... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Para Pengacara Jerman Berencana Memidanakan Basyara Assad

Foto: Banyak warga sipil di Aleppo menghadapi kelaparan di tengah pemboman pemerintah [Foto: Reuters]

KIBLAT.NET – Sekelompok pengacara di Jerman berencana memperkarakan Presiden Suriah Basyar Assad atas kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukannya dan sekutu asing di provinsi Suriah Aleppo.

Para pengacara itu, Senin kemarin, menyajikan pengaduan pidana terhadap Assad, yang mereka kirimkan untuk jaksa federal Jerman.

Hukum Jerman memungkinkan penuntutan internasional pada prinsip “yurisdiksi universal”, di mana negara-negara dapat mengejar asing untuk kejahatan yang dilakukan di luar negeri.

Pasukan Assad menargetkan rumah sakit darurat di Aleppo

Para pengacara mengutip laporan dari organisasi hak asasi manusia Amnesty International dan akun individu pencari suaka di Jerman. Mereka menemukan bahwa ada bukti tentang beberapa kekejaman yang dilakukan oleh pasukan Assad terhadap warga sipil di Aleppo antara April dan November 2016.

“Kami menemukan genosida di Aleppo dalam gerakan lambat,” kata pengacara Jerman Mehmet Daimaguler.

Ia mencontohkan pemboman yang menargetkan rumah sakit, bom cluster yang digunakan pada warga sipil, dan pengusiran paksa.

Kepala HAM PBB Zeid Ra’ad mengatakan pada Oktober tahun ini bahwa pengepungan dan pemboman di Aleppo timur yang dikuasai oposisi merupakan kejahatan bersejarah, yang telah menyebabkan korban sipil berat sebesar kejahatan perang.

Dia juga mengatakan kasus ini harus dirujuk ke Pengadilan Pidana Internasional.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Senin bahwa pasukan pemerintah Suriah merebut 10 lingkungan dan lebih dari 3.000 bangunan dari oposisi di Aleppo.

BACA JUGA  Idlib Berdarah, Seribu Lebih Orang Tewas dalam Empat Bulan

Kementerian itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa lebih dari 100 pejuang revolusi meletakkan senjata mereka dan menarik diri dari pinggiran timur kota Suriah. Kementerian itu juga mengatakan pasukan pemerintah telah mendorong pejuang dari al-Qadisia, yang digambarkan sebagai wilayah kunci dari Aleppo timur.

Pasukan rezim yang didukung oleh ribuan milisi Syiah dari Lebanon, Irak, dan Iran, dan di bawah serangan angkatan udara Rusia telah meletakkan sampah ke timur Aleppo ini.

Ribuan warga telah mengungsi ke tempat yang aman di area yang dikendalikan pemerintah dan Kurdi.

Reporter: Salem

Sumber: Al-Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Blokade Transportasi Dicabut, Aksi Jalan Kaki dari Ciamis Tetap Dilanjut

Aksi jalan kaki dari Ciamis ke Jakarta dimulai dari Masjid Agung Ciamis, Senin (28/11) siang. Ribuan umat Islam kemudian berjalan bersama menuju ke perbatasan Tasikmalaya.

Selasa, 29/11/2016 04:24 0

Indonesia

Berkibar Bendera Cina di Halmahera, Kivlan Zen: Ini Jelas Ancaman Bagi Indonesia

Kivlan merasa heran atas sikap pemerintah Indonesia yang terlihat lamban dalam menindak tegas adanya pengibaran bendera Cina di Halmahera tersebut.

Selasa, 29/11/2016 00:41 0

Indonesia

Ratusan Umat Islam Berjalan Kaki dari Ciamis ke Jakarta, Ikut Aksi 212

Menurut Ajengan Mama Golangsing, kaum muslimin yang berniat bergabung dalam aksi 212 itu kemudian diminta berkumpul di Masjid Agung Ciamis hari ini, Senin (28/11).

Selasa, 29/11/2016 00:24 0

Indonesia

Zeng Wei Jian: Masyarakat Tionghoa Siap Dukung Aksi 212

Aktivis Tionghoa Zeng Wei Jian atau Ken Ken menyatakan massa non muslim khususnya etnis Cina siap mendukung aksi super damai pada 2 Desember nanti.

Selasa, 29/11/2016 00:19 0

Indonesia

Jika Kapolri Tahu Ada Pelaku Makar, Harusnya Segera Ditangkap

Ketua Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI), Ratna Sarumpaet menyatakan seharusnya masyarakat juga berhak untuk mengetahui siapa yang dituding hendak melakukan makar oleh Kapolri.

Senin, 28/11/2016 23:19 0

Indonesia

Kapolri Instruksikan Jajarannya Batalkan Larangan Angkutan Bawa Peserta Aksi Bela Islam

"Kami juga sepakat, tidak ada lagi himbauan-himbauan dari Polda di seluruh daerah yang menghalang-halangi umat Islam untuk ikut hadir dalam aksi bela Islam 3. Termasuk juga jangan ada himbauan-himbauan kepada perusahaan transportasi untuk tidak melayani peserta aksi," ujar Habib Rizieq Shihab di tempat dan waktu yang sama.

Senin, 28/11/2016 21:29 0

Indonesia

KOKAM Koordinasikan 1 Juta Massa untuk Ikuti Aksi Bela Islam III

"InsyaAllah tidak kurang 1 juta eksponen warga dan simpatisan yang akan menyampaikan aspirasi di seluruh Indonesia pada tanggal 2 Desember," ujar Koordinator Nasional KOKAM, Mashuri Masyhuda, dalam siaran persnya kepada Islamic News Agency (INA) di Jakarta, Senin (28/11/2016).

Senin, 28/11/2016 21:12 0

Indonesia

Ini Pesan Ketua GNPF-MUI Ustadz Bachtiar Nasir Terkait Aksi 212

Terkait kesepakatan dengan Polri, tentang Aksi Bela Islam 3 yang digelar di Monas, Ketua GNPF-MUI Ustadz Bachtiar Nasir berpesan agar umat islam mengedapankan akhlaq saat aksi nanti.

Senin, 28/11/2016 20:45 0

Indonesia

300 Bus Akan Angkut Umat Islam Sumbar untuk Aksi 212 di Jakarta

Tekanan dan himbauan untuk tidak datang ke Jakarta tak menyurutkan elemen Islam untuk membatalkan Aksi Bela Islam III, Jumat (02/12/2016) pekan ini.

Senin, 28/11/2016 20:24 0

Indonesia

PO Bus Ditekan, API Galakkan Parade Motor dari Bandung-Jakarta

Meski banyak usaha penekanan agar massa tidak melakukan aksi ke Jakarta 02 Desember 2017, Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat justru mengeluarkan maklumat ajakan parade motor menuju Jakarta dimulai dari Halaman Gedung Sate Bandung. “Jika sampai hari Rabu, 30 Nopember 2016 jam 10.30 Ahok Penista agama yang telah ditetapkan sebagai tersangka tidak ditahan, maka kita dari Jabar akan all-out bergerak ke Jakarta,”

Senin, 28/11/2016 20:04 0

Close