Dubes Rusia Sebut Demo untuk Aleppo Hanya Diwakili Kelompok Kecil

KIBLAT.NET, Jakarta – Dubes Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin menyebut bahwa aksi demo di depan Kedubes Rusia beberapa waktu lalu hanya mewakili sebagian kelompok kecil masyarakat.

“Saya ingin menggaris bawahi bahwa aksi ini (demo di depan kedutaan Rusia) sebagai aksi yang hanya diwakili oleh sebagian kelompok yang sangat kecil dari masyarakat Indonesia,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/12).

“Dan saya rasa itu bukan sifat mayoritas Indonesia (melawan Rusia),” sambungnya.

Ia mengatakan bahwa masyarakat dan pemerintahan Indonesia sangat ramah. Hal itu ia rasakan saat berada di kantor kedutaan Rusia di Indonesia.

“Intinya adalah kami tidak menganggap aksi demo ini sebagai aksi yang mewakili suara hati pemerintahan Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, massa dari berbagai elemen tumpah ruah di depan kantor kedutaan besar Rusia, Senin siang (19/12). Massa mengutuk keterlibatan negeri Beruang Merah itu dalam operasi militer di Suriah, khususnya di Aleppo. Mereka tergabung dari berbagai ormas, organisasi kemanusiaan, dan organisasi mahasiswa.

Aksi pada hari itu hanya satu rangkaian dari aksi-aksi solidaritas untuk Suriah di Indonesia. Sejak masuknya Rusia di Suriah, hingga menambah jumlah jatuhnya korban sipil, aksi-aksi semisal terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Diantaranya, aksi serentak di Kota Bekasi, Tangerang, Karawang, Bandung, Yogyakarta, Semarang oleh lembaga ACT pada Mei lalu.

BACA JUGA  Sempat Masuk IGD, Kondisi Habib Rizieq Baik

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat