Pakistan Tutup Sekolah Feto, Erdogan Lempar Pujian

KIBLAT.NET, Islamabad – Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan memuji sikap Pakistan membongkar jaringan Organisasi Fetullah (Feto) pimpinan Fathullah Gulen.

Menggarisbawahi tekad Turki dan Pakistan untuk memerangi terorisme, mantan PM Turki itu menyebut hal ini merupakan suatu pekerjaan yang harus dilakukan atas dasar keamanan.

“Hal ini sangat diperlukan di mana kita harus membongkar jaringan kejahatan. Organisasi teroris merupakan ancaman bagi keamanan Pakistan,” katanya pada Kamis (17/11).

Setelah pertemuannya dengan Perdana Menteri Nawaz Sharif, Erdogan mengaku bersyukur atas sikap yang ditunjukkan Pakistan terhadap jaringan teroris Feto.

“Saya bersyukur untuk solidaritas yang ditunjukkan pemerintah Pakistan mengenai hal ini dan karena sikap tegas mereka terhadap organisasi ini. Turki dan Pakistan selalu berdiri berdampingan,” ungkapnya.

“Kami tidak menjauhkan Pakistan dan kami tetap mendukung Pakistan atas dasar pengalaman bersama. Tanpa kerjasama internasional kita tidak dapat mencapai solusi,” tambahnya.

Menjelang dua hari kunjungan Erdogan ke Pakistan sebelumnya, pemerintah Islamabad bergerak untuk menutup jaringan sekolah yang dikelola oleh Feto.

Dalam menyambut Presiden Turki tersebut, pihak pemerintah juga langsung mendeportasi guru asing karena berkaitan dengan kelompok yang hendak melakukan kudeta pada 15 Juli di Ankara.

Erdogan menuding organisai Feto mendalangi kudeta gagal pada Juli lalu. Seluruh pegawai di pemerintahan yang terindikasi anggota Feto ditangkap, begitu juga dengan militer dan polisi. Turki telah memasukkan organisasi tersebut ke daftar teroris negara.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Anadolu Agency

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat