... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bangladesh Akan Pulangkan Puluhan Warga Rohingya

Foto: Warga Rohingya [foto: alhayat.com]

KIBLAT.NET, Cox’s Bazar – Polisi Bangladesh mengumumkan, Rabu (23/11), akan memulangkan puluhan Muslim Rohingya ke Myanmar yang ditangkap saat melintasi perbatasan. Mereka melarikan diri ke Bangladesh untuk menghindari kampanye militer Myanmar menargetkan minoritas warga Rohingya.

Dilaporkan lebih dari dua ribu warga Rohingya menyeberang ke Bangladesh dalam beberapa hari terakhir, melarikan diri dari operasi militer yang diluncurkan tentara di Myanmar barat. Operasi itu juga dilaporkan menyebabkan puluhan warga tewas dan ratusan rumah dihancurkan.

Kepolisian kota Cox’s Bazar di Bangladesh selatan mengatakan, pihaknya menahan sebanyak 70 warga Rohingya, termasuk perempuan dan anak-anak. Polisi menegaskan bahwa mereka masuk ke Bangladesh secara illegal.

“Kami menangkap mereka setelah masuk secara ilegal. Kami akan memulangkan mereka ke Myanmar”, ujar kepala polisi Cox’s Bazar, Xiamul Kumar Nath, kepada AFR.

Para pejabat minoritas Rohingya mengatakan bahwa sekitar 500 orang lainnya melintasi perbatasan menuju Bangladesh pada Selasa malam Rabu. Myanmar menolak mengakui etnis minoritas Muslim ini, meskipun mereka telah tinggal di Myanmar selama beratus-ratus tahun.

Militer Bangladesh meningkatkan patroli perbatasan dan berhasil mencegah sekitar seribu Rohingya yang mencoba melintasi perbatasan selama tiga hari terakhir, menurut keterangan militer.

PBB sendiri telah melaporkan bahwa sekitar 30 ribu warga Rohingya melarikan diri karena kekerasan, yang telah menyebabkan puluhan orang tewas.

Kabar pemulangan warga Rohingya dari Bangladesh ini menimbulkan ketakutan baru di kalangan masyarakat minoritas ini. Seperti diketahui, mereka mengalami pembantaian, penyiksaan, pemerkosaan dan pengusiran di kampung halaman mereka sendiri.

BACA JUGA  Hagia Sophia Dibuka Jumat Ini, Begini Persiapannya

Seorang tokoh Rohingya yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa militer membakar desa dan membunuhi penghuninya. Oleh karena itu, kami yakin militer Myanmar akan membunuhi mereka jika mereka dipulangkan ke Myanmar.
Pembantaian warga Rohingya kembali terjadi setelah pemerintah Myanmar meluncurkan operasi militer di kampung-kampung di wilayah Arakan, yang dihuni minoritas Muslim. Pemerintah berdalih, kampanye militer ini untuk memburu para pelaku penyerangan pos polisi awal Oktober lalu.

Menurut HRW, militer Myanmar telah membakar ribuan rumah warga Rohingya. Foto satelit melihatkan, kampung-kampung itu sudah menghitam dan tidak ada penghuninya lagi.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: alkhaleej.ae


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Desak Penghentian Genosida Rohingya, SEAHUM Akan Datangi Kedubes Myanmar

Selain itu, Imam menambahkan bahwa gabungan lembaga-lembaga kemanusiaan itu akan melakukan unjuk rasa terkait tragedi yang dialami etnis Rohingya. Aksi itu akan dilakukan pada Jumat (25/11) lusa

Rabu, 23/11/2016 20:37 0

Indonesia

Lima Pelapor Ajukan Surat Permohonan Penahanan Ahok

Dia pun menambahkan bahwa kasus terkait pasal 156a tentang penistaan agama sudah ada yurispudensinya. Dalam kasus-kasus yang lalu, semua terdakwa kasus ini dilakukan penahanan, dari sejak ditetapkan sebagai tersangka hingga ada ketetapan hukumnya.

Rabu, 23/11/2016 19:46 0

Indonesia

Tembus Blokade Myanmar, Humanitarian Flotilla for Rohingya

Seperti diketahui, zionis Israel melakukan blokade terhadap warga Palestina. Untuk menembus blokade itu, lembaga kemanusiaan dari berbagai belahan dunia melakukan pelayaran pengiriman bantuan kemanusiaan dalam misi Freedom Flotilla.

Rabu, 23/11/2016 19:37 0

Indonesia

GNPF-MUI: Jika Memang Ada Makar, Segera Tangkap!

Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Ust KH. Zaitun Rasmin menyatakan rencana aksi damai pada tanggal 2 Desember akan tetap berjalan.

Rabu, 23/11/2016 17:17 0

Indonesia

Puluhan NGO Kemanusiaan Desak Penghentian Genosida terhadap Muslim Rohingya

Puluhan lembaga kemanusiaan nonpemerintah (NGO) bersatu dan menyerukan dihentikannya pembantaian atau genosida terhadap etnis muslim Rohingya. Tak kurang dari 25 NGO kemanusiaan yang tergabung dalam South East Asia Humanitarian Committee (SEAHUM) berkumpul di Jakarta, Rabu (23/11). Mereka sepakat menyatakan

Rabu, 23/11/2016 17:05 0

Artikel

Kisah 3 Santri Kabur dari Pondok, Seberangi Selat Sunda Demi Ikutan Aksi 411

Kamis, 2 November 2016. Waktu baru menunjukkan pukul 03.00 dini hari saat mereka menyelinap keluar pondok. Mereka membagi rombongan menjadi dua bagian supaya tak mencolok perhatian ustadz dan teman-temannya yang lain (Yes i know it..). Tak dinyana, saat itu juga ada 3 orang santri lain yang mencoba menyelinap keluar untuk ikut aksi 411 pula. Total jenderal para penerobos itu berjumlah 10 orang.

Rabu, 23/11/2016 15:52 5

Indonesia

Usai Pernyataan Kapolri, Hastag #tanyagoogle Jadi Trend di Medsos

Linimasa baru-baru ini diraimakan dengan munculnya hastag #tanyagoogle. Menurut analisis tweetreach, Rabu (23/11), hanya dalam 9 menit telah ada 100 tweet dari 59 kontributor menggunakan hastag ini, dan diperkirakan menjangkau 50 ribuan akun.

Rabu, 23/11/2016 12:25 0

Rohah

Kelakar Cerdas Abu Thayyib Ath-Thabari

Pada kesempatan lainnya, Abu Thayyib menyerahkan sepasang sepatu miliknya kepada seorang tukang sepatu untuk diperbaiki. Namun, tukang tersebut ternyata terlambat memperbaikinya padahal Abu Thayyib sering berlalu di hadapannya. Setiap kali tukang sepatu itu melihatnya, dia langsung memasukkan sepatu ke dalam air agar terlihat seperti sedang diperbaikinya. Lantas Abu Thayyib berkata, “Kami menyerahkan sepasang sepatu kepadamu agar engkau memperbaikinya, bukan melatihnya cara berenang.”

Rabu, 23/11/2016 10:30 0

Indonesia

Kalau Sudah Diikat dengan Laa ilaaha illallah, Jangan Biarkan Saudara Kita Dianiaya

"Biar bagaimanapun Allah berfirman, innamalmukminuna ikhwah (sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara). Di manapun juga, kalau orang sudah diikat dengan kalimat laa ilaaha illallah, ini menjadi satu saudara seakidah. Dan tidak kemudian membiarkan saudara-saudara kita ini dianiaya di belahan bumi yang lainnya," katanya saat dihubungi Kiblat.net Senin (21/11).

Selasa, 22/11/2016 20:14 0

Indonesia

TPM SAHLAN: Ada Dramatisasi dalam Proses Hukum Ahok

Ketua TPM Sahabat Keadilan (TPM-SAHLAN) Sulawesi Tengah, ustadz Yusrin Ichtiawan, SH menyampaikan pandangannya terkait proses hukum penistaan agama oleh Ahok yang tengah berjalan. Ia menilai adanya dramatisasi proses penegakan hukum dalam kasus tersebut.

Selasa, 22/11/2016 17:05 0

Close