... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan di Klub Malam Istanbul, 39 Orang Tewas

Foto: Serangan di klub malam Istanbul, Turki, Ahad (01/01).

KIBLAT.NET, Istanbul – Sedikitnya 39 orang termasuk seorang polisi tewas dalam sebuah serangan bersenjata di sebuah klub malam di Istanbul, Turki. Serangan pada Ahad (01/01) itu juga melukai 69 orang lainnya.

Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan kepada wartawan bahwa 20 korban telah diidentifikasi. “15 korban adalah orang asing sementara lima lainnya adalah warga Turki,” kata menteri itu, seraya menambahkan bahwa upaya identifikasi masih terus dilakukan terhadap korban lainnya.

Soylu menyatakan pasukan keamanan tengah memburu pelaku. “Aparat penegak hukum kami telah meluncurkan operasi. Kami berharap ia (pelaku) tak lama lagi dapat ditangkap,” imbuhnya.

Menteri Kesehatan Recep Akdag kepada wartawan, setelah menjenguk korban luka bersama Soylu di rumah sakit, mengatakan bahwa 65 korban luka tengah diobati dan menerima penanganan medis. “Empat orang yang terluka berada dalam kondisi kritis,” tambahnya.

Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu melalui akun Twitter-nya, mengatakan bahwa insiden itu adalah tindakan terorisme untuk menyerang persatuan negara. Meski belum diketahui secara jelas pelaku serangan.

Hal itu sebagaimana dikatakan Gubernur Vasip Sahin, bahwa serangan di Ortokoy, Besiktas, Istabul itu adalah aksi teror.

“Pada 01:15, seorang teroris membawa senjata laras panjang dan membunuh seroang polisi di luar, dan kemudian membunuh warga negara lain di dalam klub,” kata Sahin.

“Teroris kemudian melakukan tindakan keras dan kejam ini dengan memberondong orang tidak bersalah yang merayakan tahun baru,” akunya.

Siang harinya, Perdana Menteri Binali Yildirim memimpin pertemuan keamanan di Istanbul Dolmabahce Palace menyusul serangan tersebut. Wakil Perdana Menteri Numan Kurtulmus dan beberapa menteri juga menghadiri pertemuan.

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan akan terus memerangi serangan teror dan para pendukungnya sampai akhir. Serangan di klub malam ini terjadi tiga pekan setelah bom kembar di Istanbul yang menewaskan sedikitnya 45 orang, diman kebanyakan dari mereka adalah polisi.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: World Bulletin


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Bagimu Agamamu dan Bagiku Agamaku

Ketika orang-orang musyrik melihat ketegaran dan superioritas kaum Muslimin dalam memegang agamanya, sementara keputus-asaan mulai menjalari jiwa-jiwa mereka; bahwa mustahil kaum Muslimin mau kembali memeluk agama nenek moyangnya, akhirnya mereka membuat sandiwara yang menunjukkan ketidakbijakan mereka.

Senin, 02/01/2017 09:45 0

Indonesia

Muslim Kota Palu Galang Solidaritas Peduli Banjir Bima

KIBLAT.NET, Palu – Banjir bandang yang melanda Bima beberapa waktu lalu turut menjadi perhatian khususnya...

Ahad, 01/01/2017 17:43 0

Indonesia

Tagar #StopBlokirMediaIslam Jadi Trending Topik

KIBLAT.NET, Jakarta – Warga internet pada Ahad, 1 Januari 2016 meramaikan dunia maya dengan tagar...

Ahad, 01/01/2017 17:32 1

Indonesia

Pemblokiran Media Islam adalah Pengebirian Terhadap Islam

KIBLAT.NET, Jakarta- Sekertaris Umum Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman menegaskan bahwa pemblokiran media Islam adalah bentuk pengebirian...

Ahad, 01/01/2017 16:56 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Penutupan Media Islam Tak Sesuai Spirit Kebebasan Pers

KIBLAT.NET, Jakarta- Penutupan media Islam kembali dilakukan. Kali ini, dengan tuduhan menyebar berita hoax, sembilan...

Ahad, 01/01/2017 16:42 0

Tarbiyah Jihadiyah

Nasihat Syaikh Abdullah Azzam bagi Penggembos Jihad

Mereka menyangka bahwa membela Dinullah bisa dengan menepuk-nepuk badan, dengan melayani syahwat, dengan memuaskan keinginan dan membuka lembaran-lembaran kitab sambil makan apel dan pisang, minum teh dan kopi. Adakah mungkin Dinullah bisa menang tanpa pengorbanan darah, raga, dan tulang-belulang?

Sabtu, 31/12/2016 13:00 0

Indonesia

Wasekjen MUI: Peniupan Terompet Bukan Budaya Islami

Saat perayaan tahun baru, masyarakat identik dengan meniupkan terompet. Menanggapi hal itu, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa peniupan terompet bukan budaya yang Islami.

Sabtu, 31/12/2016 11:38 0

Indonesia

Tahun Baru, MUI Imbau Umat Islam Tak Lakukan Budaya Menyimpang

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau kepada umat Islam agar menyikapi tahun baru dengan mensyukuri nikmat Allah.

Sabtu, 31/12/2016 11:10 0

Rohah

Al-Baqillani : Lancang Engkau Mengklaim bahwa Allah Memiliki Anak!!!

Raja Romawi mengundang seorang ulama dari kaum muslimin untuk membantahnya dan menundukkannya. Maka, kaum muslimin mengutus Abu Bakar Al-Baqillani, seorang yang cerdas dan berpikiran tajam. Mereka berkata kepada Raja Romawi, “Dia tidak akan menundukkan kepalanya jika sampai di hadapanmu.”

Sabtu, 31/12/2016 09:58 0

Indonesia

Tahun 2016, Ombudsman Paling Banyak Terima Aduan Terkait Kepolisian

Ombudsman RI mengaku pada tahun 2016 ini menerima 1.612 aduan masyarakat terkait institusi kepolisian. Hal itu diungkapkan anggota Ombudsman, Ninik Rahayu saat membeberkan hasil pemantauan lembaga terhadap pelayanan publik di instansi pemerintah selama 2016.

Sabtu, 31/12/2016 09:39 0

Close