... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Demonstrasi itu Nyunnah atau Bid’ah?

Kebolehan “Bid’ah” dalam Urusan Dunia

Perlu dibedakan antara hal-hal baru dalam perkara ibadah dan hal-hal baru dalam perkara kebiasaan (adat) dan keduniawian. Sebab, hukum asal perkara ibadah adalah dilarang sampai ada dalil syar’i yang memerintahkannya. Sebaliknya, hukum asal perkara kebiasaan dan keduniawian adalah boleh sampai ada dalil syar’i yang melarangnya.

Oleh karena itu, imam Asy-Syathibi mendefiniskan bid’ah adalah, “Tata cara (perkara) yang diada-adakan dalam agama, yang menyaingi tatacara syariat, yang tata cara tersebut ditempuh dengan maksud seperti ditempuhnya tatacara syariat.” (Asy-Syathibi, Al-I’tisham, juz I hlm. 47)

Hal-hal baru dalam urusan duniawi adalah boleh, sampai ada dalil syar’i yang melarangnya. Seperti penemuan baru di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri. Demonstrasi adalah perkara duniawi, bukan ibadah mahdhah, sehingga ia bukan bid’ah dalam perkara agama. Lagipula di zaman Nabi SAW, kaum wanita juga pernah melakukan demonstrasi menggugat kekejaman suami-suami mereka yang ringan tangan, maka Nabi SAW mendukung tuntutan mereka.

Kedudukan Pendapat dan Perbuatan Salaf

Para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah menyebutkan empat macam dalil syar’i yaitu Al-Qur’an, as-sunnah, ijma’, dan qiyas.

Mereka tidak menyebutkan perbuatan atau ucapan generasi salaf sebagai dalil tersediri. Mereka ‘hanya’ menjadikan perbuatan atau ucapan generasi salaf sebagai penjelasan atas makna dalil-dalil syar’i.

Hal itu mengandung dua pengertian. Pertama, Kita wajib memahami dalil-dalil syar’i sesuai cara generasi salaf memahaminya dan kita tidak boleh menyelisihi pemahaman mereka.

BACA JUGA  Draf Omnibus Law: Impor Jadi Sumber Peyediaan Pangan Dalam Negeri

Kedua, Kita tidak boleh meninggalkan hal yang telah mereka sepakati kewajibannya dan kita tidak boleh melakukan hal yang telah mereka sepakati keharamannya. Adapun jika mereka berselisih pendapat dalam sebuah perkara, maka kita boleh memilih salah satu pendapat mereka yang kita yakini paling kuat dalilnya.

Sikap generasi salaf yang meninggalkan suatu perkara bukanlah dalil bahwa perkara tersebut dilarang. Kecuali dalam perkara ibadah, karena hukum asal ibadah adalah haram sampai ada dalil syar’i yang memerintahkannya, sehingga tidak boleh membuat-buat cara ibadah tersendiri tanpa ada dalilnya dari syariat.

Wallahu a’lam bish-Shawab.

Penulis: Fauzan

Referensi:

Shalih Ahmad Asy-Syami, Tahdzib Hilyatil Auliya’ wa Thabaqatil Ashfiya’, Beirut: Al-Maktab Al-Islami, cet. 1, 1419 H.

Ibnu Hajar Al-Asqalani, Fathul Bari bi-Syarh Shahih Al-Bukhari, tahqiq: Nazhr bin Muhammad Al-Fariyabi, Riyadh: Dar Thaibah, cet. 1, 1426 H.

Ibnu Rajab Al-Hambali, Fathul Bari bi-Syarh Shahih Al-Bukhari, tahqiq: Mahmud bin Sya’ban et. all, Riyadh: Dar Thaibah, cet. 1, 1426 H.

Ibrahim bin Musa Asy-Syathibi, Al-I’tisham, tahqiq: Muhammad bin Abdurrahman Asy-Syuqair, Damam: Dar Ibnil Jauzi, cet. 1, 1421 H.

1 2 3 4
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

4 comments on “Demonstrasi itu Nyunnah atau Bid’ah?”

