Trump Menarik Dukungan, Akankah Kelompok Oposisi “Moderat” Merapat ke Al-Qaidah dan Saudi?

KIBLAT.NET, Washington – Presiden terpilih AS, Donald Trump sejak diumumkan menang dalam pilpres yang lalu secara jelas menyatakan bahwa ia berniat akan mengubah kebijakan AS di Suriah. Menurutnya, pemerintah mendatang sangat berharap untuk bisa mengakhiri program CIA dalam melatih dan mempersenjatai kelompok-kelompok oposisi “moderat”. Trump mengatakan, AS tidak tahu siapa sebenarnya kelompok-kelompok “moderat” itu, dan memilih untuk fokus memerangi ISIS.

Di Suriah, kelompok oposisi juga telah mendengar mengenahi rencana kebijakan tersebut bahwa kemungkinan mereka akan kehilangan dukungan Amerika melalui CIA, yang selama ini membuat mereka setidaknya menjadi eksis dan relevan dalam perang sipil di Suriah. Oleh karena itu, disinyalir kelompok-kelompok “moderat” saat ini mulai berpaling ke Arab Saudi, termasuk bahkan ada yang berpaling dan mendekati al-Qaidah.

Selama ini pula, meskipun AS menganggap kelompok-kelompok tersebut sebagai “moderat”, faktanya sebagian besar mereka sangat dekat dengan al-Qaidah. Beberapa elemen FSA bahkan bertindak lebih dari sekedar sayap/pasukan pendukung al-Qaidah, yaitu JN yang kini berubah menjadi JFS, dengan cara menyalurkan senjata-senjata dari AS ke kelompok-kelompok “moderat” hingga Islamis.

Dalam perspektif CIA sendiri, hal itu bukan masalah yang besar, mengingat mereka juga berkepentingan supaya perang akan berlangsung terus menerus. Demikian juga (kemungkinan) hal itu tidak mengkhawatirkan bagi Arab Saudi, karena mereka menganggap Suriah sebagai arena perang proksi melawan Syiah Iran.

BACA JUGA  Kiblatorial: Menakar Revolusi Akhlak HRS

Namun demikian, ada pertanyaan besar seberapa jauh langkah tersebut akan mampu membuat perubahan bagi kelompok-kelompok ex-dukungan Amerika, mengingat CIA lah yang selama ini menyelundupkan senjata dari Arab Saudi untuk mereka, dan di waktu yang sama mereka sudah sedemikian dekat dengan al-Qaidah.

Reporter: Yasin Muslim
Sumber: Antiwar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat