... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bahas Haji Tahun Depan, Arab Saudi Undang Perwakilan Iran

Foto: Jamaah Haji wukuf di padang Arafah/ilustrasi

KIBLAT.NET, Riyadh – Arab Saudi telah mengundang perwakilan dari Iran untuk membahas haji tahun depan. Diantara agenda yang akan dilangsungkan adalah perizinan kembali warga Iran untuk berhaji.

Harian Al-Hayat melaporkan bahwa menteri urusan haji Riyadh, Mohammed Bentin, telah membuka diskusi dengan lebih dari 80 negara, termasuk Iran, untuk membahas rincian haji tahun 2017.

“Delegasi haji Iran diundang untuk datang ke kerajaan untuk persiapan,” kata surat kabar itu, seperti dikutip Middle East Eye, Jum’at (30/31).

Sementara harian Arab News mengatakan Riyadh akan menyambut jamaah haji dan umroh, terlepas dari kebangsaan atau afiliasi sektarian mereka, termasuk peziarah Iran.

Lebih dari 1,8 juta umat Islam mengikuti ibadah haji tahun ini. Terkecuali Iran yang mengalami ketegangan hubungan dengan Saudi, setelah insiden tewasnya jamaah haji tahun 2015.

Iran mengklaim telah kehilangan 464 warganya karena insiden itu. Mereka termasuk di antara lebih dari 2.300 jamaah yang tewas dalam bencana terburuk ibadah haji.

Di sisi lain, intensitas hubungan antara Riyadh dan Teheran juga memanas atas konflik yang terjadi di Timur Tengah, terutama di Suriah dan Yaman. Keduanya saling bertentangan dalam memberikan dukungan terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Riyadh juga memutuskan hubungan dengan Teheran setelah pada Januari lalu demonstran Iran membakar kedutaan dan konsulat Saudi di Teheran karena eksekusi tokoh Syiah Saudi, Nimr al-Nimr.

BACA JUGA  Alhamdulillah, Arab Saudi Izinkan Umrah Mulai 4 Oktober

Reporter: Ibas Fuadi
Editor: Middle East Eye


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tarbiyah Jihadiyah

Nasihat Syaikh Abdullah Azzam bagi Penggembos Jihad

Mereka menyangka bahwa membela Dinullah bisa dengan menepuk-nepuk badan, dengan melayani syahwat, dengan memuaskan keinginan dan membuka lembaran-lembaran kitab sambil makan apel dan pisang, minum teh dan kopi. Adakah mungkin Dinullah bisa menang tanpa pengorbanan darah, raga, dan tulang-belulang?

Sabtu, 31/12/2016 13:00 0

Indonesia

Wasekjen MUI: Peniupan Terompet Bukan Budaya Islami

Saat perayaan tahun baru, masyarakat identik dengan meniupkan terompet. Menanggapi hal itu, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa peniupan terompet bukan budaya yang Islami.

Sabtu, 31/12/2016 11:38 0

Indonesia

Tahun Baru, MUI Imbau Umat Islam Tak Lakukan Budaya Menyimpang

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau kepada umat Islam agar menyikapi tahun baru dengan mensyukuri nikmat Allah.

Sabtu, 31/12/2016 11:10 0

Rohah

Al-Baqillani : Lancang Engkau Mengklaim bahwa Allah Memiliki Anak!!!

Raja Romawi mengundang seorang ulama dari kaum muslimin untuk membantahnya dan menundukkannya. Maka, kaum muslimin mengutus Abu Bakar Al-Baqillani, seorang yang cerdas dan berpikiran tajam. Mereka berkata kepada Raja Romawi, “Dia tidak akan menundukkan kepalanya jika sampai di hadapanmu.”

Sabtu, 31/12/2016 09:58 0

Indonesia

Tahun 2016, Ombudsman Paling Banyak Terima Aduan Terkait Kepolisian

Ombudsman RI mengaku pada tahun 2016 ini menerima 1.612 aduan masyarakat terkait institusi kepolisian. Hal itu diungkapkan anggota Ombudsman, Ninik Rahayu saat membeberkan hasil pemantauan lembaga terhadap pelayanan publik di instansi pemerintah selama 2016.

Sabtu, 31/12/2016 09:39 0

Video Kajian

Bolehkah Merayakan Tahun Baru ? [Ust. Miftahul Ihsan, Lc.]

KIBLAT.NET – Merayakan pergantian tahun masehi dengan gemerlap kembang api dan menghitung mundur detik menuju...

Jum'at, 30/12/2016 20:17 0

Fikih

Wanita shalat di rumah; mana yang lebih utama, berjamaah atau sendiri?

Bagi wanita, shalat di rumah tentu lebih utama daripada di masjid. Sebagaimana sabda Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam, “Sebaik-baik masjid bagi wanita adalah di dalam rumah-rumah mereka.” (HR. Ahmad) Namun bagaimana dengan perihal jamaah, mana yang lebih baik, shalat di rumah dengan berjamaah atau shalat sendiri?

Jum'at, 30/12/2016 19:24 0

Opini

Jangan Mau Dibohongi Pakai Pembantaian Aleppo

Aleppo, Ghauta, Rohingya hanyalah nama sebuah tempat atau bangsa. Namun pembantaian dan penderitaan yang terjadi di dalamnya, hakikatnya adalah pembantaian dan penderitaan kita juga.

Jum'at, 30/12/2016 18:10 0

Info Event

Kongres PMIPTI Yogyakarta ke-42 Digelar, Menghimbau Persatuan Mahasiswa Patani Se-Indonesia

Persatuan Mahasiswa Islam Patani (Selatan Thailand) di Indonesia (PMIPTI) Yogyakarta merupakan organisasi bagi generasi anak muda Melayu Patani yang melanjutkan studi di Indonesia. Sebuah organisasi mahasiswa sebagai tempat melahirkan kader-kader generasi penerus bangsanya.

Jum'at, 30/12/2016 17:12 0

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar GNPF MUI tentang Bahaya Sepilis dan Komunis di Bogor

Dalam rangka menjaga spirit ukhuwah 212, kami Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bogor Raya mengundang kaum Muslimin untuk menghadiri "Silaturahim dan Tabligh Akbar Kebangsaan Jilid II" Bersama para ulama, umaro, pimpinan ormas Islam, pesantren, DKM, tokoh masyarakat serta umat Islam pada umumnya.

Jum'at, 30/12/2016 16:27 0

Close
CLOSE
CLOSE