... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ICC: AS Terlibat Kejahatan Perang di Afghanistan

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Kabul – Jaksa penuntut umum Pengadilan Pidana Internasional (ICC) pada hari Senin (14/11) malam mengungkap bahwa hasil penyelidikan awal mengindikasikan AS terlibat berbagai kejahatan perang selama masa pendudukan di Afghanistan. Mereka mengatakan, penyelidikan menghasilkan bukti tentara-tentara Amerika dan CIA telah menyiksa dan memperlakukan secara kejam sedikitnya 61 tawanan.

AS sendiri telah mengambil kebijakan untuk tidak menjadi anggota ICC, sebagai upaya untuk mencegah dan melindungi personil militer mereka dari dakwaan hukum terutama kejahatan perang. Meski demikian, dalam kasus ini ICC jelas memiliki yurisdiksi karena Afghanistan adalah negara anggota, dan kasus-kasus penyiksaan itu terjadi di wilayah Afghanistan.

Merujuk pada laporan bahwa bukti-bukti menunjukkan penyiksaan yang terjadi bukan semata-mata kasus penyalahgunaan wewenang oleh sejumlah individu atau “oknum” secara terbatas, namun hal itu sebagai bagian dari cara pendekatan AS secara sistemik dalam memperlakukan para tahanan, yang diklaim sebagai upaya untuk menggali informasi intelijen. Laporan juga menambahkan bahwa investigasi lanjutan tengah berlangsung terkait dengan kasus penyiksaan oleh CIA di Polandia, Rumania, dan Lithuania.

Penyelidikan ini merupakan tahap awal, dan apabila ditemukan cukup bukti termasuk dasar hukum yurisdiksinya akan dilakukan investigasi secara menyeluruh. Di satu sisi sangat jelas bahwa Afghanistan termasuk salah satu wilayah hukum ICC, namun masih belum diketahui apakah mereka mau menindaklanjutinya.

Hal itu karena ICC juga harus menetapkan bahwa para penjahat perang tidak akan menghadapi dakwaan atas kejahatan mereka di negara asal, dan saat ini mereka masih berupaya memperoleh semua detil pada kasus-kasus di pengadilan militer, termasuk kebiasaan yang dilakukan oleh pemerintah AS. Sejauh ini, ICC belum pernah terbukti melakukan investigasi secara menyeluruh di seluruh wilayah di dunia, kecuali Afrika.

BACA JUGA  Taliban Serbu Sejumlah Lokasi Militer Rezim Afghanistan

Reporter: Yasin Muslim
Sumber: Antiwar.com

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kritik Tajam Polisi Saat Aksi 411 di Medsos, Aktivis Bekasi Ditangkap

Diduga, Hidayat ditangkap karena postingannya di media social yang mengkritik tajam aparat kepolisian.

Rabu, 16/11/2016 14:00 0

Indonesia

Komisi III: Menurut Hukum, Seharusnya Ahok Ditahan

"Karena tindak pidana yang acamannya lima tahun atau lebih, tersangka itu harus ditahan," tandasnya.

Rabu, 16/11/2016 13:22 0

Indonesia

Ahok Tidak Ditahan karena Terjadi Beda Pendapat di Tim Penyidik

Kabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Ari Dono Sukmanto mengungkapkan adanya perbedaan pandangan di kalangan ahli kasus Ahok. Menurutnya, hal itu kemudian menimbulkan perbedaan pendapat di tim penyelidik kasus penodaan agama itu.

Rabu, 16/11/2016 12:39 1

Indonesia

Ahok Ditetapkan Tersangka, Komisi III Berharap Ini Bukan Siasat

Tapi di balik itu kita berharap ini berdasarkan bukti hukum, bukan sebagai siasat.

Rabu, 16/11/2016 12:14 1

Indonesia

Jadi Tersangka, Ahok Belum Ditahan

Syarat objektif belum terpenuhi karena di kalangan penyidik harus ada kesepakatan yang bulat adanya tindak pidana yang dilakukan Ahok.

Rabu, 16/11/2016 11:15 0

Indonesia

Ahok Ditetapkan sebagai Tersangka

"Ir. Basuki Tjahaja Purnama ditetapkan sebagai tersangka," kata perwakilan Bareskrim Polri dalam konferensi pers, hari ini di Jakarta, Rabu (16/11).

Rabu, 16/11/2016 10:31 0

Indonesia

Usai Gelar Perkara, Hj. Irene Handono Optimistis Ahok Jadi Tersangka

"Ya, jelas banget, gamblang. Mudah-mudahan, kalau umi berharap sih begitu (tersangka, red). Karena Ahok ini selain melakukan penistaan terhadap kitab suci Al-Qur'an dan para ulama, Ahok juga melakukan perongrongan terhadap umat beragama," katanya.

Rabu, 16/11/2016 07:55 0

Indonesia

Saksi Pihak Terlapor dalam Gelar Perkara Dinilai Tidak Relevan, Siapa?

Ada yang didatangkan oleh terlapor malah menjelaskan tentang pilkada 2007. Ada juga saksi ahli yang tidak kompeten di bidangnya.

Rabu, 16/11/2016 07:32 0

Indonesia

Habib Rizieq Akan Serahkan Bukti Baru dalam Kasus Ahok ke Kepolisian

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab mengungkapkan bahwa ia mempunyai bukti bukti baru dalam kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Selasa, 15/11/2016 22:29 0

Indonesia

Supremasi Hukum Direndahkan, Serikat Pekerja Desak Pemerintah Tegakkan Hukum

“Kami akan ikut serta bersama gerakan bela Islam GNPF MUI, kami menuntut pemerintah menegakkan supremasi hukum. Persoalan gerakan penistaan agama itu adalah melawan hukum yang dimain-mainkan, supremasi hukum direndahkan,” tutur Said Iqbal kepada Jitu News Agency (JNA) di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (14/11).

Selasa, 15/11/2016 22:07 0

Close