... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

TPM SAHLAN: Ada Dramatisasi dalam Proses Hukum Ahok

Foto: TPM Sahlan

KIBLAT.NET, Poso – Ketua TPM Sahabat Keadilan (TPM-SAHLAN) Sulawesi Tengah, ustadz Yusrin Ichtiawan, SH menyampaikan pandangannya terkait proses hukum penistaan agama oleh Ahok yang tengah berjalan. Ia menilai adanya dramatisasi proses penegakan hukum dalam kasus tersebut.

“Kami memberikan dukungan dan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya. Tetapi yang menjadi catatan bagi kita dalam proses supremasi hukum ini ada dramatisasi proses penegakan hukum. Itulah titik pentingnya, sehingga umat Islam wajib mengawal proses hukum ini,” ujarnya saat rapat bersama elemen umat Islam Poso, di Masjid Nurul Jannah, Senin (21/11).

Dalam hal ini, Yusrin melihat bahwa proses hukum yang berjalan tidak memihak kepada kaum muslimin, sehingga dibutuhkan persatuan umat Islam untuk mengawal proses hukum ini.

“Jika ada yang bertanya kenapa harus ada demo lagi, padahal sudah ada kepolisian. Maka saya katakan tidak bisa kalau kita berprinsip begitu, karena dari anak SD, SMP, SMA dan seterusnya bisa membaca bahwa persoalan hari ini adalah dramatisasi proses penegakan hukum. Maka umat Islam tidak ada keyakinan penuh terhadap proses walaupun ketika status Ahok dinaikkan menjadi tersangka,” tegas Yusrin.

Yusrin kemudian menanggapi adanya beberapa aparatur negara yang melarang aksi tanggal 2 Desember. Menurutnya, tidak berhak seseorang melarang demo bela Quran, karena demontrasi adalah hak setiap warga negara yang dilindungi undang-undang.

BACA JUGA  Geger Cadar di Panggung Al-Quran

“Jadi kalau kita berkumpul ini dianggap makar, itu tidak bisa. Karena ini telah diberikan ruang oleh konstitusi negara. Bahkan, polisi mengeluarkan statemen tidak bolehnya demo tanggal 2 Desember itu adalah statemen pribadi, tidak mewakilkan konstitusi,” katanya.

“Hal itu bisa dilarang jika undang-undangnya dicabut. Padahal proses pencabutan undang-undang untuk berkumpul itu memerlukan waktu yang lama,” imbuhnya.

Sementara itu komponen umat Islam Kabupaten Poso sepakat mengawal proses hukum Ahok dan mendukung aksi bela Quran jilid 3. Selain itu, akan diadakan Tabligh Akbar Bela Islam dan Long March Bela Islam pada tanggal 25 November 2016.

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rohah

Tau Nggak, Mengapa Allah Menciptakan Lalat?

Ibnu Samak mendatangi Abu Ja’far Al-Manshur lalu dia duduk di atas kursi. Tiba-tiba seekor lalat terbang dan hinggap di atas hidung Abu Ja’far hingga membuatnya jengkel. Lantas dia berkata dengan nada menyindir. “Mengapa Allah menciptakan lalat?”

Selasa, 22/11/2016 16:38 0

Suriah

Oposisi Pro Turki Bentrok dengan Milisi Kurdi Dukungan AS di Al-Bab

Oposisi moderat Suriah yang didukung Turki untuk pertama kalinya terlibat bentrokan bersenjata dengan milisi Kurdi yang didukung Amerika Serikat di kota Al-Bab, Aleppo, pada Senin (21/11)

Selasa, 22/11/2016 12:25 0

Myanmar

Foto Satelit Perlihatkan Desa Muslim Rohingya Menghitam

Lembaga internasional, Human Rights Watch (HRW), Senin (21/11), menampilkan foto satelit yang menunjukkan hancurnya desa Muslim Rohingya di kota Mangdaw, provinsi Rakhine (Arakan). Citra satelit itu diambil antara tanggal 10 hingga 18 November 2016.

Selasa, 22/11/2016 11:09 0

Rohah

Al-‘Auza’i, Ulama Pemberani Penentang Penguasa Keji

Al-‘Auza’i berkata, “Ketika itu aku merasa yakin akan dibunuh. Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya. Di mataku dia tampak seperti seekor lalat.”

Selasa, 22/11/2016 10:55 1

Suriah

Serangan Rusia dan Assad Tewaskan Ratusan Sipil Aleppo dalam 6 Hari

Serangan udara bertubi-tubi rezim Assad dan Rusia dalam enam hari terakhir di Aleppo dilaporkan telah menewaskan lebih dari 320 sipil.

Selasa, 22/11/2016 09:10 0

News

PBB: Militer Myanmar Hancurkan Hampir Seribu Rumah Warga Rohingya

Sebanyak 820 bangunan rumah di lima desa yang dihuni Muslim Rohingya di provinsi Rakhine (Arakan) rata dengan tanah sejak tanggal 10-18 November, lapor PBB

Selasa, 22/11/2016 08:45 0

Video Kajian

Kajian: Sayyid Qutb, Inspirator Kebangkitan Islam yang Terlupakan [Ust. Anshari Taslim, Lc]

Pada tanggal 20 November 2016 lalu, Forum Studi Kebangkitan Islam (FSKI) telah mengadakan kajian terbuka dengan tema “Sayyid Quthb, Inspirator Kebangkitan Islam yang Terlupakan” dengan pemateri Ust. Anshari Taslim, Lc

Selasa, 22/11/2016 08:30 1

Irak

Jerman Peringatkan Konflik Sektarian di Mosul

Pemerintah Jerman meminta berhati-hati selama operasi perebutan Mosul untuk menghindari konflik sektarian

Selasa, 22/11/2016 07:57 0

Philipina

Filipina Tingkatkan Patroli Keamanan Pasca Maraknya Penculikan

Militer Filipina menegaskan akan meningkatkan patroli keamanan di laut dan udara pasca maraknya penculikan oleh kelompok bersenjata. Kasus terakhir adalah penculikan dua nelayan Indonesia di wilayah Malaysia timur yang berbatasan dengan Filipina.

Senin, 21/11/2016 18:45 0

Irak

Perang Mosul Masuki Pekan Kelima, Militer Raih Kemajuan di Timur

Pertempuran merebut basis utama Daulah Islamiyah atau lebih dikenal ISIS di Irak, Mosul, sudah memasuki pekan kelima

Senin, 21/11/2016 17:00 0

Close