Incar Sumber Air Utama untuk Damaskus, Rezim Tingkatkan Serangan Udara

KIBLAT.NET, Damaskus – Pasukan rezim Suriah dan milisi pendukung , Senin (26/12), meningkatkan serangan udara dan artileri ke wilayah sumber air, Wadi Barada, pedesaan Damaskus. Rezim Assad ingin merebut desa yang menjadi pemasok air ke wilayah Damaskus dan pedesaannya.

Sumber Al-Jazeera melaporkan, pejuang Suriah berhasil menghalau serangan tersebut. Sedikitnya dua puluh tentara Suriah dan milisi pendukungnya tewas. Pejuang juga menawan tiga tentara, termasuk di antaranya perwira.

Masih menurut keterangan sumber, militer rezim membombardir pemukiman di Kota Basima dan pegunungan sekitarnya di pinggiran wilayah Wadi Barada. Sejumlah orang tewas dan luka-luka serta banyak bangunan hancur akibat gempuran itu.

Seperti Aleppo, rezim Assad menekan warga dan pejuang anti pemerintah dengan serangan udara dan artileri untuk menduduki Wadi Barada. Bombardir udara dan darat semakin meningkat setiap hari sehingga menyebabkan warga menderita.

Pada Ahad lalu, warga mendesak internasional segera menurunkan kekuatan untuk melindungi mereka dari bom tentara Suriah dan milisi Syiah pendukungnya. Warga juga mendesak internasional menyelamatkan lembaga ‘Ain Al-Fijah, yang melayani air minum lebih dari tujuh jutah warga di Damaskus dan pedesaannya.

Wadi Barada yang terletak di pedesaan Damaskus Barat mayoritas di bawah dikontrol pejuang Suriah. Wilayah ini merupakan sumber utama air minum bagi wilayah Damaskus dan pedesaannya.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat