... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Iran Akui Sudah Seribu Lebih Pasukannya Tewas di Suriah

KIBLAT.NET, Teheran – Lebih dari 1.000 tentara yang dikerahkan oleh pemerintah Iran di Suriah kembali ke tanah airnya tanpa nyawa atau tewas.

Menurut laporan seorang pejabat Iran, korban tewas dari pasukan Teheran menglami peningkatan dalam skala besar.

Kepala Yayasan Syuhada Iran, Muhammadali Shahidi Mahallati mengatakan bahwa jumlah tentara yang tewas telah melampaui angka seribu.

“Sekarang jumlah tentara Iran yang tewas sebagai pembela kuil telah melampui 1.000,” klaimnya pada Selasa (22/11).

Dalam pernyataan tersebut Mahallati menyebut para tentara Syiah sebegai “pembela kuil”, yang dimaksudkan disini adalah tempat suci orang Syiah Sayyedah Zainab di dekat Damaskus.

Terkait permasalahan ini, pemerintah Iran juga telah melakukan perekrutan dan pelatihan tentara Syiah di Afghanistan dan Pakistan guna dikirim ke Suriah.

Hal ini sendiri ditandai dengan tewasnya seorang pasukan Syiah pada bulan Agustus lalu, yang dilaporkan berasal dari Afghanistan.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Al-Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kalau Sudah Diikat dengan Laa ilaaha illallah, Jangan Biarkan Saudara Kita Dianiaya

"Biar bagaimanapun Allah berfirman, innamalmukminuna ikhwah (sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara). Di manapun juga, kalau orang sudah diikat dengan kalimat laa ilaaha illallah, ini menjadi satu saudara seakidah. Dan tidak kemudian membiarkan saudara-saudara kita ini dianiaya di belahan bumi yang lainnya," katanya saat dihubungi Kiblat.net Senin (21/11).

Selasa, 22/11/2016 20:14 0

Indonesia

TPM SAHLAN: Ada Dramatisasi dalam Proses Hukum Ahok

Ketua TPM Sahabat Keadilan (TPM-SAHLAN) Sulawesi Tengah, ustadz Yusrin Ichtiawan, SH menyampaikan pandangannya terkait proses hukum penistaan agama oleh Ahok yang tengah berjalan. Ia menilai adanya dramatisasi proses penegakan hukum dalam kasus tersebut.

Selasa, 22/11/2016 17:05 0

Rohah

Tau Nggak, Mengapa Allah Menciptakan Lalat?

Ibnu Samak mendatangi Abu Ja’far Al-Manshur lalu dia duduk di atas kursi. Tiba-tiba seekor lalat terbang dan hinggap di atas hidung Abu Ja’far hingga membuatnya jengkel. Lantas dia berkata dengan nada menyindir. “Mengapa Allah menciptakan lalat?”

Selasa, 22/11/2016 16:38 0

Indonesia

Lieus: Saya Pendukung Jokowi, Saya Kecewa dengan Sikapnya!

Tentang sikap Presiden yang enggan menemui delegasi peserta aksi, Lieus yang juga mengaku sebagai pendukung Jokowi juga menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Presiden.

Selasa, 22/11/2016 16:01 0

Indonesia

PBNU Kecam Peristiwa Kekerasan terhadap Muslim Rohingya di Myanmar

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengecam segala tindakan kekerasan yang menciderai nilai kemanusiaan. Termasuk tindakan kekerasan yang dialami oleh Muslim Rohingya di Myanmar.

Selasa, 22/11/2016 15:29 0

Indonesia

Jangan Puas Dikasih ‘Permen’ dari Polisi, Harusnya Ahok Dipenjara!

"Kok bisa puas dikasih 'permen' berupa Ahok sebagai tersangka dari kepolisian. Harusnya tuntut sampai Ahok dipenjara," pungkasnya.

Selasa, 22/11/2016 15:03 0

Indonesia

KAMRA: Sejak Ahad Ratusan Muslim Rohingya Dibantai, Apa Tindakan Pemerintah?

Komite Advokasi untuk Muslim Rohingya Arakan (KAMRA), Bernard Abdul Jabbar mengungkapkan bahwa sejak Ahad lalu, sudah ratusan umat Islam Rohingya dibantai oleh pemerintah Myanmar.

Selasa, 22/11/2016 14:45 0

Indonesia

Tokoh Tionghoa Ini Ajak Warga Indonesia Ikut Aksi 2 Desember

“Tanggal 2 Desember itu bukan demo tapi gelar sajadah. Kalo saya bangga. Saya serukan seluruh Indonesia yang ada kesempatan. Catat! Sekarang umat Islam mempertunjukan kedamaian,” tuturnya. Lebih lanjut, ia meminta Kapolri untuk mendorong umat Islam pada aksi 2 Desember mendatang.

Selasa, 22/11/2016 14:01 0

Indonesia

Pembantaian Muslim di Rohingya, KAMRA: Sikap Pemerintah Kita Lemah

Sekjen Komite Advokasi untuk Muslim Rohingya Arakan (KAMRA), Bernard Abdul Jabbar mengatakan bahwa pemerintah Indonesia lemah dalam membantu Muslim Rohingya. Padahal, mereka telah mengalami pembantaian oleh pemerintah setempat.

Selasa, 22/11/2016 13:39 0

Indonesia

Permadi: Saya dan Pelaku Penista Agama Lainnya Ditangkap Dulu, Kok Ahok Tidak?

"Saya bersama pelaku penista agama seperti Aswendo, Lia Aminudin dan puluhan lainnya ditangkap terlebih dahulu sebelum diperiksa," kata Permadi dalam acara Diskusi Publik Keluarga Besar HMI, Senin (21/11).

Selasa, 22/11/2016 13:24 0

Close