  1. Alangkah baiknya kalau dicantumkan nama ustadz yang menuliskan artikel ini sebagai kemudahan bagi kami mencantumkannya dalam referensi ilmiah.

  2. Sikap Seorang Muslim Menghadapi Kasus Penghinaan Ayat-ayat Allah oleh Kafir Ahok

    1. Bahwasanya setiap muslim yg beriman kepada Allah dan RosulNya, serta berhukum dengan apa yg telah Allah turunkan, HARAM menjadikan orang yg memperolok-olok dien Allah sebagai Wali-Wali mereka, apalagi orang kafir yg sudah pasti tidak akan pernah ridho dengan dien ini.

    ✨ Allah Ta’ala berfirman:
    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

    “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan sebagai wali-walimu, (yaitu) diantara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir. Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Maaidah [5]: 57)

    2. Barangsiapa yg menghina Allah dan RosulNya, maupun menghina Ayat-ayatNya, maka hukuman yg berhak ia terima adalah dengan hukum Allah yakni dibunuh, bukan dipenjara maupun dihukum dengan selain hukum-hukum Allah (hukum buatan manusia).

    ✨ Allah Ta’ala berfirman:
    إِنِ الْحُكْمُ إِلاَّ لِلّهِ أَمَرَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

    “Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia memerintahkan agar kalian tidak beribadah kecuali kepada-Nya. Itulah dien yang lurus akan tetapi kebanyakan manusia itu tidak mengetahuinya”. (QS. Yusuf [12]: 40)

    ✨ Allah Ta’ala berfirman:
    إِنِ الْحُكْمُ إِلاَّ لِلّهِ يَقُصُّ الْحَقَّ وَهُوَ خَيْرُالْفَاصِلِينَ

    ”Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia pemberi keputusan yang paling baik”. (QS. Al-An’am: 57)

    ✨ Dari Jabir ibn Abdillah Radhiyallohu’anhu, dari Rosulullah bersabda: “Siapakah yang bersedia untuk membunuh Ka’ab ibnu Asyraf (seorang yahudi yg gemar menghina Rosul)? Sesungguhnya dia telah menyakiti Allah dan Rasul-Nya!”, maka bangunlah Muhammad bin Maslamah dan bertanya: “Apakah anda mau saya yang membunuhnya wahai Rasululloh?” Nabi menjawab: “Ya.” [HR. Bukhori 3031; Muslim 1801]

    3. Haramnya meminta putusan hukum kepada thoghut tentang Penistaan Ayat-ayat Allah oleh Kafir Ahok, karena thoghut memutuskan hukum bukan dengan hukum-hukum Allah, dan wajibnya bagi setiap muslim untuk mengingkarinya karena Allah telah memerintahkannya.

    ✨ Allah Ta’ala berfirman:
    أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آمَنُوا بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا أَنْ يَكْفُرُوا بِهِ وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُضِلَّهُمْ ضَلالا بَعِيدًا
    “Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? mereka hendak berhukum kepada thoghut, Padahal mereka telah diperintah mengingkari Thaghut itu. dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka dengan penyesatan yang sejauh-jauhnya.” (QS. An-Nisa’ [4]: 60)

    4. Wajibnya berjihad untuk menegakkan Syari’at-syari’at Allah yg Agung ini, karena hanya dengan Jihad lah Islam menjadi Mulia serta tidak ada lagi yg berani menginjak-injak kemuliaan Islam; jika tidak mampu, maka beruzlah menjaga diri dan keluarganya dari fitnah yg ditimbulkan karena meninggalkan Jihad dalam membela dien ini.

    ✨ Allah Ta’ala berfirman:
    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَا لَكُمْ إِذَا قِيلَ لَكُمُ انْفِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ اثَّاقَلْتُمْ إِلَى الأرْضِ أَرَضِيتُمْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا مِنَ الآخِرَةِ فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلا قَلِيلٌ

    “Hai orang-orang yang beriman, Apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: “Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah!”, kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit.” (QS. At-Taubah: 38)

    ✨ Allah Ta’ala berfirman:
    إِلا تَنْفِرُوا يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَيَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ وَلا تَضُرُّوهُ شَيْئًا وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

    “Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. At-Taubah: 39)

