... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Setelah Seorang Mahasiswa Diculik, Ketegangan di Mesir Meningkat

Foto: Umar Khalid, 22, mahasiswa teknik di Universitas Ain Shams Kairo diculik oleh orang tak dikenal [Foto: Al Jazeera]

KIBLAT.NET – Kekhawatiran di Mesir berkembang  setelah seorang mahasiswa Mesir berusia 22 Tahun diseret dari Stasiun Metro Kairo oleh sekelompok orang, tak lama sebelum pasukan keamanan menggerebek rumah keluarganya.

Mahasiswa itu bernama Umar Khalid. Menurut Saksi, pria tak dikenal telah menangkap Khalid di Stasiun Metro di Ibukota Mesir, Kairo, pada hari Kamis pekan lalu, saat ia sedang dalam perjalanan untuk menemui teman-temannya di kampus.

Para pejabat mengatakan kepada ibu Khalid, Ghada Rifaat, bahwa mereka tidak mengetahui di mana anaknya. Pasukan keamanan, katanya, menggerebek rumah keluarga Khalid tak lama setelah ia menghilang.

“Sama sekali tidak ada informasi atau indikasi … dia keluar (dari rumah) seperti biasa untuk bertemu dengan teman-temannya (di kampus) dan diculik di jalan,” kata Rifaat kepada Al Jazeera, Senin (31/10).

“Kalau tidak ada mahasiswa lain yang mentweet bahwa dia telah melihatnya diseret dari stasiun oleh laki-laki berpakaian preman, kami tidak akan tahu tentang apa yang terjadi padanya,” tambahnya.

Ayah Khalid, Khalid Abdurrahman adalah anggota Ikhwanul Muslimin dan dipenjarakan pada tahun 2013. Meskipun ayahnya berafiliasi politik ke Ikhwan, Rifaat mengatakan bahwa anaknya adalah seorang mahasiswa teknik yang apolitis.

“Omar tidak aktif berpolitik,” katanya. “Dia hanya seorang mahasiswa Mesir yang mencintai negaranya dan ingin yang terbaik untuk itu.”

Dia menambahkan bahwa permintaan dia untuk informasi lebih lanjut dari polisi sejauh ini tidak mendapatkan jawaban apa-apa.

BACA JUGA  Dakwah, Iqamatul Hujjah dan Jihad, Tiga Tahapan Penegakan Islam

Sementara itu, teman-teman Khalid di Universitas Ain Shams Kairo telah merespons penangkapan itu sebagai tantangan terbuka.

Beberapa dari teman-teman sekelasnya merencanakan untuk memakai t-shirt menuntut pembebasannya. Aktivis Mesir di media sosial menggunakan hashtag “Di mana Omar Khalid?” untuk meningkatkan kesadaran tentang kepergiannya. Sebuah halaman Facebook menuntut pembebasannya juga didirikan.

‘Ratusan menghilang’

Mesir dituduh menculik dan menyiksa ratusan aktivis, menurut Amnesty International.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada bulan Juli 2016, kelompok hak asasi mengatakan anak-anak berusia 14 tahun telah ditangkap secara paksa oleh aparat keamanan negara.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan bersama laporan, Amnesty Philip Luther menggambarkan taktik itu telah menjadi instrumen kunci dari kebijakan negara.

“Pemerintah Mesir telah berulang kali membantah bahwa penghilangan paksa ada di negeri ini, tetapi kasus ditampilkan dalam laporan ini memberikan bukti kuat untuk sebaliknya,” kata Luther dalam pernyataannya.

“Laporan itu memperlihatkan tidak hanya kebrutalan yang dihadapi oleh mereka yang hilang tetapi juga kolusi antara pasukan keamanan nasional dan kekuasaan kehakiman, yang telah siap untuk berbohong untuk menutupi jejak mereka atau gagal untuk menyelidiki tuduhan penyiksaan, membuat mereka terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia yang serius.”

Menurut Human Rights Watch, Mesir telah menyiksa dan memenjarakan puluhan ribu pembangkang politik, terutama yang terkait dengan Ikhwanul Muslimin.

BACA JUGA  Musibah Datang, Ketika Hukum Allah Tak Ditegakkan

Presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi menggulingkan mantan Presiden Muhammad Mursi pada bulan Juli tahun 2013, kemudian memimpin penumpasan berdarah terhadap kelompok.

