... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kapolri: Jangan Sampai Terjadi Konflik Besar Seperti di Ambon, Poso dan Peristiwa 1998

Foto: Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: Imam S.)

KIBLAT.NET, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan kondisi Indonesia saat ini sudah cukup damai. Hal ini membuat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi berjalan baik.

“Kita saat ini sudah sangat bagus sekali tidak ada konflik-konflik yang signifikan. Ini membuat pembangunan berjalan. Kita lihat bagaimana Indonesia pertumbuhan ekonominya meski terjadi pelemahan di tingkat global, tapi masih di atas 5 persen,” kata Tito kepada wartawan di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa siang (02/11) ini.

Tito Karnavian menegaskan hal itu seusai memberikan keynote speech bertajuk ‘Ketidakadilan Global sebagai Pendorong Utama Ekstremisme Kekerasan’ dalam acara World Peace Forum di Jakarta.

Ia menjelaskan pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia masih cukup baik. Masyarakatnya secara bertahap lebih sejahtera, tingkat pengangguran pun sudah berkurang. Indonesia merupakan negara besar sehingga memerlukan waktu untuk membangun negara ini lebih baik. Kendati begitu, trennya sudah menunjuk ke arah yang lebih baik.

Sebaliknya, Tito menunjukkan keprihatinan yang mendalam atas konflik-konflik besar di dunia Islam yang mendorong ke arah terorisme. Seperti halnya terjadi pada waktu lalu di Afghanistan atau di Iraq dan Syria saat ini.

“Kita sangat prihatin dengan konflik yang terjadi di dunia Islam yang akhirnya terjadi terorisme. Dulu di Afganistan, sekarang di Iraq dan Syria. Indonesia kan negara yang cukup damai. Untuk itu, di negara kita tidak boleh terjadi konflik-konflik besar. Seperti di Ambon, Poso dan peristiwa 1998,” ujar pria kelahiran Palembang ini.

BACA JUGA  Peserta Reuni 212 Ini Keluhkan Ghirah Persatuan Menurun

Konflik semacam itu, menurut dia, akan membuat negara kita mundur ke belakang. Sebab, jika keamanan terganggu maka pasti roda ekonomi dan pembangunan juga terganggu.

“Nah, kalau begini yang diuntungkan siapa? Yang diuntungkan adalah negara-negara lain. Karena terjadi kompetisi ekonomi antarnegara. Kita tidak mampu berkembang karena kita ribut di negeri sendiri,” tukas dia.

 

Reporter: Bunyanun Marsus
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Militer Irak Raih Kemajuan di Mosul, PBB Khawatirkan Sipil Sunni

Deng mengingatkan Pemerintah Irak bahwa operasi militer harus dilakukan dengan menghormati hukum internasional. Pasukan keamanan dan milisi sekutu harus menjauhi aksi balas dendam atas dasar sektarian

Rabu, 02/11/2016 16:20 0

Afrika

Masih Dianggap Ancaman, Obama Perpanjang Sanksi terhadap Sudan

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama memperpanjang sanksi terhadap Sudan selama satu tahun lagi. Menurutnya, kebijakan pemerintah Khartoum tetap merupakan "ancaman luar biasa" terhadap keamanan nasional Amerika Serikat.

Rabu, 02/11/2016 16:03 0

Turki

Turki Mulai Kirim Tank ke Perbatasan Iraq

Pemerintah Turki disebut telah mengirimkan beberapa tank ke wilayah perbatasan Iraq.

Rabu, 02/11/2016 14:30 0

Rusia

Rusia Anggap Wajar Kejahatan Perang di Suriah

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan bahwa kasus kejahatan perang yang telah dilakukan Moskow di Suriah merupakan hal yang wajar.

Rabu, 02/11/2016 13:40 0

News

Gema Protes Maroko Berlanjut Dikhawatirkan Memicu Arab Spring

KIBLAT.NET – Pemerintah Maroko telah menangkap 11 orang atas kematian mengerikan seorang penjual ikan pekan...

Rabu, 02/11/2016 12:25 0

Afrika

Jihadis Mali Roket Pangkalan Militer Prancis

Dalam pernyataan resmi yang didapat Al-Jazeera, Selasa (01/11), gerakan yang aktif di wilayah Azwad, Mali Utara, ini mengakui meluncurkan sejumlah roket dan mortar ke pangkalan militer Prancis, Kandy.

Rabu, 02/11/2016 11:10 0

Irak

Pertempuran Sengit Meletus di Ujung Pusat Kota Mosul

sumber militer Irak mengatakan bahwa pihaknya sempat mencapai kompleks Qazah di pinggiran timur Mosul Kota dan sempat menyisir daerah tersebut. Akan tetapi, pasukan ISIS meluncurkan serangan balik sehingga memaksa kami mundur.

Rabu, 02/11/2016 09:15 1

Suriah

Rusia: Seluruh Oposisi Bersenjata di Aleppo Target Sah

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menyatakan bahwa para pejuang yang berada di Aleppo adalah target yang sah, karena bekerja sama dengan Jabhah Fateh al-Syam.

Rabu, 02/11/2016 08:30 0

Turki

Turki Sarankan Operasi Raqqah Menunggu Operasi Mosul Selesai

Pemerintah Turki menyarankan untuk memulai operasi Raqqah setelah berakhirnya kampanye perang di Mosul.

Rabu, 02/11/2016 07:56 0

Munaqosyah

Demonstrasi dalam Kaidah Fikih

Majelis Ulama Indonesia, ormas-ormas Islam, ulama-ulama Islam, dan tokoh-tokoh Islam menuntut pemerintah untuk menangkap dan mengadili gubernur atas tuduhan menistakan Al-Qur’an. Namun pemerintah terkesan melindungi gubernur non-muslim tersebut. Suara jutaan umat Islam yang merupakan mayoritas penduduk negeri ini tidak digubris pemerintah

Rabu, 02/11/2016 05:30 2

Close