... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kalau Sudah Diikat dengan Laa ilaaha illallah, Jangan Biarkan Saudara Kita Dianiaya

Foto: Ustadz Bernard Abdul Jabbar.

KIBLAT.NET, Jakarta – Menyitir Surat Al-Hujurat ayat 10, Sekjen Komite Avokasi untuk Muslim Rohingya Arakan (KAMRA), Bernard Abdul Jabbar mengingatkan bahwa umat Islam adalah saudara. Maka, tidak boleh seorang Muslim membiarkan saudara se-Muslimnya dianiaya.

“Biar bagaimanapun Allah berfirman, innamalmukminuna ikhwah (sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara). Di manapun juga, kalau orang sudah diikat dengan kalimat laa ilaaha illallah (tidak ada Ilah yang Haq kecuali Allah), ini menjadi satu saudara seakidah. Dan tidak kemudian membiarkan saudara-saudara kita ini dianiaya di belahan bumi yang lainnya,” katanya saat dihubungi Kiblat.net Senin (21/11).

Ia juga menilai bahwa Islam adalah Rahmatan lil alamin, yang melingkupi seluruh alam semesta ini. Termasuk Islam ini mengajarkan rambu-rambu persaudaraan yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dan Muslim Afrika, Muslim Rohingya, Muslim Amerika, dan sebagainya ini termasuk bagian saudara kita. Maka kita tidak kemudian mendiskriminasi mereka ‘ah, bukan saudara kita karena bukan dari Indonesia’. Tidak demikian,” tuturnya.

“Walaupun mereka berbeda bahasa, berbeda bangsa suku dan sebagainya, kita ini satu saudara,” sambungnya.

Persaudaraan yang diikat dengan laa ilaaha illallah, kata Bernard, menjadi persaudaraan yang sangat kuat walaupun dalam segi bangsa, bahasa, warna kulit banyak perbedaan, tetapi semua ini diikat.

“Ini yang seharusnya menjadi konsen umat Islam, membantu saudara yang memerlukan bantuan. Sebagaimana ketika Gaza diserang, Suriah dibombardir, Afganistan dan sebagainya, semua serempak harusnya melakukan upaya-upaya persaudaran yang sangat tinggi dalam kaitan keyakinan kita. Muslim itu bagaikan satu tubuh,” pungkasnya.

BACA JUGA  Syekh Ali Jaber Ditusuk Saat Isi Pengajian di Lampung

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Pemerintah Libya Tangkap Isteri Veteran Jihad Aljazair Usai Melahirkan

Tunisian Asma Kadoussi ditangkap karena dicurigai melahirkan tanpa suaminya di sebuah rumah sakit di Derna. Pihak rumah sakit kemudian melaporkannya kepada pihak berwenang setempat. Saat ditanya perihal suaminya, ia mengatakan bahwa Belmokhtar masih hidup dan tinggal di Libya selatan.

Selasa, 22/11/2016 20:06 0

Afrika

Inilah Seruan Rabi Al-Madkhali terkait Ikhwanul Muslimin

Berikut nasihat Syaikh Rabi Al-Madkhali terkait Ikhwanul Muslimin: "Saya menyeru kepada Salafi di Libya untuk mendukung agama Allah dan melindunginya dari Ikhwanul Muslimin dan lain-lain. Ikhwanul Muslimin adalah kelompok paling berbahaya terhadap Islam sejak mereka berdiri, mereka kelompok yang paling pendusta setelah Rafidhoh, mereka memiliki keyakinan sinkretisme (penyatuan agama), wihdatul wujud (zat Allah menyatu dalam makhluk), dan memiliki keyakinan sekuler.

Selasa, 22/11/2016 19:44 1

Myanmar

Militer Myanmar Perkosa Para Wanita Desa Rohingya, Rampas Barang Berharga

Pasukan Myanmar dan para ektremis memasuki desa itu dalam empat kelompok, kemudian melakukan tembakan membabi buta

Selasa, 22/11/2016 19:35 0

Afrika

Penganut Al-Madkhali Ini Mengaku Sebagai Pembunuh Syaikh Al-Umrani

Pekan ini, kabar mengejutkan muncul setelah beredarnya video yang dibuat oleh Badan Investigasi Kriminal (CIB) di Tripoli. Video yang ditayangkan di Youtube itu menampilkan seorang pria bernama Haitam Az-Zintani yang mengaku berperan dalam penculikan dan pembunuhan Syaikh Al-Umrani.

Selasa, 22/11/2016 18:45 0

Myanmar

Pihak Keamanan Myanmar Menahan 60 Lebih Warga Rohingya

Warga Rohingya tersebut ditangkap dalam operasi pembersihan yang dilakukan oleh polisi wilayah Ngakhuya

Selasa, 22/11/2016 18:23 0

Mesir

Mesir Sita Asset 46 Orang Diduga Terlibat Organisasi IM

Tekanan pemerintah Mesir terhadap organisasi Ikhwanul Muslimin terus berlanjut. Pada hari Senin (21/11), pihak berwenang menyita uang dari 46 individu dan lima perusahaan yang diduga terlibat hubungan dengan organisasi tersebut.

Selasa, 22/11/2016 17:38 0

Afrika

Diduga Terinspirasi dari Fatwa Al-Madkhali, Ulama Libya Syaikh Al-Umrani Dibunuh

Daarul Ifta Libya, otoritas keagamaan tertinggi di negara tersebut, Senin (21/11), mengumumkan salah satu anggotanya paling menonjol, Syaikh Nadir As-Sanusi Al-Umrani, dibunuh oleh para penculik.

Selasa, 22/11/2016 17:35 0

Rohah

Tau Nggak, Mengapa Allah Menciptakan Lalat?

Ibnu Samak mendatangi Abu Ja’far Al-Manshur lalu dia duduk di atas kursi. Tiba-tiba seekor lalat terbang dan hinggap di atas hidung Abu Ja’far hingga membuatnya jengkel. Lantas dia berkata dengan nada menyindir. “Mengapa Allah menciptakan lalat?”

Selasa, 22/11/2016 16:38 0

Suriah

Oposisi Pro Turki Bentrok dengan Milisi Kurdi Dukungan AS di Al-Bab

Oposisi moderat Suriah yang didukung Turki untuk pertama kalinya terlibat bentrokan bersenjata dengan milisi Kurdi yang didukung Amerika Serikat di kota Al-Bab, Aleppo, pada Senin (21/11)

Selasa, 22/11/2016 12:25 0

Myanmar

Foto Satelit Perlihatkan Desa Muslim Rohingya Menghitam

Lembaga internasional, Human Rights Watch (HRW), Senin (21/11), menampilkan foto satelit yang menunjukkan hancurnya desa Muslim Rohingya di kota Mangdaw, provinsi Rakhine (Arakan). Citra satelit itu diambil antara tanggal 10 hingga 18 November 2016.

Selasa, 22/11/2016 11:09 0

Close