... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Erdogan: Sedikit Lagi Oposisi Dukungan Turki Rebut Al-Bab

Foto: Recep Tayyip Erdogan

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Rabu (16/11), mengatakan bahwa pasukan oposisi Suriah yang didukung Turki sedikit lagi merebut kota Al-Bab dari ISIS. Saat ini, jarak mereka dengan kota pentin ISIS di Suriah Utara itu hanya dua kilometer.

“Kami berharap bisa mengambil Al-Bab dari ISIS secepat mungkin meskipun ada perlawanan,” kata Erdogan dalam jumpa pers sebelum bertolak ke Pakistan, Rabu.

Sehari sebelumnya, oposisi Suriah mengumumkan merebut kota Qabasin di utara kota Al-Bab. Qabasin termasuk daerah yang menjadi benteng pertahanan ISIS untuk melindungi kota Al-Bab.

Oposisi Suriah dukungan Turki adu cepat dengan milisi Kurdi merebut Al-Bab. Oposisi bergerak dari arah utara sementara Kurdi dari arah timur.

Jika Al-Bab jatuh ke tangan oposisi, ini merupakan kemenangan besar Turki di Suriah utara. Sejak Agustus lalu, Turki merekrut oposisi bersenjata Suriah untuk mempersihkan ISIS dari perbatasan.

Kota Al-Bab berada 30 kilometer selatan perbatasan dengan Turki dan sejauh itu pula jarak dari Aleppo Kota. Sehingga, tidak menutup kemungkinan jatuhnya Al-Bab ke tangan oposisi menjadi jalur logistik baru bagi oposisi di Aleppo yang terkepung.

Reporter: Suhli El-Izzi
Sumber: Reuters Arabic

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

10 November 1945 Mahakarya Ulama dan Santri

Seruannya menggema ke relung hati para pemuda dan pemudi Islam saat itu. Pekikan takbir terlontar dengan gagah menyebar ke seluruh penjuru Surabaya. Melalui Radio Pemberontak Republik Indonesia Soetomo atau lebih akrab dipanggil Bung Tomo memanggil Ulama dan Santri menjawab ultimatum Tentara Sekutu Inggris dan NICA di Surabaya, pada 10 November 1945.

Rabu, 16/11/2016 19:44 0

Indonesia

Habib Muchsin Serahkan Bukti Baru Penistaan Al-Quran Oleh Ahok

Habib Muchsin Alatas menyerahkan bukti tambahan kasus penodaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Rabu, 16/11/2016 19:15 0

Indonesia

Ahok Jadi Tersangka, Ini Pendapat Prof. Yusril Ihza Mahendra

Yusril mengatakan, dengan status tersangka, maka penyelidikan telah diubah menjadi penyidikan. Penyidik polisi harus melanjutkan penyidikan dan menghimpun bukti-bukti untuk nanti dapat memutuskan apakah perkara Ahok dapat dilimpahkan ke pengadilan atau dikeluarkan penghentian (SP3).

Rabu, 16/11/2016 17:56 0

Indonesia

Ini Dalih Kapolri Tak Segera Tahan Ahok

Ahok tak ditahan meskipun terbukti dalam gelar perkara melakukan tindak pidana pensitaan agama dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Menurut Kapolri, penahanan itu bukan keharusan.

Rabu, 16/11/2016 15:42 0

Indonesia

Kritik Tajam Polisi Saat Aksi 411 di Medsos, Aktivis Bekasi Ditangkap

Diduga, Hidayat ditangkap karena postingannya di media social yang mengkritik tajam aparat kepolisian.

Rabu, 16/11/2016 14:00 0

Indonesia

Komisi III: Menurut Hukum, Seharusnya Ahok Ditahan

"Karena tindak pidana yang acamannya lima tahun atau lebih, tersangka itu harus ditahan," tandasnya.

Rabu, 16/11/2016 13:22 0

Indonesia

Ahok Tidak Ditahan karena Terjadi Beda Pendapat di Tim Penyidik

Kabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Ari Dono Sukmanto mengungkapkan adanya perbedaan pandangan di kalangan ahli kasus Ahok. Menurutnya, hal itu kemudian menimbulkan perbedaan pendapat di tim penyelidik kasus penodaan agama itu.

Rabu, 16/11/2016 12:39 1

Indonesia

Ahok Ditetapkan Tersangka, Komisi III Berharap Ini Bukan Siasat

Tapi di balik itu kita berharap ini berdasarkan bukti hukum, bukan sebagai siasat.

Rabu, 16/11/2016 12:14 1

Indonesia

Jadi Tersangka, Ahok Belum Ditahan

Syarat objektif belum terpenuhi karena di kalangan penyidik harus ada kesepakatan yang bulat adanya tindak pidana yang dilakukan Ahok.

Rabu, 16/11/2016 11:15 0

Indonesia

Ahok Ditetapkan sebagai Tersangka

"Ir. Basuki Tjahaja Purnama ditetapkan sebagai tersangka," kata perwakilan Bareskrim Polri dalam konferensi pers, hari ini di Jakarta, Rabu (16/11).

Rabu, 16/11/2016 10:31 0

Close