Diperingati Soal Tarian Erotis, Manajemen Social Kitchen Solo Mangkir

KIBLAT.NET, Surakarta – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo menyesalkan tidak adanya respons dari pengelola Social Kitchen Restaurant Social Eat Dine and Chill terhadap panggilan untuk pembinaan yang dilayangkan secara resmi, sejak Senin (19/12/2016) lalu.

Undangan pembinaan tersebut disampaikan Disbudpar menyusul terjadinya insiden perusakan di kafe setempat, pada Ahad (18/12/2016) dini hari. Langkah hukum kasus tersebut saat ini ditangani Polda Jawa Tengah.

Kepala Bidang Sarana Wisata Disbudpar Solo, Suwoto, menyatakan Disbudpar berinisiatif memanggil manajemen Social Kitchen setelah menerima aduan masyarakat terkait adanya dugaan menggelar tarian erotis yang melanggar norma susila di tempat hiburan tersebut.

“Setelah ada laporan dari Satpol PP, kami secara resmi melayangkan undangan pembinaan kepada Sosial Kitchen. Tapi oleh manajemennya tidak direspons,” kata Suwoto saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (21/12/2016).

Menurut Suwoto, Disbudpar secara berkala sudah mendatangi tempat usaha tersebut bersama tim gabungan dari Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Kami sudah pernah mengadakan pembinaan di sana juga. Intinya pengelola kami ingatkan jangan sampai menyalahgunakan izin hiburan yang sudah diberikan. Jangan sampai melanggar norma apalagi aturan,” ujar dia.

Disinggung soal revisi jam operasional kafe atau tempat hiburan malam menyusul adanya gangguan keamanan dan ketertiban di bawah pengawasannya, Eny mengatakan hingga saat ini belum ada arahan.

BACA JUGA  KH Miftachul Akhyar Terpilih Menjadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Dia menyebutkan keberadaan kafe dan tempat hiburan malam yang tidak melanggar norma serta taat aturan diperlukan untuk mendukung kota pariwisata.

“Solo ini kota jasa dan pariwisata. Kalau jam operasional dikunci di bawah pukul 00.00 WIB nanti banyak wisatawatan yang komplain. Kami arahkan usaha hiburan dan rekreasi harus sesuai norma dan aturan yang berlaku. Jangan melebihi jam ketentuan lewat pukul 02.00 WIB,” terang dia.

Sementara itu, pantauan Solopos.com di Social Kitchen Restaurant Social Eat Dine and Chill, Rabu siang, aktivitasnya masih normal. Restoran yang berada di kawasan Banjarsari itu masih menerima pengunjung.

Saat dimintai tanggapan terkait ancaman penutupan setelah penerbitan dua surat peringatan pelanggaran izin yang diterbitkan Pemkot serta mangkir pembinaan, salah seorang pegawai yang ditemui Solopos.com enggan berkomentar. “Manajemen sedang keluar semuanya,” katanya.

Petugas keamanan yang berjaga di sana juga enggan memberikan keterangan. “Kasusnya sudah ditangani kepolisian,” jelasnya.

 

Reporter: Fajar Shadiq
Sumber: Solopos.com

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat