... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Tanggapan Jubir Fath Al-Syam Atas Aksi Mevlut Mert Altintas

Foto: Mevlut Mert Altintas

KIBLAT.NET, Idlib – Juru bicara resmi gerakan jihadis oposisi Suriah Jabhah Fath Al-Syam (JFS), Hussam Syafi’i, Rabu (21/12), mengungkapkan bahwa aksi pembunuhan Dubes Rusia di Turki merupakan respon alami. Pembantaian yang setiap hari dipertontonkan Rusia di Aleppo dan lainnya telah mendorong warga Muslim di kawasan melakukan aksi pembalasan tersebut.

Melalui Channel Telegram, Syafi’i menegaskan bahwa adegan pembantaian yang dilihatkan Rusia terhadap umat Islam di Syam telah menyedot perhatian umat di sekitar Suriah. Mereka tergerak untuk melakukan pembelaan, baik dengan perkataan dan perbuatan.

“Darah kami bukan air!” tegas Syafi’i mengingatkan kepada pihak-pihak yang terlibat pembantaian umat Islam, khususnya di Suriah.

Syafi’i menekankan pernyataan tersebut berbarengan dengan bantahan terhadap pernyataan yang mengatasnamakan JFS. Gerakan pimpinan Abu Muhammad Al-Jaulani disebut bertanggung jawab dalam aksi pembunuhan dubes Rusia untuk Turki beberapa hari lalu.

Dia menegaskan bahwa pernyataan tersebut palsu. Ia juga menegaskan JFS tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Seperti diberitakan, seorang anggota polisi muda Turki, Mevlut Mert Altintas, melepaskan sejumlah tembakan ke tubuh Dubes Rusia, Andrey Karlov. Saat itu, Karlov menyampaikan sambutan dalam pembukaan pameran kesenian di pusat kesenian di Ankara.

Berbekal kartu anggota kepolisian, Altintas yang berpenampilan rapi, berjas dan dasi, bisa masuk dengan mudah ke lokasi pembukaan pameran bahkan dapat berdiri tepat di belakang Karlov. Padahal, hari itu dia tidak sedang bertugas.

BACA JUGA  Demontrasi Warga Suriah: Penjajah Rusia Harus Pergi!

Dubes Rusia pun tersungkur dan meregang nyawa. Awak media yang ada di ruangan pembukan menyaksikan dengan jelas aksi pemuda Turki ini. Tiada korban selain Dubes Rusia.

“Jangan lupa Aleppo! Jangan lupa Suriah!,”  kata Altintas setelah dubes Rusia tersungkur, sembari memegang pistol di tangan kanannya. Sementara jari telunjuk tangan kirinya menunjuk-nunjuk ke atas.

“Siapa pun yang mengambil bagian dalam kekejaman ini akan membayar harga, satu persatu … Hanya kematian yang akan membawa saya dari sini,” tegas lagi.

Ia kemudian melanjutkan pernyataannya dalam bahasa Arab, “Kami adalah keturunan dari mereka yang mendukung Nabi Muhammad, untuk berjihad!”

Reporter: Sulhi El-Izzi
Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Minta Pemerintah Hormati Fatwa MUI

Beberapa hari ini fatwa Majelis Ulama Indoneisa (MUI) terkait Hukum Menggunakan Keagamaan Atribut Non Muslim menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.

Kamis, 22/12/2016 10:50 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Pemerintah Ingin Intervensi Fatwa MUI

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) (Punawirawan) Jenderal Wiranto meminta agar MUI melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan Menteri Agama dalam setiap menetapkan fatwa.

Kamis, 22/12/2016 08:21 0

Indonesia

Pernyataan Kapolri Soal Fatwa Natal MUI Dinilai Meresahkan

Sekertaris Umum Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman, menegaskan bahwa pernyataan Kapolri Tito Karnavian, yang menyebut fatwa MUI bukan hukum positif Indonesia, meresahkan masyarakat.

Kamis, 22/12/2016 08:10 0

Indonesia

Satgas Tinombala Disergap, Satu Tewas dan Satu Luka Parah

Kontak tembak kembali terjadi antara Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dengan Satuan Operasi Tinombala pada Selasa (20/12/2016) di pegunungan Langka, Desa Maranda, Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Kamis, 22/12/2016 08:01 0

Indonesia

Puluhan Guru Pedalaman Papua Ikuti Pelatihan ‘Smart Teaching’ di Pesantren AFKN

"Anak-anak di pedalaman Irian melalui tangan guru-guru ini mereka akan memberi perubahan,"

Rabu, 21/12/2016 21:17 0

Analisis

Menelusuri Jejak Bana Al-Abed: Pembuktian Sosok Gadis Cilik di Timur Aleppo

Bana Al-Abed adalah seorang gadis 7 tahun yang tinggal di Aleppo Timur. Melalui pesan berbahasa Inggris yang tak lancar dan polos apa adanya, ia telah menjadi representasi dari penderitaan yang setiap hari dihadapi bocah-bocah di Suriah.

Rabu, 21/12/2016 19:43 0

Indonesia

Kuasa Hukum: Ditahan di Polda, 5 Aktivis LUIS Belum Bisa Dijenguk

Sebanyak lima aktivis Islam Surakarta ditangkap kepolisian pada Senin (19/12) hingga Selasa (20/12) dini hari. Menanggapi hal itu, Kuasa Hukum Laskar Umat Islam Solo (LUIS), Wawan Kurniawan mengungkapkan bahwa dari lima orang, hanya satu yang diberi surat penangkapan.

Rabu, 21/12/2016 17:34 0

Info Event

BMH Kudus Bekerjasama dengan SMP-SMK Lukman Al Hakim Adakan Pelatihan Jurnalistik

Untuk meningkatkan kreatifitas siswa dalam bidang Jurnalistik, pihak BMH (Baitul Maal Hidayatullah) Kudus bekerjasama dengan SMP-SMK Lukman Al Hakim Kudus mengadakan pelatihan jurnalistik, Jum’at (16/12/16).

Rabu, 21/12/2016 17:17 0

Indonesia

Peranan Polri Sikapi Fatwa MUI Tentang Hukum Penggunaan Atribut Keagamaan Non-Muslim

Dalam menerbitkan suatu Fatwa, MUI tidak memerlukan kekuasaan hukum (authority / legalized power) yang diberikan negara, oleh karena itu kekuatan mengikat (binding force) suatu fatwa tidak ditentukan oleh sejauhmana Fatwa dikeluarkan atas penugasan yang diberikan negara, melainkan bagaimana repons masyarakat terhadap Fatwa tersebut.

Rabu, 21/12/2016 17:10 0

Info Event

Ikuti! Shalat Subuh dan Doa Qunut untuk Aleppo di Magetan

Tragedi yang menimpa kaum muslimin di Aleppo mengundang keprihatinan bagi semua pihak. Terkhusus kaum muslimin di Indonesia. Untuk itu, Remaja Masjid Agung Baitus Salam GUIB Magetan mengadakan acara Shalat Subuh Berjamaah dan Doa Qunut Nazilah di Magetan yang dilanjutkan dengan Tabligh Akbar.

Rabu, 21/12/2016 16:54 0

Close
CLOSE
CLOSE