... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Buntut Isu Rohingya, Myanmar Hentikan Pengiriman Pekerja ke Malaysia

Foto: PM Malaysia Najib Razak (tengah) pimpin demo solidaritas Rohingnya [foto: BBC]

KIBLAT.NET, Yangon – Pemerintah Myanmar dilaporkan menghentikan pengiriman tenaga kerja ke Malaysia menyusul sikap negara tetangga Indonesia itu yang menyebut kekerasan terhadap Muslim  Rohingya di Rakhine genosida massal.

Seorang pejabat dari Myanmar Overseas Employment Agencies Federation (MOEAF) menegaskan, pada hari Rabu (07/12) departemen tenaga kerja memerintahkan untuk menghentikan penyebaran tenaga kerja ke Malaysia karena masalah keamanan.

Menanggapi hal ini, sekretaris MOEAF (Win Tun) mengungkapkan bahwa pemerintah Negeri Jiran kini tidak menyukai para pekerja dari Myanmar.

Bahkan, jumlah pengiriman para pekerja dari Myanmar ke Malaysia telah menurun sejak tahun 2013 silam.

“Jumlah pekerja Myanmar yang ingin bekarja di Malaysia telah menurun sejak 2013 dan saat ini telah menurun dratis dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian tenaga kerja, imigrasi dan populasi Myanmar merilis pernyataan bahwa pihaknya akan menangguhkan pengiriman para pekerja Myanmar ke Malaysia.

Terkait permasalahan Rohingya, pemerintah Kuala Lumpur telah mengkritisi pihak Myanmar. Bahkan, Perdana Menteri Najib Razak menyebut krisis di Rakhine merupakan “pembersihan etnis”.

Tidak sampai di situ, beberapa politisi Malaysia juga menghadiri demonstrasi yang diorganisir pemerintah di Kuala Lumpur untuk menuntut diakhirinya kekerasan terhadap komunitas Rohingya.

Pada tahun 2014 silam, pihak Malaysia dilaporkan telah memulangkan 50.000 orang Myanmar setelah lebih dari 24 pekerja tewas di Malaysia menjelang September 2014. Dan para pengamat percaya bahwa hal ini ada kaitannya dengan kekerasan komunal di Rakhine.

BACA JUGA  AS Sanksi Panglima Militer Myanmar dan Tiga Bawahannya

Menurut kedutaan Myanmar di Kuala Lumpur, ada lebih dari 400.000 Myanmar pekerja migran di Malaysia disamping 100.000 orang dari yang ilegal. Namun, jumlah pekerja Myanmar berdokumen di Negeri Jiran telah mencapai 500.000.

Sementara itu, Malaysia juga menjadi tuan rumah lebih dari 54.000 etnis Rohingya dan 5.200 pengungsi etnis Rakhine yang terdaftar dengan PBB, dan sensus terakhir pada 2014 menunjukkan ada sekitar 135.000 Muslim Rohingya di negara itu.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Anadolu Agency

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

BMH Jateng Buka Posko Peduli Gempa Aceh

Gempa yang menggoncang Kabupaten Pedie Jaya, Aceh, dengan kekuatan 6,5 SR mengakibatkan kerusakan dan menelan korban meninggal dunia

Kamis, 08/12/2016 10:33 0

Info Event

Peduli Derita Muslim Rohingya di Myanmar, Ini Aksi Murid SD Luqman Al-Hakim

Event ini sebagai bentuk kepedulian dan faktor kemanusiaan, terutama kepada umat Muslim Rohingya yang saat ini membutuhkan pertolongan,” jelasnya, Selasa, (07/12/2016) di halaman bermain sekolah.

Rabu, 07/12/2016 21:31 0

Info Event

Tingkatkan Militansi Kader, KAMMI Denpasar Gelar Dauroh Marhalah 2

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Denpasar kembali mengadakan kegiatan Dauroh Marhalah 2 (Latihan Kepemimpinan).

Rabu, 07/12/2016 21:21 0

Opini

Melihat Pemberitaan 212: Cerdas Membaca Ideologi, Menjadi Pembaca Digdaya

Pembingkaian media sangat terkait dengan ideologi media itu. Apa yang ditonjolkan, apa yang disembunyikan, akan menunjukkan posisi media dan ideologi media. Cara paling mudah ialah dengan melihat headline surat kabar nasional dan daerah. Headline adalah berita terpenting dan disimpan di halaman pertama. Halaman depan adalah etalase media cetak.

Rabu, 07/12/2016 19:51 0

Indonesia

Dalam 2 Hari, Petisi Boikot MetroTV Sudah Ditandatangani 85.000 Orang

Sebanyak 85.060 orang telah menandatangani petisi boikot Metro TV. Petisi yang baru dibuat pada Senin, (05/12) ini langsung menuai 80ribu dukungan hanya dalam satu hari.

Rabu, 07/12/2016 19:40 2

Indonesia

Beredar Petisi Ajakan Masyarakat untuk Boikot MetroTV

Setelah maraknya gelombang aksi bela Islam 411 dan 212, terjadi perang opini di tengah masyarakat. Sejumlah media gencar memberitakan aksi bela Islam dari berbagai sudut pandang. Namun, sejumlah media mainstream justeru mendapat kecaman dari masyarakat. Kini, beredar petisi untuk memboikot media seperti MetroTV.

Rabu, 07/12/2016 19:00 4

Indonesia

Panglima TNI Khawatir Dana Pemberantasan Terorisme Dibiayai Asing

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengungkapkan kekhawatirannya atas dana pemberantasan terorisme di Indonesia yang dibiayai oleh asing. Dan yang terbesar adalah dari Australia. "Terorisme di Indonesia anggaran paling besar masuknya dari Australia. Baru Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina," ungkapnya.

Rabu, 07/12/2016 16:19 0

Indonesia

HMI Akan Selidiki Dalang Pencatut Atributnya di ‘Parade Kita Indonesia’

Pengurus Besar Humpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) menyayangkan adanya massa Parade Kita Indonesia, pada Ahad (4/12/2016) di Car Free Day seputar kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang menggunakan atribut HMI secara ilegal.

Rabu, 07/12/2016 15:48 0

Indonesia

Komnas HAM: Masih Terjadi Pelanggaran dalam Penindakan Terorisme

Roichatul Aswidah menegaskan bahwa masih ada pelanggaran yang dilakukan aparat hukum dalam upaya penindakan terorisme.

Rabu, 07/12/2016 14:52 0

Indonesia

Video Amatir Sesaat Pasca Gempa Aceh

Aceh diguncang gempa pada Rabu (07/12) pukul 05.30 WIB. Gempa dirasakan kuat oleh warga, dan terasa di daerah Bireun, Sigli, dan pesisir Aceh bagian utara serta timur.

Rabu, 07/12/2016 14:23 0

Close