... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jihadis Mali Roket Pangkalan Militer Prancis

Foto: Militer Prancis/ilustrasi

KIBLAT.NET, Kidal – Gerakan Ansharudin Mali mengumumkan bertanggung jawab atas serangan roket ke pangkalan militer Prancis di kota Kidal, pekan lalu.

Dalam pernyataan resmi yang didapat Al-Jazeera, Selasa (01/11), gerakan yang aktif di wilayah Azwad, Mali Utara, ini mengakui meluncurkan sejumlah roket dan mortar ke pangkalan militer Prancis, Kandy.

Pernyataan itu mengatakan, serangan tepat mengenai target dan menimbulkan kerusakan di pangkalan serta dua helikopter.

Melalui pengumuman ini, Ansharudin juga membantah rumor yang ramai menyebar di sosial media bahwa pihaknya sepakat gencatan senjata dengan pasukan Prancis dengan fasilitator Dewan Tinggi Azwad.

Ansharudin berulang kali meluncurkan serangan menargetkan militer Mali dan pasukan Prancis di Azwad. Pasukan internasional yang dikirim ke Mali juga menjadi sasarannya.

Gerakan Ansharudin merupakan gerakan jihadis bertujuan melawan penjajah asing dan pemerintah boneka. Gerakan terbesar di wilayah Azwad ini ingin menerapkan syariat Islam dan mendapat kemerdekaan sendiri.

Dipimpin Iyad Agh Ghali, Ansharudin dideklarasikan pada Desember 2011 di Kidal. Tokoh-tokoh yang bergabung dalam gerakan ini kebanyakan tokoh yang menginginkan penegakkan syariat Islam di Mali.

Reporter: Suhli El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dukung Aksi 4 Nopember, Putri Bung Karno: Kita Dipersatukan Allah SWT, Revolusi Belum Selesai!

Mengenakan pakaian serba hitam dan duduk di atas kursi rodanya, Rahmawati diberi kesempatan oleh Ketua GNPF-MUI Ustadz Bachtiar Nasir untuk berbicara. Ia tak kuasa membendung tangis di depan para tokoh nasional. Berkali-kali ia mengusap air matanya dengan selembar tisu.

Rabu, 02/11/2016 10:45 0

Indonesia

GNPF MUI Sayangkan Kegagalan Jokowi Sikapi Aksi 4 Nopember

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) menegaskan aksi pada 4 Nopember 2016 merupakan dorongan dari arus bawah hingga ke atas. Untuk itu, pihak GNPF MUI mendapat banyak dukungan dari masyarakat.

Rabu, 02/11/2016 10:20 0

Indonesia

Aksi 4 Nopember Tak Ada Kaitannya dengan Politik

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPW MUI) Ustadz Bachtiar Nasir menegaskan bahwa GNPF-MUI bukanlah gerakan politik.

Rabu, 02/11/2016 09:50 0

Indonesia

Tak Ada Panitia 4 Nopember dalam Undangan Istana, Ini Analisanya

Mengapa pagi ini yang tokoh-tokoh agama yang diundang hanya dari Muhammadiyah, MUI dan NU? Karena ada kesan di luar sana, Pak Presiden sedang memecah belah kami umat Islam,” ujar Dahnil.

Rabu, 02/11/2016 09:37 0

Munaqosyah

Demonstrasi dalam Kaidah Fikih

Majelis Ulama Indonesia, ormas-ormas Islam, ulama-ulama Islam, dan tokoh-tokoh Islam menuntut pemerintah untuk menangkap dan mengadili gubernur atas tuduhan menistakan Al-Qur’an. Namun pemerintah terkesan melindungi gubernur non-muslim tersebut. Suara jutaan umat Islam yang merupakan mayoritas penduduk negeri ini tidak digubris pemerintah

Rabu, 02/11/2016 05:30 2

Indonesia

Pria Katolik Robek-robek Al Quran, LUIS Desak Polisi Profesional Lakukan Proses Hukum

"Jika tidak segera diproses hukum, LUIS khawatir akan ada gelombang protes dan unjuk rasa atas kasus perusakan Al Quran di Solo sebagaimana di Jakarta,"

Selasa, 01/11/2016 23:12 0

Indonesia

Muhammadiyah: Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih Terkait Aksi Bela Quran

"Undang undang dasar 1945 itu menjamin kemerdekaan setiap warga negara untuk berpendapat, kemerdekaan berpendapat. Karena itu menurut saya aksi damai, unjuk rasa atau aksi damai itu taat saja dengan peraturan,” kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hajriyanto Y. Thohari

Selasa, 01/11/2016 22:06 0

Indonesia

Soal Kasus Ahok, Pakar Hukum: Cegah Manipulasi Fakta, Polri Harus Transparan

Pakar Hukum Indonesia, Dr. Suparman Marzuki, SH, MH. mengatakan bahwa kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah kasus hukum yang sederhana.

Selasa, 01/11/2016 20:15 0

Indonesia

Soal Penyelesaian Kasus Ahok, Polri Ingin Publik Bersabar

Menurutnya, dalam menyelesaikan kasus ini, perlu ada kesabaran publik. Sebab, perlu kehati-hatian untuk mengungkap fakta.

Selasa, 01/11/2016 19:30 1

Indonesia

Forum Umat Islam Indonesia di Malaysia (FUIIM) Desak Ahok Ditangkap

Forum Umat Islam Indonesia di Malaysia (FUIIM) menegaskan bahwa implikasi dari pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah memicu gelombang keresahan masyarakat.

Selasa, 01/11/2016 17:58 0

Close