... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Nigeria Bantah Gunakan Tentara Bayaran untuk Melawan Boko Haram

Foto: Boko Haram

KIBLAT.NET, Lagos – Pemerintah Nigeria membantah tudingan menyewa tentara bayaran untuk melawan para pejuang Boko Haram. Tentara bayaran yang dimaksud adalah pimpinan Eeben Barlow, mantan pasukan khusus Afrika Selatan

Juru bicara pertahanan, Rabe Abubakar mengatakan bahwa klaim menyewa tentara untuk melawan Boko Haram “tidak berdasar”.

“Markas pertahanan ingin menyatakan dengan menekankan bahwa tentara Nigeria memiliki kapasitas dan kemampuan untuk membersihkan sisa terorisme yang ada,” katanya pada Kamis (10/11).

“Dengan hal ini, kami tidak perlu untuk menyewa tentara bayaran di wilayah selatan untuk menyerang Boko Haram,” tambahnya.

Dalam hal terkait, dia juga mengklaim bahwa para pejuang Boko Haram telah terisolasi bahkan ada yang melarikan diri.

“Dalam beberapa hari terakhir pasukan Boko Haram telah terisolasi dan ada yang melarikan diri. Tapi kami menyesalkan tidak adanya perhatian serius masyarakat internasional terkait hal ini,” paparnya.

Perlu diketahui, wilayah operasi Boko Haram tersebar di Chad, Niger, Nigeria dan Kamerun. Pasukan Uni Afrika yang didukung oleh Amerika Serikat pun terus melakukan operasi pemberantasan dan menjalin hubungan dengan pemimpin negara di wilayah-wilayah tersebut.

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Anadolu


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tak Datang ke Istana, Persis Berempati pada Umat Islam yang Kecewa dengan Jokowi

Masih kata Zaenuddin, dengan tidak mengirim perwakilan untuk hadir di Istana, Persis ingin menunjukan empati kepada seluruh umat Islam yang kecewa dengan sikap presiden. Keengganan Jokowi menemui delegasi peserta aksi menimbulkan kekecewaan yang sangat dalam. Dia berharap agar sikap tersebut tidak terulang.

Jum'at, 11/11/2016 11:00 0

Indonesia

Ini Keajaiban Al-Maidah 51 Menurut Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta

Saat membuka acara diskusi, Pri menekankan, QS Al-Maidah 51 memiliki keajaiban. Salahsatunya ialah bisa mendatangkan jutaan orang. Kemudian keajaiban lainnya, BMKG telah meramalkan saat aksi 4 Nopember terjadi akan hujan deras, ternyata tidak terbukti.

Jum'at, 11/11/2016 10:47 0

Indonesia

Begini Sejarah Pasal Penistaan Agama dan Bantahan Argumen Tidak Ada Niat Menista Agama

Sementara, pemerintah dan peranggkat hukumnya belum ada. “Istilahnya ada kekosongan hukum. Karena tidak ada pasal penistaan agama. Tapi ada desakan masyarakat yang sangat kuat, tambahnya,” kata dia.

Jum'at, 11/11/2016 10:35 0

Indonesia

Priyanto: Gelar Perkara Hukum Bukanlah Indonesian Idol

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Mayjen TNI (Purn) Priyanto menegaskan gelar perkara hukum kasus penistaan agama secara terbuka jangan disamakan dengan reality show Indonesian Idol.

Jum'at, 11/11/2016 10:05 0

Indonesia

Satgas Tinombala Kembali Lumpuhkan Anggota MIT

“Di Dusun Kuala Air, Desa Salubanga Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong telah terjadi kontak tembak antara beberapa orang DPO dan Satgas Operasi Tinombala,” kata penanggung jawab Operasi Tinombala, Brigjen Rudi Sufahriadi, mengonfirmasi dalam konferensi pers di Mapolres Poso, Kamis malam.

Jum'at, 11/11/2016 08:02 0

Indonesia

Sosiolog UI: Jika Kasus Ahok Tidak Segera Diproses Kemarahan Rakyat Semakin Membesar

Dia juga menjelaskan kalaupun misalnya Ahok tidak jadi tersangka pasti akan timbul kekecewaan, namun semestinya itu bisa disalurkan dengan cara-cara yang baik.

Kamis, 10/11/2016 22:10 0

Indonesia

Wasekjen MUI Pertanyakan Kompetensi Hamka Haq Sebagai Saksi Ahli Kasus Ahok

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan, mempertanyakan kompetensi Anggota DPR RI Fraksi PDIP Prof. Hamka Haq sebagai saksi ahli dalam kasus Ahok. Hal itu karena politikus yang juga mengaku anggota dewan pertimbangan MUI itu bukan ahli tafsir, tapi guru besar Ushuliddin.

Kamis, 10/11/2016 21:07 9

Indonesia

MUI Tantang Polisi Bersikap Independen Tangani Kasus Ahok

Kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah memasuki babak penyelidikan.

Kamis, 10/11/2016 20:00 0

Indonesia

FPI Akan Bawa Kasus Penyerangan Aparat di 411 ke Ranah Hukum

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab, menegaskan akan membawa kasus penyerangan aksi 4 November lalu ke ranah hukum. Menurutnya, penyerangan yang dilakukan oleh aparat itu pembantaian massal.

Kamis, 10/11/2016 17:15 0

Indonesia

MUI Nilai Polisi Bersikap Tak Adil Jika Hanya Jadikan Buni Yani Tersangka

Hal itu diutarakan oleh Wasekjen MUI Amirsyah Tambunan, dalam acara diskusi 'Politik, Pemimpin dan Etika Komunikasi Publik'.

Kamis, 10/11/2016 17:11 0

Close