... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Tiga Tuntutan GNPF-MUI pada Aksi Damai Bela Islam III

Foto: Panglima Aksi Bela Islam Munarman, SH

KIBLAT.NET, Jakarta – Aksi Bela Islam III dipastikan akan digelar pada 2 Desember mendatang. Dalam aksi itu, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) memberikan beberapa tuntutan.

Panglima Aksi Damai Bela Islam III, Munarman, SH mengungkapkan bahwa GNPF-MUI mengusung tiga tuntutan dalam aksi 2 Desember mendatang. Tuntutan pertama adalah, meminta agar status berkas perkara kasus AHok yang telah diserahkan ke Kejaksaan dinyatakan P21.

“Supaya jaksa menetapkan berkas itu dititetapkan sebagai P21. Artinya berkasnya lengkap dan bisa dilanjutkan ke proses penuntutan,” kata Munarman di Jakarta, Ahad (27/11).

Selanjutnya, dalam tuntutan kedua GNPF mendesak agar ketika kasusnya telah memasuki proses penuntutan Ahok berstatus sebagai tahanan. Artinya, Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu harus diamankan oleh pihak berwenang.

“Dan yang ketiga, kalau Ahok sudah dilakukan penahanan, maka segera kasus ini dilimpahkan ke proses pengadilan supaya bisa dinilai oleh hakim,” pungkas Munarman.

Seperti diketahui, polisi telah menetapkan Ahok sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama Islam dengan tuduhan melanggar pasal 156a KUHP. Tapi meski diancam hukuman lebih dari 5 tahun, pihak berwajib tak melakukan penahanan terhadapnya.

Kasus Ahok tersebut terkait dengan pernyataannya yang menyebut dibodohi dengan Al Maidah 51 saat melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Seribu. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun telah mengeluarkan pernyataan dan sikap keagamaan terkaiat pernyataan tersebut. MUI memandang pernyataan itu telah menistakan Al Quran dan ulama, serta memiliki konsekuensi hukum.

BACA JUGA  Baleg DPR Targetkan 150 UU Rampung di Periode 2019-2024

Reporter: Taufik Ishak
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Munaqosyah

Antara Khuruj Terhadap Ulil Amri dan Penguasa Sekuler

Seringkali kita menemukan salah kaprah beberapa pihak terhadap istilah khuruj. Di antara contohnya adalah istilah khuruj seringkali disematkan kepada orang atau kelompok yang mengkritisi penguasa yang tidak berhukum dengan hukum Allah. Terkadang istilah khuruj disematkan kepada orang yang melakukan demonstrasi menentang kebijakan penguasa sekuler.

Ahad, 27/11/2016 15:45 1

Munaqosyah

Berhati-hati dalam Vonis Khuruj Terhadap Ulil Amri

Pemaparan di atas menjadi bukti bahwa pembahasan “khuruj” terhadap ulil amri yang tidak tuntas dan sepotong-potong bisa menimbulkan kegaduhan dan kerancuan pemahaman yang menyebabkan kerancuan dalam menyimpulkan suatu hukum. Tulisan ini mencoba memberikan gambaran akan kompleksitasnya perkara khuruj tersebut. Sehingga seseorang harus berhati-hati dalam menjatuhkan vonis khuruj.

Ahad, 27/11/2016 15:30 0

Opini

Musibah Rohingnya Adalah Musibah Kaum Muslimin

Sebagaimana yang kita ketahui, umat Islam di Rohingya hari ini berada dalam penganiayaan. Pasukan di bawah komando biksu Ashin Wirathu memasuki perkampungan muslim, menembak membabi buta hingga menimbulkan ketakutan yang luar biasa.

Ahad, 27/11/2016 13:17 0

Suriah

Pesawat Tempur Assad Targetkan Rumah Sakit Bersalin di Idlib

KIBLAT.NET  – Pesawat tempur rezim Assad atau sekutunya, Rusia, dilaporkan menyerang sebuah rumah sakit ibu...

Ahad, 27/11/2016 12:06 0

Artikel

Media dan Upaya Membangun Rasa Takut Masyarakat

KIBLAT.NET – Menjelang aksi damai 2 Desember 2016, publik sudah dipenuhi berbagai spekulasi dan wacana...

Ahad, 27/11/2016 11:37 0

Konsultasi

Hukum Menggunakan Wifi Milik Orang Lain Tanpa Izin

Redaksi Kiblat.net, Zaman ini kita tidak lepas dari internet, nah di antara bentuk layanan akses internet adalah via wifi.Tterkadang kita menemukan wifi yang bisa diakses tanpa password. Bagaimana hukum menggunakan wifi milik orang lain tanpa seizin dari si pemilik? Jazakumullah khairan.

Ahad, 27/11/2016 11:33 1

Iran

Iran Kembali Izinkan Rusia Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Misi di Suriah

Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Hossein Dehghan, mengatakan pada Sabtu (26/11) bahwa Iran akan mengizinkan Rusia menggunakan pangkalan udara Hamadan di Iran untuk membantu rezim Assad. Di sisi lain, Teheran juga tengah membahas pembelian alutsista Rusia, termasuk jet tempur Sukhoi 30.

Sabtu, 26/11/2016 19:38 0

Asia

Tak Hanya di Indonesia, Protes atas Genosida Rohingya Juga Ada di Berbagai Belahan Dunia

Ribuan orang berunjuk rasa di kedutaan Myanmar di 16 negara di seluruh dunia Jum'at kemarin (25/11). Mereka menuntut pemerintah Aung San Suu Kyi menghentikan aksi genosida terhadap Muslim Rohingya di Rakhine, wilayah barat Negara.

Sabtu, 26/11/2016 18:55 0

Analisis

Kalah Pengaruh di Media Sosial, AS Gunakan Drone Targetkan Anggota ISIS

Sampai saat ini, AS masih konsisten menggunakan istilah “ISIS” sebagai sebuah diksi yang mewakili dan mencakup semua entitas dan kelompok-kelompok jihadis manapun di seluruh dunia.

Sabtu, 26/11/2016 16:19 0

Palestina

Hampir Sepekan, Kobaran Api Besar di Israel Masih Terjadi

Kebakaran besar yang melanda wilayah Israel masih belum padam hingga hari ke enam sejak Senin malam lalu. Api menjalar ke wilayah pemukiman Halamish, sebelah barat Ramallah pada Sabtu pagi (26/11).

Sabtu, 26/11/2016 15:47 1

Close