AS: Koalisi dan Turki Sudah Ada Deal Soal Raqqah

KIBLAT.NET, Washington – Pentagon mengatakan bahwa pihak Amerika Serikat dan Turki telah menyepakati perencanaan untuk merebut wilayah Raqqah dari ISIS.

Walaupun Pentagon belum merilis rinciannya, tapi Jenderal Joseph Dunford menyatakan bahwa sudah ada kesepakatan terkait perebutan Raqqah setelah pertemuan di Ankara dengan Kepala Staf Turki, Jenderal Halusi Akar.

“Koalisi dan Turki akan bekerja sama dalam rencana jangka panjang untuk merebut, memegang dan mengatur Raqqah,” katanya pada Senin (07/11).

“Jelas sebagai sekutu yang dekat, kita hanya ingin memastikan bahwa kita benar-benar serius, karena kami bekerja untuk melalui beberapa masalah yang menantang,” tambahnya.

Selama akhir pekan, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS melancarkan operasi untuk mengisolasi kota, tapi pihak Turki masih tetap keberatan dengan penyertaan kelompok tersebut.

Terkait SDF, pihak kemiliteran Washington mengungkapkan bahwa kelompok tersebut akan berperan dalam mengisolasi kota Raqqah.

“Kami selalu tahu SDF bukanlah solusi untuk memegang dan mengatur Raqqah. Apa yang kita kerjakan sekarang adalah untuk menemukan campuran pasukan operasi yang tepat,” ujarnya.

Pemerintah Turki sebelumnya juga telah mengusulkan untuk melibatkan orang-orang Arab lokal, dan Dunford mengakui bahwa hal itu juga diperlukan dalam operasi.

“Ada kekuatan seperti itu. Ada pasukan oposisi Suriah yang moderat, Pasukan Pembebasan Suriah dan ada penjangkauan awal untuk pasukan yang tepat dalam operasi Raqqah,” paparnya.

Sebelumnya, Unit pasukan khusus Amerika Serikat dan Prancis dilaporkan telah berada di pinggiran Raqqah untuk mendukung operasi militer Pasukan Demokratik Kurdi (SDF).

Reporter: Dio Alifullah
Sumber: Anadolu Agency

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat