... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Jangan Remehkan Rakyat Kecil!

Foto: Ilustrasi

“Ketika mendapatkan musibah, terkadang orang kecil lebih banyak mendatangkan manfaat daripada orang berpangkat.” Hamid bin Al-Abbas rahimahullah.

KIBLAT.NET – Janganlah memandang rendah orang lain, karena kita tidak tahu masa depan. Boleh jadi, orang-orang yang kita pandang sebelah mata hari ini, ternyata besok lusa kita minta bantuan padanya. Sebaliknya, orang-orang yang kita hormati dan sanjung, ternyata tidak bisa memberikan bantuan tatkala dibutuhkan. Karenanya, jangan kau abaikan dan remehkan orang di sekelilingmu. Betapa banyak orang-orang yang dianggap ‘kecil’, ternyata bantuannya bisa menyelamatkan. Hal inilah yang pernah dirasakan oleh Hamid bin Al-Abbas.

Kisah yang dialami langsung oleh Hamid bin Al-Abbas ini diabadikan oleh At-Tanukhi dalam _Al-Faraj Ba’dasy Syiddah (2/114-115):
Ali bin Hisyam berkata, “Aku mendengar Hamid bin Al-Abbas bercerita, “Ketika mendapatkan musibah, terkadang orang kecil lebih banyak mendatangkan manfaat daripada orang berpangkat. Contohnya adalah apa yang terjadi antara aku dengan Ismail bin Bulbul.

Suatu ketika, Ismail bin Bulbul memenjarakanku. Ia menugaskan seorang penjaga yang sudah lama mengabdi kepadanya.

Penjaga itu adalah sosok yang hangat. Aku berbuat baik dan patuh padanya. Aku pernah berharap agar Abul Abbas bin Furat memberikan perhatiannya padaku.

Karena sudah lama mengabdi pada Ismail bin Bulbul, penjaga itu bisa dengan bebas masuk ke dalam majlis khusus Ismail. Ia berdiri di hadapan Ismail, dan Ismail sama sekali tidak mengingkari tindakannya itu, karena lamanya masa pengabdiannya.

Pada suatu malam, ia menemuiku, dan menasehati, “Karena Anda, tuan menteri marah kepada Abul Abbas. Tuan menteri berkata kepada Abul Abbas, “Selain engkau tidak ada yang bisa merampas harta Hamid. Dibutuhkan upaya keras untuk menyita semua harta miliknya.” Lanjutnya, “Besok tuan menteri memintamu untuk datang. Ia ingin mengancammu.” Katanya.

Apa yang diucapkan oleh penjaga itu membuat hatiku risau. Kataku, “Apakah kamu punya pendapat?”

“Iya, tulislah surat kepada salah satu rekanmu yang memiliki watak bakhil dan tamak. Dalam surat itu, mintalah kepadanya untuk meminjamimu uang sebesar 1.000 dirham untuk nafkah keluargamu. Dan mintalah kepadanya untuk membalas surat tersebut di atas amplop suratmu. Kemudian balasan surat tersebut dialamatkan kembali kepadamu. Karena memang ia orang yang bakhil, ia pasti akan menolak permintaanmu. Simpan surat balasan itu darinya! Jika nanti tuan menteri memanggilmu, keluarkan surat itu secara tiba-tiba. Lalu katakan kepadanya, “Demikianlah kondisi hidupku sekarang.” Kuharap upaya ini membawa hasil.” Usul si penjaga.

Aku pun melakukan usul tersebut.

Akhirnya jawaban suratku sudah datang. Ternyata jawabannya persis seperti yang telah kami perkirakan. Surat jawaban itu kemudian kusimpan.

Keesokan harinya, Menteri mengeluarkanku. Ia menuntutku dengan berbagai tuntutan. Maka aku keluarkan surat rekanku itu, lalu kubacakan di hadapan menteri. Aku memohon dan memelas padanya. Kukatakan apa saja yang sanggup aku katakan. Setelah itu ia bersikap lunak. Dan itu menjadi sebab hukumanku menjadi ringan, dan bahkan dihapuskan.

Saat aku menjadi pejabat di masa kepemimpinan Menteri Ubaidullah bin Sulaiman, aku bertanya tentang perjaga yang memberikan usulan tersebut. Aku memintanya untuk membantu pekerjaanku. Aku memberinya gaji 50 dinar per bulan. Sampai sekarang, ia tetap setia dengan pekerjaannya itu.

Penulis : Dhani El_Ashim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Ditembaki Milisi Syiah, Proses Evakuasi Warga Aleppo Kembali Gagal

Milisi Syiah dilaporkan menembaki mobil ambulan yang mengevakuasi warga dari Aleppo Timur pada Kamis pagi (15/12).

Kamis, 15/12/2016 16:38 0

Indonesia

Aksi FPI Bekasi Sebagai Bentuk Menolong Akidah Saudara Seiman

Pihak dealer penjualan mobil di kawasan Jati Asih, Bekasi, akhirnya membuat surat pernyataan mencabut aturan yang memaksa karyawan Muslim memakai atribut Natal

Kamis, 15/12/2016 15:52 1

Palestina

Hamas Gelar Aksi Solidaritas Aleppo dari Dalam Gaza

Sayap militer gerakan Hamas, Kataib Al-Qassam, menggelar aksi solidaritas terhadap umat Islam di Aleppo Timur yang menghadapi pembantaian massal

Kamis, 15/12/2016 14:57 0

Indonesia

FPI Bekasi Sambangi Dealer Mobil yang Paksa Karyawan Pakai Atribut Natal

Front Pembela Islam (FPI) Bekasi, Rabu (12/12), menyambangi dealer mobil di kawasan Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, yang sebelumnya dikabarkan memaksa karyawan muslim memakai atribut Natal.

Kamis, 15/12/2016 14:03 0

Konsultasi

Bolehkah Qunut Aleppo Tanpa Sholat Berjamaah?

Yang mau saya tanyakan, bagaimana kami ibu-ibu yang sholat di rumah, bolehkah kami qunut nazilah sendirian di rumah?

Kamis, 15/12/2016 12:40 0

Video Dokumenter

Film Dokumenter Aksi Bela Islam 212

Aksi Bela Islam dengan sederet jilidnya adalah saringan siapa yang setia dan siapa yang ingkar terhadap janji. Dalam aksi ketiga, umat Islam tetap setia dengan janji yang disepakati, meski janji pembukaan blokade diciderai. Selanjutnya, kita tidak bisa menebak, apakah janji penegak hukum untuk menindak Ahok akan dipenuhi, atau sama seperti janji-janji sebelumnya.

Kamis, 15/12/2016 12:38 0

Indonesia

ASEAN Diimbau Bentuk TPF Pembantaian Muslim Rohingya

Ahli Hukum Internasional, Prof. Hikmahanto Juana, menegaskan bahwa genosida yang dilakukan pemerintah Myanmar terhadap minoritas Muslim Rohingya tidak bisa dibenarkan.

Kamis, 15/12/2016 11:29 0

Suriah

Rezim Suriah Lepaskan Palmyra Sangat Cepat, Sengajakah?

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menegaskan bahwa pasukan rezim Suriah menari pasukannya "sangat cepat" dari kota Tadmur (Palmyra) dan meninggalkan banyak senjata dan amunisi untuk kepentingan pasukan Daulah Islamiyah atau ISIS.

Kamis, 15/12/2016 10:34 0

Suriah

Rezim Rusak Gencatan di Aleppo, Begini Kata Rusia

Gencatan senjata kemanusiaan di Aleppo Timur buyar beberapa jam setelah diberlakukan, tepatnya pada Selasa malam (13/12).

Kamis, 15/12/2016 09:39 0

Suriah

Oposisi dan Rezim Sepakati Gencatan Baru di Aleppo Timur

Penanggung jawab negosiasi oposisi Suriah di kota Aleppo, Al-Faruq Abu Bakar, Rabu (14/12), mengatakan bahwa pihaknya sedang melangsungkan negosiasi kembali terkait gencatan di Aleppo Timur dengan dimediasi Turki dan Rusia.

Kamis, 15/12/2016 09:03 0

Close