... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Aktivis Islam Solo Ditangkap, Massa: Bebaskan Aktivis-aktivis Kita!

Foto: Aksi umat Islam Solo tuntut pembebasan aktivis Islam dan penanganan penyakit masyarakat di Mapolresta Solo, Jumat (23/12)

KIBLAT.NET, Solo – Penangkapan sejumlah aktivis Muslim Solo yang dituding terlibat aksi pengrusakan tempat hiburan malam membuat ratusan umat Islam turun ke jalan. Dari kawasan lapangan Kota Barat, massa pun bergerak mendatangi Mapolresta Surakarta untuk menyampaikan aspirasinya.

Aksi yang dipelopori oleh Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) ini juga mendapat dukungan dari MUI. Sejumlah laskar umat Islam pun terlihat ikut andil dalam aksi ini, di antaranya Laskar Hizbullah Solo, JAS dan sejumlah laskar dari wilayah Klaten.

Ketua MUI Surakarta, Prof. Zaenal Arifin Adnan berpesan bahwa lembaganya akan membersamai umat Islam untuk menjaga keamanan kota Surakarta. “MUI akan membersamai umat Islam, laskar-laskar Islam dalam rangka menjaga keamanan kota Solo tercinta,” kata ustadz Nurhadi menyampaikan pesan tersebut.

Untuk itu, ia mengajak umat Islam untuk menjaga larangan Allah SWT agar kota Solo terbebas dari minuman keras. “Inilah jihadnya umat Muslim kota Solo, yaitu menjaga larangan Allah SWT jangan sampai di Kota Solo ada miras yang dilarang Al-Qur’an,” lanjutnya.

Untuk memperjelas, salah satu orator, mengingatkan bahwa laskar atau aktivis Islam adalah mitra kepolisian. “Laskar umat Islam semata-mata melakukan kewajiban agama. Kemudian mengajak aparat mengobati penyakit masyarakat tersebut,” katanya.

Aksi yang dimulai bakda Shalat Jum’at pukul 13.30 ini berjalan tertib. Meski massa terlihat memenuhi jalan besar di depan Mapolresta Solo. Tetapi, arus lalu lintas di lokasi masih berjalan lancar.

BACA JUGA  Syekh Ali Jaber: Allah Selamatkan Saya dari Pembunuhan

Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombespol Ahmad Lutfi yang menemui peserta aksi menyampaikan agar masyarakat tidak bertindak sendiri dalam memerangi penyakit masyarakat, serta dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Perintahkan kami bersama-sama untuk datang kepada penyakit masyarakat untuk tidak bertindak sendiri, karena tugas Polri adalah Harkamtibmas. Beritahu kami ketika di suatu tempat ada maksiat,” ujarnya.

Ia menegaskan akan berkomitmen dalam masalah penanganan penyakit masyarakat tersebut. “Tugas Polri dengan suara alim ulama masyarakat sama, yakni amar ma’ruf nahi munkar,” imbuhnya.

Merespon penuturan Kapolres, massa umat Islam menyatakan akan membuktikan janji tersebut. Adapun berkenaan dengan penangkapan aktivis Islam, massa menuntut agar segera dibebaskan. Karena aktivis tersebut juga bergerak dalam rangka menangani penyakit masyarakat.

“Bebaskan aktivis-aktivis kita!” tegas mereka.

Sebelumnya, aparat kepolisian dari Polda Jateng dan Polresta Surakarta menangkap 8 orang anggota Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS). Mereka dituding terlibat melakukan pengrusakan dan penganiayaan di tempat hiburan malam Social Kitchen pada Ahad lalu.

 

Reporter: Ibas Fuadi
Editor:


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Studi: Brigade Syiah Fatimiyun Ancaman Utama di Afghanistan

Milisi Syiah Afghanistan di Suriah yang tergabung dalam Brigade Fatimiyun dinilai menjaadi ancaman utama bagi situasi keamanan di Afghanistan ke depan.

Jum'at, 23/12/2016 15:20 1

Suriah

Aktivis: Adzan Syiah Mulai Berkumandang di Aleppo Timur

Aktivis Suriah melaporkan bahwa milisi-milisi Syiah mulai mengumandangkan adzan ala Syiah di wilayah Aleppo Timur setelah ditinggal penghuninya melalui kesepakatan.

Jum'at, 23/12/2016 15:17 0

Suriah

ISIS Bakar Hidup-hidup Dua Tawanan Tentara Turki

Daulah Islamiyah atau lebih dikenal ISIS kembali mengeksekusi tawanan dengan cara dibakar. Kali ini, tawanan itu dua anggota militer Turki.

Jum'at, 23/12/2016 11:20 1

Rusia

Rusia Tangkap Tujuh Anggota Jamaah Tabligh

Dinas Keamanan Federal Rusia di Moskow menangkap tujuh orang, termasuk warga Rusia, pengikut Jamaah Tabligh

Jum'at, 23/12/2016 09:27 0

Suriah

Assad: Merebut Aleppo Adalah Kemenangan Kami, Iran dan Rusia

Presiden Suriah Bashar al-Assad, Kamis (22/12), mengatakan bahwa kemenangan di Aleppo bukan saja bagi Suriah, namun juga bagi Iran dan Rusia.

Jum'at, 23/12/2016 08:45 0

Munaqosyah

Pro-Kontra Dubes Rusia Ditembak Mati

Ternyata terlalu banyak variable, mulai dari kealpaan khilafah yang membuat pemegang otoritas pemberi jaminan keamanan menjadi bias, tercerai berainya negeri-negeri Islam, status mu'ahad yang diperdebatkan, status rasul yang masih terjadi perbedaan, ditambah motivasi yang membuat Mevlut melakukan aksi tersebut, membuat semakin pelik dan rumitnya untuk menghukumi aksi Mevlut Mert Altintas.

Kamis, 22/12/2016 19:45 1

Amerika

Hanya Karena Berbicara Bahasa Arab di Pesawat AS, Pemuda Arab Ini Diusir

Seorang pemuda Arab mendokumentasikan saat dirinya diusir dari sebuah pesawat komersil milik perusahaan Delta di Amerika Serikat

Kamis, 22/12/2016 17:00 0

Rohah

Siapa yang Berani Mengambil Pedang ini?

Serentak semuanya mengangkat tangannya, mereka mengira pedang tersebut merupakan hadiah. Lantas beliau bersabda, “Siapakah yang berani mengambil pedang ini dengan menunaikan haknya?”

Kamis, 22/12/2016 16:16 0

Suriah

Ini Tanggapan Jubir Fath Al-Syam Atas Aksi Mevlut Mert Altintas

Juru bicara resmi gerakan jihadis oposisi Suriah Jabhah Fath Al-Syam (JFS), Hussam Syafi'i, Rabu (21/12), mengungkapkan bahwa aksi pembunuhan Dubes Rusia di Turki merupakan respon alami.

Kamis, 22/12/2016 14:00 0

Suriah

Pernyataan Palsu Atas Nama Fath Al-Syam Akui Pembunuhan Dubes Rusia

Sebuah pernyataan mengatasnamakan gerakan Jabhah Fath Al-Syam (JFS) pimpinan Abu Muhammad Al-Jaulani, yang tersebar pada Rabu (21/12), mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Dubes Rusia untuk Turki Andrey Karlov.

Kamis, 22/12/2016 13:00 0

Close