... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Menjawab Pernyataan ‘Ahok Korban Kriminalisasi’

 

KIBLAT.NET – Agama memiliki tempat dan kedudukan terhormat dalam Negara Pancasila. Menurut teori pluralisme hukum kita mengenal pluralisme hukum yang kuat (strong legal pluralism), negara mengakui keberadaan hukum agama (baca: Islam). \

Hukum Islam merupakan hukum yang hidup (the living law). Hukum Islam diposisikan sebagai relasi interaktif dan sebagai kebutuhan dalam rangka mengisi kekosongan hukum (rechtvacuum)

Wujud konkrit diimplementasikan melalui Fatwa. Fatwa MUI telah menjadi rujukan dan bahkan menjadi sumber hukum materil bagi pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.

Pada kasus kejahatan terhadap agama, peranan Fatwa mempertegas adanya perbuatan melawan hukum terhadap kepentingan agama. Oleh karena itu, delik agama tidak dapat dipisahkan dengan peranan MUI sebagai otoritas yang berwenang menentukan apakah suatu perbuatan itu termasuk penistaan terhadap agama atau tidak. Ketika suatu perbuatan dinyatakan oleh MUI sebagai perbuatan penistaan terhadap agama Islam, maka pendapat MUI tersebut menjadi rujukan utama dalam menilai perbuatan benar-benar melawan hukum.

Pada kasus Ahok, ada dua perbuatan yang dituduhkan oleh JPU yakni Pasal 156a huruf a atau Pasal 156 KUHP.

Khusus Pasal 156a huruf a menitikberatkan pada pokoknya (semata-mata) pada niat jahat (dolus malus) untuk memusuhi atau menghina, dalam dogmatika hukum juga lazim disebut kesengajaan yang tidak berwarna (kleurloos). Maksudnya, cukuplah pelaku itu menghendaki perbuatan yang dilarang dan tidak perlu ia mengetahui perbuatan itu dilarang.

BACA JUGA  Mencintai Tanah Air Bersama Haji Agus Salim

Pasal 156 huruf a dan huruf b memiliki perbedaan yang sangat prinsip, oleh karena itu jika pada huruf b ada disebut kesengajaan dengan maksud, namun tidak demikian halnya pada huruf a. Secara a contrario, maka pada huruf a bisa saja terjadi kesengajaan dengan kepastian (dolus directus) atau kesengajaan dengan kemungkinan (dolus eventualis). Tidaklah dapat diseragamkan bentuk-bentuk kesengajaan ini dalam perkara aquo.

Dengan demikian, posisi alternatif pada dakwaan JPU dapat dimengerti, mengingat adanya dua perbuatan yang saling terhubung atau bersinggungan.

Untuk kasus-kasus penodaan terhadap agama tidak memerlukan adanya tindakan pendahuluan seperti berlaku dalam penyalahgunaan agama, sebagaimana dipersyaratkan dalam Pasal 1 UU No.1/PNPS/1965. Salah besar jika terhadap Ahok harus diterapkan ketentuan Pasal 1, ketentuan dalam Pasal 1 tidak menyebut perihal penodaan/penghinaan.

Kemudian, terkait dengan tudingan bahwa MUI telah melakukan pengadilan in absentia, pembentukan opini dan tekanan massa adalah tidak berdasar , sangat menyesatkan. Tudingan itu bukankah terlontar dari kalangan terpelajar.

Adalah sah-sah saja membela Ahok, namun hendaknya pembelaan itu tidak disertai tudingan kepada MUI.

MUI telah selesai menjalankan kewajiban, adapun penentuan sanksi hukum menjadi otoritas Majelis Hakim.

 

Oleh: DR. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH., praktisi hukum

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Selasa Besok, Sidang Ahok Tetap Digelar di Gajah Mada

Persidangan kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur Nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan kembali digelar Selasa (27/12) besok untuk ketigakalinya. Sidang tersebut masih akan digelar di Eks Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang berada di Jalan Gajah Mada, Gambir, Jakarta Pusat.

Senin, 26/12/2016 14:01 0

Indonesia

Mualaf Center Masjid Darussalam Ingin Jadi Sentral Islamisasi

Masjid Darussalam, Kota Wisata Cibubur mencanangkan diri sebagai pusat Islamisasi. Dalam rentang waktu tiga bulan, sebanyak 173 orang nonmuslim mengucapkan dua kalimat syahadat di masjid, di tengah perumahan elit itu.

Senin, 26/12/2016 13:38 4

Indonesia

Pemuda Kristen Ini Ucapkan Syahadat di Hari Natal, Takbir Menggema

Sekira seribu lebih orang memadati Masjid Darussalam, Kota Wisata Cibubur pada Ahad (25/12) siang. Kala itu, pakar perbandingan agama yang juga murid Dr. Zakir Naik, Kamrudin Abdullah memberikan ceramah

Senin, 26/12/2016 11:55 0

Rusia

Jenderal Tinggi Rusia Termasuk Penumpang Pesawat yang Jatuh di Laut

Seorang jenderal tinggi militer Rusia dilaporkan termasuk penumpang pesawat TU-154 yang jatuh di Laut Hitam pada Ahad (25/12).

Senin, 26/12/2016 10:59 0

Indonesia

Terjemahan Bible Gunakan Kata ‘Allah’, Ini Penjelasan Murid Dr. Zakir Naik

Murid pakar perbandingan agama Dr. Zakir Naik, Kamarudin Abdullah mengunjungi Indonesia pada Ahad (25/12).

Senin, 26/12/2016 10:26 0

Suriah

Derita Warga Aleppo Belum Usai, Cuaca Dingin Tewaskan Dua Balita

Derita warga Aleppo belum usai. Hidup di tenda-tenda pengungsian setelah dipaksa meninggalkan kampung halaman, mereka saat ini menghadapi musim dingin yang mengancam jiwa

Senin, 26/12/2016 09:57 0

Suriah

Ahrar Al-Syam Bebaskan Pemimpin Senior dari Penjara Rezim Assad

Gerakan Ahrar Al-Syam sukses melakukan kesepakatan pertukaran tahanan dengan rezim Suriah, membebaskan komandan seniornya yang dipenjara sejak 12 tahun lalu.

Senin, 26/12/2016 08:59 0

Indonesia

Gelar Aksi Solidaritas Aleppo, Muslimah Poso: Semoga Jadi Hujjah di Hadapan Allah

Derita warga Aleppo belum usai. Lepas dari kepungan dan bombardir hampir tiga tahun lebih, kini warga Aleppo menghadapi ancaman ganasnya musim dingin di tenda-tenda pengungsian.

Senin, 26/12/2016 08:31 0

Rusia

Tak Ada yang Selamat Dalam Kecelakaan Pesawat Militer Rusia

Kementerian Pertahanan Rusia, Ahad (25/12), mengatakan tidak ada penumpang yang selamat di pesawat TU-154, yang jatuh di Laut Hitam

Senin, 26/12/2016 07:53 0

Indonesia

Pemuda Hidayatullah Gelar Munas VI di Batam, Usung Tema NKRI Bermartabat​

Organisasi pemuda Syabab Hidayatullah akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VI di Kota Batam, Kepulauan Riau, selama 3 hari dan dibuka pada Senin (26/12/2016).

Senin, 26/12/2016 07:05 0

Close