... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menlu UAE: Iran Mendukung Syiah Hutsi Tembakkan Rudal ke Mekkah

Foto: Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Sheikh Abdullah bin Zayed

KIBLAT.NET, Dubai – Menanggapi serangan rudal yang menargetkan Mekkah, Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Sheikh Abdullah bin Zayed, langsung mengeluarkan pernyataan pedas kepada Iran yang telah mendukung pemberontak Syiah Hutsi.

“Rezim Iran mendukung kelompok teroris yang menembakkan rudal ke Mekkah, apakah ini yang dinamakan sebuah pemerintah Islam seperti klaim mereka?” katanya melalui Twitter seperti dikutip Breitbart, Jum’at (28/10).

Selain itu, Bin Zayed juga menampik pernyataan Hutsi yang mengklaim bahwa target mereka sebenarnya bukan Mekkah, tetapi Bandara King Abdul Aziz di Jeddah. Yang menjadi bandara terbesar dan tersibuk di Arab Saudi, dimana setiap tahunnya melayani sekitar 30 juta penumpang. Terkait hal ini diketahui bahwa tujuan Hutsi bukan sebatas menghancurkan Mekkah, namun untuk membunuh ribuan warga sipil di Arab Saudi.

Merujuk situs Deutsche Welle, Hutsi mengklaim bahwa serangan rudal balistik Burkan-1 pada Kamis malam itu tidak dihalau, melainkan mengenai target sasaran dan menimbulkan kerusakan signifikan. Namun, pihak bandara melaporkan tidak adanya penundaan, pengalihan atau kerusakan pada Jum’at pagi.

Ini bukan pertama kalinya pemberontak Hutsi menembakkan rudal Burkan-1 dari Yaman ke wilayah Saudi. Pada 11 Oktober, Hutsi juga menargetkan pangkalan udara Raja Fahd di dekat Taif. Menurut Saudi Press Agency, serangan rudal ke Mekkah ini adalah yang kedelapanbelas kalinya sejak tahun 2015. Semua serangan dapat ditangkal. Jarak serangan terpanjang yang dilakukan oleh pemberontak Hutsi di Yaman mencapai sekitar 350 kilometer dari perbatasan Yaman.

BACA JUGA  UAE Segera Operasikan PLTN Pertama di Jazirah Arab

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber Breitbart


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rohah

Mujahid Cilik Pembakar Tank Rusia

Salah satu komandan tentara komunis bertanya kepada anak buahnya, "Mau apa anak kecil itu?" Dia menjawab,"Dia mau membakar tank."

Sabtu, 29/10/2016 15:00 0

Manhaj

Demonstrasi itu Nyunnah atau Bid’ah?

Menyikapi maraknya aksi demonstrasi umat Islam terhadap orang kafir penista Al-Qur’an, sebagian juru dakwah justru getol menyatakan bahwa demonstrasi adalah bid’ah. Sebab menurut mereka, demonstrasi tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat. Sehingga aksi demonstrasi menyelisihi manhaj salafush shalih.

Sabtu, 29/10/2016 12:40 4

Rohah

Doa Sang Mujahidah

Salah seorang mujahid yang bernama Muhammad Yasir bercerita pada syaikh Abdullah Azzam, "Tatkala beberapa tank musuh mengepung mujahidin di sebuah masjid, keluarlah seorang gadis yang dua hari lagi akan menjadi pengantin.Gadis itu bernama Injir Jul. Dia berdoa,'Duhai Rabbi, apabila Engkau menghendaki kecelakaan bagi mujahidin,maka jadikanlah aku sebagai penggantinya.' Benar, setelah itu dia mati syahid, sedangkan para mujahidin selamat dari serangan musuh.

Sabtu, 29/10/2016 11:00 1

Indonesia

Umat Islam Tasikmalaya: Kalau Ahok Tidak Ditangkap Rakyat Tidak Percaya Hukum!

“Kalau si Ahok tidak segera ditangkap, rakyat tidak akan percaya pada hukum. Jangan salahkan jika rakyat bergerak dengan caranya sendiri. Itu karena pemerintah pilih kasih dalam menegakkan hukum,” kata pimpinan Ponpes Miftahul Huda Jarnauziyah, Ustadz Muhammad A. Yan-yan.

Sabtu, 29/10/2016 10:57 0

Indonesia

Aksi Bela Islam di NTB Dihadiri 12 Ribu Umat Islam

Sekitar 12.000 massa umat islam, yang terdiri dari, tokoh, alim ulama, elemen masyarakat, ormas Islam daerah, tuan guru beserta santri dari berbagai pondok pesantren di beberapa kota di Pulau Lombok dan Sumbawa, mengikuti aksi tersebut. Massa berkumpul seusai Shalat Jum`at di Masjid Raya At-Taqwa Mataram. Muhammad Amin selaku Wagub Nusa Tenggara Barat bekenan melepas acara aksi damai ini. Massa kemudian longmarch menuju Polda Nusa Tenggara Barat.

Sabtu, 29/10/2016 10:15 0

Indonesia

Umat Islam Lampung Desak Pemerintah Adili Ahok

Ratusan umat Islam dari berbagai ormas dan pesantren di Lampung pada Jum'at (28/10), berkumpul di Tugu Adipura menuntut aparat kepolisian untuk menahan Ahok karena dinilai telah melecehkan Islam.

Jum'at, 28/10/2016 15:57 0

Indonesia

Hujan Deras Tak Halangi Ribuan Umat Islam Bekasi Tuntut Ahok Diadili

Meski di bawah guyuran hujan yang deras, ribuan umat Islam Bekasi tetap bersemangat melakukan aksi damai menuntut agar Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diberikan sanksi hukum karena telah melecehkan Al-Qur'an.

Jum'at, 28/10/2016 15:05 0

Profil

Jaringan Haqqani, Sel Taliban di Afghanistan

Jika kita mendengar kata Afghanistan, maka secara otomatis akan terbayang perhelatan besar yang terjadi di sana dari masa ke masa. Sejarah telah membuktikan bahwa gerakan jihad global mulai bangkit dan bergerak sejak kemenangan mujahidin afghanistan atas pasukan beruang merah. Bahkan mujahidin berhasil membuat Uni Soviet tertunduk malu terusir dari bumi jihad Afghan.

Jum'at, 28/10/2016 11:30 0

Indonesia

Sikap Ahok Lecehkan Al Quran Merusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Ketua MUI Kota Bogor menilai bahwa dampak buruk tersebut bisa terjadi, jika aparat kepolisian dan penegak hukum tidak melakukan penangkapan dan mengadili Basuki Tjahaya Purnama secara transparan

Kamis, 27/10/2016 21:59 0

Indonesia

MUI Bogor Minta Aparat Adili Ahok Agar Kemarahan Rakyat Tak Makin Besar

"Kami menuntut kepada Kapolri dan Institusi penegak hukum lainnya untuk berani segera menangkap dan mengadili Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas tindakan pidana penistaan agama dan penghinaannya kepada ulama, sesuai dengan undang-undang yang berlaku," kata ketua MUI Kota Bogor

Kamis, 27/10/2016 21:15 0

Close