... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Mengenal Pendiri Jaringan Haqqani, Maulawi Jalaluddin Haqqani

Foto: Jalaluddin Haqqani, Pendiri Jaringan Haqqani

KIBLAT.NET – Dalam edisi sebelumnya telah diuraikan profil sebuah gerakan di Afghanistan. Gerakan ini bernama Jaringan Haqqani yang beroperasi di bawah payung Taliban. Gerakan ini didirikan oleh seorang Pashtun yang bernama Jalaluddin Haqqani. Sedikit banyak telah disinggung dalam profil Jaringan Haqqani (JH) dan sebatas pengenalan saja.

Dalam edisi ini, akan kita bahas bersama lebih dalam, sebenarnya siapa Jalaluddin Haqqani, sang pemrakarsa JH. Tokoh ini disebut-sebut sejajar kedudukannya dengan syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah dan syaikh Aiman Adz-Dzawahiri hafidhahullah. Sepak terjangnya di dunia jihad dikenal sebagai komandan, analis utama dalam gerakan Taliban.

Mengenal Jalaluddin Haqqani

Lahir di desa Karezgay, distrik Zadran, Provinsi Paktia pada tahun 1939. Jalal hidup dalam suasana keluarga yang berkecukupan dan berasal dari suku Pashtun dari suku Zadran Khost. Karena hidup di dalam keluarga yang berada, pendidikan Jalal pun berjalan dengan baik. Ia memulai pendidikan awal di madrasah setempat di Afghanistan.

Setelah itu, Jalal melanjutkan studinya ke Darul Ulum Haqqaniya di Akora Khattak, Pakistan pada tahun 1964. Ia berhasil meraih gelar doktor dan berhak mendapatkan status sebagai Maulawi di Peshawar pada tahun 1970.

Jalaluddin Haqqani bersama putranya, Nashiruddin Haqqani

Jalaluddin Haqqani bersama putranya, Nashiruddin Haqqani

Pada tahun 1976 hingga 1979,Jalal menjadi anggota komite eksekutif  Hizb Islami bersama dengan tokoh-tokoh terpandang, seperti Gulbuddin Hekmatyar, Yunus Kholis dan Burhanuddin Rabbani. Hizb Islami adalah satu gerakan yang dikenal keras melawan kependudukan Soviet. Karena suatu hal, Burhanuddin Rabbani dan Yunus Khalis memisahkan diri dari Hekmatyar pada tahun 1979. Kelompok baru ini dikenal dengan nama Hizb Islami Khalis.

Pada tahun itu pula, Jalal dipercaya sebagai komandan dan tokoh kunci Hizb Islami Khalis di wilayah Tenggara. Perannya mulai menonjol ketika memasuki tahun 1981 hingga 1984. Jalal berhasil mempertahankan kontrol atas wilayah kesukuan Loya-Paktia, bahkan memperluas hingga sampai ke wilayah suku Zadran. Pasukan di bawah pimpinannya pun mampu merebut kota Khost dan Urgun dari tangan Soviet pada 1983.

Kemampuan dan keterampilan Jalal sebagai seorang komandan militer memungkinkan dirinya untuk membangun sebuah unit militer dan dewan syura di Paktia pada tahun 1986-1987, meskipun keorganisasian ini belum terstruktur secara sempurna. Hal itu terjadi karena Jalal juga menjadi koordinator di wilayah Zadran. Selain itu, Jalal juga melibatkan suku-suku sekitar dalam perlawanan Soviet. Suku-suku yang ada dijadikan sebagai pasukan pelapis bagi pasukan milik Jalaluddin Haqqani.

Antara Jalaluddin Haqqani dan Usamah bin Ladin

Hubungan kedua tokoh besar ini mulai terjalin pada pertengahan 1980-an dalam satu misi anti Soviet. Antara tahun 1984-1986, syaikh Usamah bekerja sama dengan ISI (Inter-Service Intelligence) Pakistan untuk mengurusi masalah aksi kemanusiaan dan membangun proyek mujahidin anti Soviet di dekat Miram Shah, Pakistan.

Pada 1986, Syaikh Usamah juga membangun sebuah kompleks gua yang dijadikan kamp Mujahidin di bawah kontrol Haqqani. Gua ini berada di wilayah Jaji, Paktia. Area ini disebut dengan nama “Area Singa” karena daerah ini digunakan untuk pelatihan para singa Allah untuk berjihad di Afghanistan.

Syaikh Usamah bin Ladin

Syaikh Usamah bin Ladin

Ketika Al-Qaidah dibentuk pada tahun 1988, Jalal-lah yang mengawasi segala instalai dan infrastruktur yang ada untuk pendirian Al-Qaidah. Jalal juga berjasa pada  penggalangan dana di Teluk Persia dan mampu menarik para sukarelawan Arab untuk berpartisipasi dalam jihad melawan Soviet.

