Pembunuh Mertua Daeng Koro Divonis 15 Tahun

KIBLAT.NET, Poso – Sidang kasus pembunuhan Tante Nafisa, ibu mertua Daeng Koro akhirnya sampai kepada vonis putusan hakim. Pada Kamis (10/11), hakim ketua Muhammad Syafi’i, SH menyampaikan bahwa Fandi (23) warga Malino, Kecamatan Morowali telah terbukti bersalah dan ditetapkan hukuman kurungan selama 15 tahun dengan dikurangi masa tahanan.

“Dengan ini menyatakan bahwa terdakwah Muhammad Fandi alias Fandi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan. Maka dijatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 15 tahun dikurangi lamanya penahanan terdakwa,” kata Syafi’i membacakan putusan.

Setelah itu, hakim menyerahkan beberapa barang terkait kepada ahli waris korban. Diantaranya 1 lembar kain warna hijau, 1 lembar celana panjang warna biru, gelas kaca berwarna bening kecoklatan dengan kondisi pecah di bagian pegangan. Sedangkan alat bukti untuk melakukan pembunuhan berupa 1 parang panjang, 1 buah kayu telah dimusnahkan.

Puluhan orang pengunjung mengikuti persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Poso tersebut. Meski penjagaan dari aparat kepolisian terlihat sangat ketat, namun sidang berlansung dengan aman dan lancar tanpa terjadi rusuh seperti sidang sebelumnya. Yang kadangkala diiringi teriakan pengunjung yang meminta hakim memutuskan perkara ini dengan adil.

 

 

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat