Kebakaran Hebat Melanda Sejumlah Wilayah Israel

KIBLAT.NET, Yerusalen – Si jago merah melalap habis beberapa wilayah Palestina yang diambil paksa oleh Israel sejak Senin malam (21/11). Ratusan tim pemadam kebakaran dan pesaat terlihat menjaga api agar tidak merambat ke tempat yang lebih luas.

Kepada wartawan, komisaris polisi setempat, Roni Alsheikh mengatakan kebakaran sangat mungkin meluas karena cuaca kering dan musim panas yang berpadu dengan angin kencang. “Sulit untuk mengontrol penyebaran api,” katanya.

Api melalap wilayah Zichron Yaakov, Kiryat Gat, Gush Etzion dan Galilea Barat. Lebih dari penguhuni 200 rumah di Zichron Yaakov, selatan Haifa dievakuasi karena kebakaran. Setidaknya 19 orang dirawat karena menghirup asap, tiga darinya dirawat di Hillel Yaffe Medical Center di Hadera. Dua belas rumah hancur, dan delapan rumah rusak.

Para pejabat kesehatan menyarankan kepada warga Zichron Yaakov yang kembali ke rumah mereka agar tetap di dalam ruangan dengan jendela tertutup untuk menghindari menghirup asap. Di beberapa daerah, listrik masih terputus sebagai tindakan pencegahan agar efek kebakaran tidak meningkat.

Kebakaran juga dilaporkan terjadi di wilayah dekat Kfar Vradim dan di Galilea Barat, sekitar 10 kilometer sebelah timur Nahariya, dekat perbatasan Lebanon. Sebelumnya, sebuah kebakaran juga terjadi di dekat pinggiran Haifa dekat Nesher, dan di Hadera, sebelah selatan dari kota pelabuhan.

Api pada malam antara Senin dan Selasa juga membakar sebuah hutan di sebelah utara Bet Shemesh, dekat Biara Latrun. Warga Neve Shalom, sebuah pemukiman campuran Yahudi-Arab kemudian dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran pada Selasa pagi. Sekitar tengah hari, warga baru dapat kembali ke rumahnya masing-masing.

BACA JUGA  Netanyahu Perintahkan Pembangunan Rumah di Tepi Barat Dilanjutkan

Di tempat lain, petugas melaporkan kebakaran terjadi di dekat kota Israel selatan Kiryat Gat, 20 kilometer sebelah timur Ashkelon. Wilayah Kibbutz Revadim di Israel selatan, di sepanjang tepi pantai, juga dilaporkan sedang melawan kobaran api besar pada Selasa malam. Di wilayah in, gudang susu dan kandang ayam milik warga Israel juga ikut terbakar.

Api belum padam pada Rabu malam (23/11), sehingga menghanguskan sebuah pangkalan militer Israel, Yair Naweh di wilayah yang dahulu dimiliki Palestina. Saking besarnya api, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu harus meminta bantuan dari negara-negara Eropa. Ia mengimbau kepada Turki dan Yunani, Siprus dan Italia untuk mengirim pesawat untuk membantu memadamkan api.

Petugas pemadam masih berusaha keras untuk mengendalikan kobaran api yang membesar di sebelah barat Yerusalem agar tidak mencapai rumah warga. Di Nazareth, para penghuni sekolah dievakuasi karena kebakaran hebat di Hushaym Elsafavrh dan Hushaym Karagom sebelah utara Tiberias.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: El-Dorar, JTA

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat