'Pizza Hut' menjadi 'fitsa hats' pada BAP Habib Novel Khaidar Hasan itu adalah hal biasa," kata Aziz kepada Kiblat.net pada Kamis, (05/01).

Kamis, 05/01/2017 14:20 0

Indonesia

LPM BSI Sayangkan Pemblokiran terhadap Media Islam

Dalam hal ini, Lembaga Pers Mahasiswa Bina Sarana Informatika (LPM BSI) menyesalkan sikap Kominfo yang bertanggung jawab atas pemblokiran tersebut.

Kamis, 05/01/2017 14:15 0

Indonesia

Wakil Rakyat Ini Pertanyakan Ketidakadilan Pemerintah dalam Pemblokiran Media

"Jangan misalnya lebih suka memblokir situs dengan konten agama tertentu tapi situs dengan konten agama lain yang juga dinilai bertentangan dengan UU ITE, bahkan lebih parah, malah tidak ditindak," ujarnya pada Rabu, (04/01) di Jakarta.

Kamis, 05/01/2017 13:11 0

Indonesia

Komisi I DPR RI: Pemblokiran Situs Berkonten Islam Seharusnya Tak Terulang Lagi

"Segera buatlah Peraturan Pemerintah tentang pemblokiran yang mengatur kriteria dan parameter yang dilarang apa saja, siapa yang berhak melarang, bagaimana prosedurnya, siapa yang menindak dan seterusnya," tambah Doktor lulusan University of Salford, Inggris ini. Sukamta menambahkan bahwa masyarakat pengguna dunia maya kita arahkan agar menggunakan perangkat dunia maya dengan bijak dan arif.

Kamis, 05/01/2017 12:47 0

Tarbiyah Jihadiyah

Sebuah Rasa Penggerak Keimanan

Pemahaman telah terbalik dan timbangan telah berubah. Orang yang datang berjihad untuk membela dienullah, atau menentang penguasa thaghut, atau memerintah yang makruf dan melarang yang munkar serta menghadapi berbagai cobaan, dituduh kurang akal dan sentimental (peka perasaan). “Perasaan” (rasa peka) menjadi sesuatu yang tercela.

Kamis, 05/01/2017 11:24 0

Rohah

Subhanallah, Ikan-Ikan pun Melemparkan Butir Permata dari Lautan

“Berapa banyak orang yang kusut masai rambutnya, berdebu wajahnya, memakai dua kain yang lusuh serta tidak dihiraukan manusia, namun jika ia telah bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah akan mengabulkan sumpahnya.”

Kamis, 05/01/2017 10:04 0

Video Kajian

Aleppo Kota Akhir Zaman (Ust. Dr. Anung Al Hamat, Lc. M.Pd.I)

KIBLAT.NET – Aleppo kini sedang didera. Banyak yang diam, banyak yang memelintir beritanya namun banyak...

Kamis, 05/01/2017 08:49 0

Indonesia

LBH Pers Siap Bantu Advokasi Media yang Diblokir Kominfo

Direktur LBH Pers Jakarta, Nawawi Bahruddin turut berkomentar perihal pemblokiran 11 situs online, yang mayoritas media Islam, oleh pemerintah dengan dalih menyebarkan konten ilegal.

Kamis, 05/01/2017 08:15 0

Close