Reporter: Salem

Sumber: Al-Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Mengapa Kita Ikuti Orang Kafir!? [Ust. Farid Okbah]

Baru-baru ini kita dihebohkan dengan berita pelecehan salah satu surat dari Al Qur’an dari salah satu calon gubernur ibu kota. Banyak pro dan kontra tentunya, namun yang mencengangkan banyak kali kalangan umat Muslim yang membela calon gubernur tersebut

Senin, 31/10/2016 20:00 0

Indonesia

Ratusan Tokoh Dunia Bahas Ekstremisme Kekerasan (CVE) di World Peace Forum 6

Ketua Steering Committee The 6th World Peace Forum (WPF), Dr Chusnul Mariah berharap acara WPF bisa berjalan dengan baik. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, World Peace Forum tahun ini digelar di Indonesia sejak 1-3 November 2016. Tema yang diangkat adalah Countering Violent Extremism: Human Dignity, Global Injustice and Collective Responsibility. (Baca juga: Ekstremisme Kekerasan (CVE) Jadi Tema World Peace Forum ke-6, Awal November Ini)

Senin, 31/10/2016 19:21 0

Indonesia

Aliansi Gempita Gelar Diskusi Publik 12 Tahun Tragedi Takbai

Mengangkat tema "Peringatan 12 Tahun Peristiwa Takbai, Penantian Panjang Untuk Keadilan Dan Perdamaian Di Patani". GEMPITA sebagai organisasi gabungan mahasiswa Indonesia peduli terhadap masyarakat di Patani (Thailand Selatan) ingin menyampaikan rasa solidaritasnya kepada keluarga korban peristiwa Takbai serta masyarakat Patani (Thailand Selatan).

Senin, 31/10/2016 18:41 0

Indonesia

Soal Kasus Ahok, Tokoh Muslim Poso: Jika Pemerintah Tak Peduli, Akan Berhadapan dengan Umat Islam

Haji Adnan juga menegaskan jika pemerintah tidak serius menangani kasus ini, maka pemerintah Indonesia bisa saja dikudeta oleh rakyatnya, yaitu umat Islam yang sudah terlanjur sakit hati.

Senin, 31/10/2016 17:47 0

Indonesia

Umat Islam Poso: Allahu Akbar, Kami Masih Konsisten Tuntut Ahok Ditangkap

Ribuan umat Islam Poso kembali turun ke jalan pada Jum'at (28/10), menuntut supaya Ahok segera ditangkap atas kasus penistaan agama. Aksi yang digagas oleh DPW FPI (Front Pembela Islam) Poso dan MUI Poso ini diikuti oleh berbagai elemen umat Islam se-Kabupaten Poso.

Senin, 31/10/2016 15:05 0

Indonesia

Persatuan Mahasiswa Patani di Indonesia (PIMPTI) Gelar Diskusi Kemanusiaan

Persatuan Mahasiswa Islam Patani di Indonesia (PIMPTI) pada Jum’at, 28 Oktober 2016 menggelar Forum Dialog bertema “Krisis Kemanusiaan Pelanggaran HAM yang Dialami Warga Muslim Patani Thailand Selatan”.

Senin, 31/10/2016 14:29 0

Investigasi

[Wawancara] Lurah Selosari: Gatot Witono Bukan Orang Tertutup, Dia Teman Main Badminton Saya

Detasemen Khusus Anti Teror/Densus 88 pada Selasa, (25/10) menangkap seorang bernama Gatot Witono (48 tahun) di Magetan. Pria yang tinggal di Jalan Hasanudin, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan ini ditangkap di Jalan Mayjen Sutoyo, Kecmatan Magetan seusai mengantar anaknya bersekolah.

Senin, 31/10/2016 14:21 0

Opini

Wahai Bapak BNPT, Dengarkan Suara Curahan Hatiku

Kembali ke persidangan, bapak saya ternyata dituduh menyembunyikan salah satu tersangka pelaku Bom Bali I. Dan pada prosesnya, banyak kejanggalan dalam persidangan termasuk Mukhlas yang di-setting gagal untuk hadir memberi kesaksian.

Senin, 31/10/2016 14:00 0

Indonesia

Soal Penyelesaian Kasus Ahok, Habib Rizieq: Mana Suara Jokowi?

Kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok belum juga selesai. Dalam hal ini, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab mempertanyakan diamnya presiden atas hal itu

Senin, 31/10/2016 13:05 2

Indonesia

Aksi ‘Damai Patani’, Mahasiswa Patani di Yogyakarta Gelar Shalat Hajat

Persatuan Mahasiswa Islam Patani di Indonesia (PIMPTI) pada Jum’at, 28 Oktober 2016 menggelar acara diskusi sekaligus Shalat Hajat dalam rangka "Damai Patani" di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Senin, 31/10/2016 12:40 0

Close