... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Derita Warga Aleppo Belum Usai, Cuaca Dingin Tewaskan Dua Balita

KIBLAT.NET, Aleppo – Derita warga Aleppo belum usai. Hidup di tenda-tenda pengungsian setelah dipaksa meninggalkan kampung halaman, mereka saat ini menghadapi musim dingin yang mengancam jiwa. Jangankan mesin penghangat ruangan, tempat yang layak untuk berlindung dari dinginnya salju pun mereka tak punya.

Kondisi itu mengakibatkan dua balita meninggal dunia pada Ahad (25/12). Musibah itu terjadi di kamp Robers di dekat kota Irfin, pedesaan Aleppo.

Wartawan Al-Jazeera melaporkan, hujan salju beberapa hari terakhir mengguyur kamp yang menampung 500 tenda pengungsi itu. Kamp ini dikelola oleh Kantor Urusan Kemanusiaan milik Pasukan Unit Demokratik Kurdi.

Ribuan keluarga yang berhasil dievakuasi dari Alepo Timur mengalami kondisi sulit akibat cuaca dingin. Tempat-tempat penampungan mereka belum bisa melindungi dari ganasnya hawa dingin.

Sebelumnya, tiga anak dan dua wanita yang berhasil dievakuasi dari Aleppo Timur meninggal dalam kondisi sama. Mereka tinggal di kamp penungsi Ikarda di Aleppo Selatan.

Sementara itu dari dalam wilayah Turki dilaporkan, ribuan warga dari Aleppo Timur yang ditampung Turki menghadapi kondisi sulit. Mereka tidak memiliki apa-apa untuk menyewa rumah, untuk berlindung dari hawa dingin. Sementara penghangat ruangan dan selimut yang disediakan di tempat-tempat penampungan tidak mencukupi.

Dari Idlib, warga di kota yang dikontrol penuh pejuang Suriah itu  melakukan kampanye untuk menampung saudara-saudara mereka dari Aleppo Timur. Mereka memberikan sebagian rumah mereka untuk ditinggali warga yang diusir itu.

BACA JUGA  Disokong Rusia, Rezim Assad Akan Buat Hagia Sophia Tandingan

Cuaca di Idlib juga seperti lainnya di Suriah. Hawa dingin semakin menusuk tulang dan menembus minus nol derajat celcius.

Sebuah insiden juga terjadi di kamp pengungsi Harim di Idlib. Setidaknya 70 tenda roboh tak mampu menahan hujan salju. Dua balita dilaporkan meninggal akibat insiden itu.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Gelar Aksi Solidaritas Aleppo, Muslimah Poso: Semoga Jadi Hujjah di Hadapan Allah

Derita warga Aleppo belum usai. Lepas dari kepungan dan bombardir hampir tiga tahun lebih, kini warga Aleppo menghadapi ancaman ganasnya musim dingin di tenda-tenda pengungsian.

Senin, 26/12/2016 08:31 0

Indonesia

Pemuda Hidayatullah Gelar Munas VI di Batam, Usung Tema NKRI Bermartabat​

Organisasi pemuda Syabab Hidayatullah akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VI di Kota Batam, Kepulauan Riau, selama 3 hari dan dibuka pada Senin (26/12/2016).

Senin, 26/12/2016 07:05 0

Indonesia

Penangkapan Ranu Muda, JITU: Hentikan Kriminalisasi Wartawan

Aksi penangkapan kepada wartawan kembali terjadi. Meski Undang-undang telah melindungi kerja-kerja jurnalistik, upaya kriminiliasi wartawan ternyata masih marak terjadi.

Ahad, 25/12/2016 14:54 0

Indonesia

Di Muktamar Ngruki, Bachtiar Nasir: Kini Kita di Ambang Munculnya Generasi 554

Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) Ustadz Bachtiar Nasir menegaskan saat ini umat Islam di Indonesia berada di ambang kemunculan generasi pilhan, yaitu generasi 554.

Ahad, 25/12/2016 14:00 0

Indonesia

Bantu Muslim Aleppo, Tim SOS-ACT untuk Suriah Berangkat

Dini hari tadi (21/12), Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah memberangkatkan Tim Sympathy of Solidarity (SOS) kesebelas ke Suriah via Turki. Pada misi kemanusiaan kali ini, tim SOS dari ACT menyiapkan bantuan senilai Rp5 milyar untuk meringankan penderitaan bagi rakyat Suriah.

Ahad, 25/12/2016 12:36 0

Opini

Fenomena Intoleransi Keberagamaan terhadap Karyawan Muslim

Sikap beberapa perusahaan yang memaksakan karyawannya untuk memakai atribut natal tentunya akan merusak kerukunan antar umat beragama yang ada di negeri ini. Dari peristiwa tersebut, ini menunjukkan bahwa sikap beberapa perusahaan yang memaksakan karyawannya yang muslim untuk menggunakan atribut natal merupakan sikap intoleran yang nyata dan bisa menimbulkan sumber perpecahan bangsa, padahal seharusnya kita menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antar umat beragama.

Ahad, 25/12/2016 12:03 1

Indonesia

Angkut Umat Islam Ikuti Aksi 212, Pemilik PO NPM Dipanggil Polda Metro

Angga dipanggil sebagai saksi kasus dugaan makar karena bus yang dikelolanya disewa untuk mengangkut umat Islam yang mengikuti Aksi Bela Islam Jilid 3 pada 2 Desember 2016 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

Ahad, 25/12/2016 11:46 0

Artikel

Ngruki, UBN dan Generasi 554

Saya tidak tahu bagaimana spirit Generasi 554 setelah itu. Apakah tergusurnya hiasan dinding di Darul Ulum itu turut pula mengubur gelora 554 dari keluarga besar Ngruki, atau tidak.

Ahad, 25/12/2016 08:24 1

Video Kajian

Jadi Tahu : Hukum Bercadar

KIBLAT.NET – Wanita bercadar seringkali dilabeli sebagai pengekor budaya arab dan bahkan teroris. Padahal memakai...

Ahad, 25/12/2016 07:16 0

Indonesia

Tagar #BebaskanRanu Jadi Trending Topic, Netizen Minta Keadilan Ditegakkan

Pantauan Islamic News Agency, tagar #BebaskanRanu naik ke urutan kedua topik yang paling dibicarakan (trending topic) di seluruh Indonesia. Tagar #BebaskanRanu hanya satu tingakt di bawah urutan ‘Selamat Natal’.

Sabtu, 24/12/2016 22:57 0

Close