Dengan kolaborasi dua tokoh besar ini, benar-benar menjadikan gerakan yang solid dalam segala hal. Terlebih kelompok Haqqani pimpinan Jalaluddin mendapat bantuan amunisi dan persenjataan yang memadai. Mereka kelompok yang siap berjuang di garis depan medan pertempuran Afghanistan. Tak heran jika pada akhirnya sang Beruang Merah bertekuk lutut pada mujahidin Afghanistan.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Baca halaman selanjutnya: Antara Jalaluddin Haqqani dan...

Halaman Selanjutnya 1 2
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Saluran Air Rusak Akibat Pertempuran, Warga Mosul Kekurangan Air Bersih

Pasokan air ke Mosul terhenti akibat pipa yang hancur dalam pertempuran antara pasukan Iraq dan militan ISIS. Akibatnya, 650.000 warga terancam kekurangan air, selain minimnya layanan pangan dan kesehatan.

Rabu, 30/11/2016 15:40 0

Amerika

Muslim di AS Dirundung Teror Pasca Terpilihnya Trump

Dalam kampanyenya, Donald Trump seringkali menyuarakan sentimen anti-Muslim. Bahkan dalam sebuah pernyataan Trump berniat melarang orang Islam masuk ke Amerika. Hal itu kemudian ditindaklanjuti para pendukungnya dengan melakukan kekerasan terhadap minoritas Muslim di berbagai tempat. Menurut data SPLC, ada sekitar 900 laporan kekerasan terhadap Muslim sejak Trump menjadi presiden.

Rabu, 30/11/2016 15:00 0

Indonesia

Kapolri Ijinkan Bus Angkut Massa Aksi Damai 212, Polda dan Polres Tetap Melarang

Dari Lamongan Jawa Timur, Selasa kemarin (29/11) pihak Polres bertemu dengan perwakilan aktivis Islam di daerah Paciran. Sumber JITU Islamic News Agency melaporkan diantara hasil rapat itu, Kapolres meminta agar armada yang berangkat tidak lebih dari dua bus saja.

Rabu, 30/11/2016 13:36 0

Pakistan

Hamas Apresiasi Dukungan Pakistan terhadap Palestina

Meshaal mengatakan bahwa rakyat Palestina bahagia ketika mereka menerima saudara dari Pakistan yang telah mengunjungi Jalur Gaza, untuk mematahkan pengepungan Israel. Gaza, lanjut dia, sedang mengalami blokade oleh Israel akibat perlawanan yang terus terjadi di dalamnya.

Rabu, 30/11/2016 13:13 0

Turki

Erdogan: Kami Masuk Suriah untuk Akhiri Rezim Assad

"Kami memasuki (Suriah) untuk mengakhiri kekuasaan tiran Assad yang meneror dengan teror negara. (Kami tidak masuk) untuk alasan lain," katanya dalam forum Inter-Parliamentary Jerusalem Platform Symposium di Istanbul, seperti dikutip harian Hurriyet.

Rabu, 30/11/2016 12:30 0

Indonesia

Peserta Aksi Bela Islam III Asal Medan Gelar Daurah di Kapal

Puluhan umat Islam asal Medan yang berangkat menuju Jakarta, untuk mengikuti Aksi Bela Islam III, menggunakan Kapal Laut KM Kelud tak ingin menyia-nyiakan waktu selama perjalanan

Rabu, 30/11/2016 11:28 0

Indonesia

Banyak Warga Menangis Terharu Menyaksikan Aksi Jalan Kaki Umat Islam Ciamis

Banyak warga yang menyambut 1200 umat Islam asal Ciamis, yang berjalan kaki menuju Jakarta untuk mengikut Aksi Bela Islam III, di sepanjang jalan Bandung-Garut menangis terharu menyaksikan perjuangan rombongan tersebut

Rabu, 30/11/2016 10:21 0

Amerika

Pentagon: Kesalahan Informasi Intelijen Tewaskan Tentara Suriah

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon), Selasa (29/11), mengatakan bahwa serangan udara yang menewaskan sejumlah militer Suriah pada 17 September lalu di dekat Dier Zour akibat kesalahan manusia.

Rabu, 30/11/2016 09:45 0

Suriah

Ahrar Syam Angkat Pemimpin Baru, Ali Al-Umar

Abu Amar, demikian Ali Al-Umar biasa dipanggil, lahir di Taftanaz, wilayah pedesaan Idlib utara. Jabatan sebelumnya adalah wakil dari gerakan yang aktif di Suriah itu. Ia juga pernah menjadi wakil Abu Isa As-Syaikh, pemimpin Liwa Suqour Syam sebelum bergabung dengan Ahrar Syam sekitar tahun 2015.

Rabu, 30/11/2016 09:06 0

Suriah

Hingga 16.000 Warga Aleppo Telah Mengungsi

KIBLAT.NET –Serangan intens pasukan rezim Suriah yang dibantu serangan udara Rusia di bagian timur yang...

Rabu, 30/11/2016 08:55 0

Close