... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Uni Emirat Arab Hukum 7 Agen Intelijen Syiah Hizbullah

Foto: Organisasi Syiah Hizbullah Lebanon

KIBLAT.NET, Dubai – Sebuah pengadilan di Uni Emirat Arab (UAE) telah menghukum tujuh mata-mata Hizbullah. Demikian dilaporkan kantor berita resmi negara, WAM, seperti dikutip World Bulletin, Selasa (01/11).

Seorang warga UAE dan dua warga Lebanon dijatuhi hukuman seumur hidup, seorang WN Iraq dan Lebanon dihukum penjara 15 tahun, dan seorang warga UEA dan Mesir dijatuhi hukuman 10 tahun.

Ketujuh orang itu dijatuhi hukuman setelah dinyatakan bersalah karena membeberkan informasi rahasia tentang produksi minyak dan berusaha mendirikan cabang gerakan Syiah Hizbullah di UAE tanpa seizin pemerintah.

Pada bulan Maret, Dewan Kerjasama Teluk (GCC), yang beranggotan Arab Saudi, termasuk Uni Emirat Arab secara resmi memasukkan organisasi Syiah Hizbullah Lebanon sebuah kelompok teroris.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: World Bulletin

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Pak Polisi, Jangan Sakiti Para Pembela Al-Qur’an

Berangkat dari fakta ini, maka seharusnya pak polisi juga menyikapi para demonstran dengan arif dan bijaksana. Jangan ada teror terhadap mereka. Jangan sikapi mereka sebagai penjahat. Mereka hanya ingin membela kehormatan kitab suci mereka.

Rabu, 02/11/2016 20:00 0

Indonesia

Tito Karnavian: Lakukanlah Aksi Damai

Unjukrasa merupakan hal yang diperbolehkan dalam aturan demokrasi. Hal senada diutarakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Apalagi dalam dua hari, komponen umat Islam dari berbagai daerah akan menggelar aksi pada tanggal 4 November 2016.

Rabu, 02/11/2016 19:00 0

Indonesia

Kapolri: Jangan Sampai Terjadi Konflik Besar Seperti di Ambon, Poso dan Peristiwa 1998

“Kita sangat prihatin dengan konflik yang terjadi di dunia Islam yang akhirnya terjadi terorisme. Dulu di Afganistan, sekarang di Iraq dan Syria. Indonesia kan negara yang cukup damai. Untuk itu, di negara kita tidak boleh terjadi konflik-konflik besar. Seperti di Ambon, Poso dan peristiwa 1998,” ujar pria kelahiran Palembang ini.

Rabu, 02/11/2016 17:29 0

Indonesia

Tokoh Betawi: Aksi 4 Nopember Gerakan Akidah

“Menurut saya ini merupakan sebuah gerakan akidah. Yang di manapun, yang sebagai umat muslim sudah waktunya untuk tergerak,” katanya kepada Kiblat.net di Grand Sahid hotel pada Selasa (01/11).

Rabu, 02/11/2016 17:17 0

Indonesia

Dalam Sehari, Tiga Hastag terkait Aksi 4 November Jadi Trending Topic

Tak disangka, menjelang aksi damai 4 November tiga hastag terkait aksi tersebut menjadi trending topic di Twitter. Bahkan, ketiganya muncul bersamaan dalam satu hari.

Rabu, 02/11/2016 16:45 0

Indonesia

Munarman: Kasus Ahok Delik Umum, Bukan Aduan

"Yang dilakukan Ahok tindak pidana delik umum bukan aduan. Delik umum, permintaan maaf tidak menghilangkan pidana," paparnya dalam diskusi 'Membedah Kasus Ahok: Apakah Penistaan Agama?, ' di Hotel Ambhara Jakarta Selatan pada Senin (01/11).

Rabu, 02/11/2016 15:38 0

Indonesia

Sarumpaet: Sidney Jones Provokator

“Sidney Jones memang dibayar untuk bikin isu kan, ia sudah lama, kerjaan dia itu. Di Maluku dia begitu, di mana-mana dia begitu. Seorang peneliti, dasar dia mengatakan kita disusupi orang-orang radikal dari mana?,” katanya kepada Kiblat.net di hotel Sahid Jakarta Pusat pada Selasa (01/11).

Rabu, 02/11/2016 15:12 0

Indonesia

Ketidakadilan Global Jadi Aktor Utama Pendorong Ekstremisme Kekerasan (CVE)

Penggagas dan tuan rumah Forum Damai Sedunia (World Peace Forum) Din Syamsudin menyatakan ekstremisme kekerasan atas nama agama, suku, ras dan kepentingan politik telah menjadi ancaman paling berbahaya bagi peradaban manusia.

Rabu, 02/11/2016 14:55 0

Indonesia

Mending Negara Islam Sekalian Daripada Dipimpin Ahok, Kata Ahmad Dhani

Musisi Ahmad Dhani merasa tersinggung dengan ulah pendukung Gubernur DKI Jakarta dalam kasus penistaan agama di Kepulauan Seribu, Jakarta beberapa waktu lalu. Pasalnya, para pembela Ahok berusaha membenturkan tafsir ulama yang pro Ahok dengan yang kontra. Sehingga terjadi kebingungan di tengah masyarakat.

Rabu, 02/11/2016 14:32 0

Indonesia

Menurut Ketua GBN, Ini Empat Kelompok dalam Aksi 4 November

Ketua Gerakan Bela Negara (GBN), Mayjen (Purn) Budi Sudjana menyatakan, kalau dipetakan ada 4 kelompok yang bergabung dalam aksi 4 November 2016 ini.

Rabu, 02/11/2016 14:04 0

Close