... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hanya Karena Berbicara Bahasa Arab di Pesawat AS, Pemuda Arab Ini Diusir

Foto: Shalih terus merekam saat dia keluar pesawat karena diusir petugas

KIBLAT.NET, New York – Seorang pemuda Arab mendokumentasikan saat dirinya diusir dari sebuah pesawat komersil milik perusahaan Delta di Amerika Serikat. Penyebabnya, hanya karena dia berbicara bahasa Arab di dalam pesawat yang hendak terbang itu.

Seperti dilansir dari portal albayan.ae, Rabu (21/12), pemuda bernama Shalih itu terlihat berjalan keluar dari pesawat. Dia mengatakan, diusir hanya karena berbicara menggunakan bahasa Arab dengan ibu dan temannya di dalam pesawat.

“Mereka mengusirku dari pesawat karena saya dianggap menganggu penumpang lain. Mereka juga mengaku merasa tidak nyaman dengan pembicaraannya menggunakan bahasa Arab,” kata Shalih setelah sembari berjalan meninggalkan pesawat.

“Saya tidak menduga apa yang telah terjadi. Saya pun ingin menangis, sehingga seorang penumpah berempati dan mendukungku,” imbuhnya.

Shalih terus bertanya-tanya heran kenapa sikap rasis tersebut masih terjadi padahal saat ini sudah tahun 2016. Di saat yang sama, terlihat para penumpang melambaikan tangan kepada Shalih dan mengluarkan kata-kata umpatan.

Berdasarkan pantauan kantor berita Sky News, video yang diunggah di akun Shalih di Facebook itu mendapat banyak respon dari pengguna media sosial. Mereka menyayangkan hal itu terjadi dan bersimpati atas yang dialami pemuda Arab itu.

Hal itu pun membuat perusahaan Delta memberi pernyataan di halaman resmi di internet. Menurut perusahaan penerbangan itu, dua petugasnya mengeluarkan Shalih untuk dipindahkan ke pesawat lain dengan tujuan sama. Hal itu dilakukan setelah sebanyak 20 penumpang merasa tidak nyaman.

BACA JUGA  Marinir AS Ditangkap Lantaran Beri Dukungan Hamas

Masih menurut Delta, pihaknya saat ini tengah menyelidiki apa sebenarnya yang terjadi dalam pesawat saat itu. Kami juga sudah menginteruksikan seluruh petugas untuk menghormati etnis lain.

Reporter: Sulhi El-izzi
Sumber: albayan.ae


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rohah

Siapa yang Berani Mengambil Pedang ini?

Serentak semuanya mengangkat tangannya, mereka mengira pedang tersebut merupakan hadiah. Lantas beliau bersabda, “Siapakah yang berani mengambil pedang ini dengan menunaikan haknya?”

Kamis, 22/12/2016 16:16 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Minta Pemerintah Hormati Fatwa MUI

Beberapa hari ini fatwa Majelis Ulama Indoneisa (MUI) terkait Hukum Menggunakan Keagamaan Atribut Non Muslim menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.

Kamis, 22/12/2016 10:50 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Pemerintah Ingin Intervensi Fatwa MUI

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) (Punawirawan) Jenderal Wiranto meminta agar MUI melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan Menteri Agama dalam setiap menetapkan fatwa.

Kamis, 22/12/2016 08:21 0

Indonesia

Pernyataan Kapolri Soal Fatwa Natal MUI Dinilai Meresahkan

Sekertaris Umum Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman, menegaskan bahwa pernyataan Kapolri Tito Karnavian, yang menyebut fatwa MUI bukan hukum positif Indonesia, meresahkan masyarakat.

Kamis, 22/12/2016 08:10 0

Indonesia

Satgas Tinombala Disergap, Satu Tewas dan Satu Luka Parah

Kontak tembak kembali terjadi antara Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dengan Satuan Operasi Tinombala pada Selasa (20/12/2016) di pegunungan Langka, Desa Maranda, Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Kamis, 22/12/2016 08:01 0

Indonesia

Puluhan Guru Pedalaman Papua Ikuti Pelatihan ‘Smart Teaching’ di Pesantren AFKN

"Anak-anak di pedalaman Irian melalui tangan guru-guru ini mereka akan memberi perubahan,"

Rabu, 21/12/2016 21:17 0

Analisis

Menelusuri Jejak Bana Al-Abed: Pembuktian Sosok Gadis Cilik di Timur Aleppo

Bana Al-Abed adalah seorang gadis 7 tahun yang tinggal di Aleppo Timur. Melalui pesan berbahasa Inggris yang tak lancar dan polos apa adanya, ia telah menjadi representasi dari penderitaan yang setiap hari dihadapi bocah-bocah di Suriah.

Rabu, 21/12/2016 19:43 0

Opini

Mevlut, Riza Khan dan Makna Sebuah Isyarat

Mevlut telah mampu menangkap pesan-pesan tersirat yang terkandung di balik tangisan anak-anak Aleppo. Mevlut tahu apa yang harus dia lakukan agar suara tangis mereka berhenti, maka dia pun berusaha melaksanakannya sesuai kemampuannya.

Rabu, 21/12/2016 18:00 0

Indonesia

Kuasa Hukum: Ditahan di Polda, 5 Aktivis LUIS Belum Bisa Dijenguk

Sebanyak lima aktivis Islam Surakarta ditangkap kepolisian pada Senin (19/12) hingga Selasa (20/12) dini hari. Menanggapi hal itu, Kuasa Hukum Laskar Umat Islam Solo (LUIS), Wawan Kurniawan mengungkapkan bahwa dari lima orang, hanya satu yang diberi surat penangkapan.

Rabu, 21/12/2016 17:34 0

Info Event

BMH Kudus Bekerjasama dengan SMP-SMK Lukman Al Hakim Adakan Pelatihan Jurnalistik

Untuk meningkatkan kreatifitas siswa dalam bidang Jurnalistik, pihak BMH (Baitul Maal Hidayatullah) Kudus bekerjasama dengan SMP-SMK Lukman Al Hakim Kudus mengadakan pelatihan jurnalistik, Jum’at (16/12/16).

Rabu, 21/12/2016 17:17 0

Close