    ✨ Rosulullah SAW bersabda: “Apabila kalian melakukan jual beli dengan cara ‘inah, dan berpegang pada ekor sapi, dan kalian ridho dengan hasil perkebunan serta kalian meninggalkan jihad, maka Allah akan membuat kalian dikuasai oleh kehinaan! dan Allah tidak akan mencabut kehinaan tersebut (dari kalian) sampai kalian kembali kepada dien kalian (berjihad dijalanNya).” [HR. Abu Dawud]

    ✨ Dari Abu Sa’id ia mengatakan: Telah berkata seorang laki-laki kepada Nabi: “Siapakah manusia yang paling utama wahai Rasulullah?”, Beliau menjawab: “Seorang Mukmin yang berjihad dengan jiwa dan hartanya pada jalan Allah”, Laki-laki itu menambahkan: “Kemudian siapa?”, Nabi menjawab: “Kemudian seorang laki-laki yang menyendiri (memisahkan diri dari manusia lain) di suatu bukit, beribadah kepada Rabb-nya dan meninggalkan manusia karena keburukanya.” [Hr Abu Dawud dan Ibnu Hibban]

    Wallahua’lam…

    ✍ Abu Muhammad Al-Masyriqi

    http://www.banadiq.com/2016/10/27/sikap-seorang-muslim-menghadapi-kasus-penghinaan-ayat-ayat-allah-oleh-kafir-ahok/

  3. fitri

    saya kecewa maulid nabi tidak dimasukan pada mashlahah mursalah,? coba tanya anak-anak kecil jaman sekarang, siapa nabi Muhammad saw,,? hampir semuanya mengatakan tidak tau… tapi kalau di tanya tokoh kartun,,, hampir semuanya tahu… dunia anak adalah dunia cerita, cerita yang paling baik adalah cerita nabi Muhammad saw,, peringatan maulid nabi Muhammad saw adalah cerita yang paling baik yang pernah aku dengar dibanding cerita di media manapun,, semoga solawat dan salam tercurah selalu pada jungjungan kami nabi Muhammad saw beserta keluarganya dan sahabatnya tabiinya serta umat islam seluruhnya yang masih hidup dan yang sudah meninggal,,, kami sangat merindukannya kumpul bersamanya,, seolah dekat, sampai air mata ini tak terbendung, ketika kami semua bersolawat bersama. “jangan hilangkan maulid nabi Muhammad saw,, kami mohon”

  4. tabayyun

    saya tidak habis pikir… apakah hanya saya saja yang mengetahui bahwa Demonstrasi yang dilakukan di Indonesia masih menuntut/ber-tahakum kepada thogut: undang-undang buatan… sedangkan konsekuensi ucapan laa ilaaha illallah mewajibkan kita loyal (walaa) terhadap quran, hadist, dan ijma ulama terdahulu serta membenci (baro) thogut. bahkan allah sendiri yang memberikan cap/stempel kufr kepada orang yang masih merujuk ke thogut (an nissa:60)

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yordania

Innalillah, Ulama Ahli Hadits Syaikh Syu’aib Al-Arnout Meninggal

Beliau meninggal karena sejumlah penyakit yang ditimbulkan oleh usia senja. Jenazah baru dimakamkan pada Jumat siang.

Sabtu, 29/10/2016 12:00 0

Mesir

Kejaksaan Mesir Perintahkan Tangkap 63 Wartawan

Sebanyak 63 wartawan di sejumlah media cetak dan elektronik masuk dalam daftar. Mereka dituduh merusak sistem negara dan menghasut menggulingkan rezim.

Sabtu, 29/10/2016 11:30 0

Rohah

Doa Sang Mujahidah

Salah seorang mujahid yang bernama Muhammad Yasir bercerita pada syaikh Abdullah Azzam, "Tatkala beberapa tank musuh mengepung mujahidin di sebuah masjid, keluarlah seorang gadis yang dua hari lagi akan menjadi pengantin.Gadis itu bernama Injir Jul. Dia berdoa,'Duhai Rabbi, apabila Engkau menghendaki kecelakaan bagi mujahidin,maka jadikanlah aku sebagai penggantinya.' Benar, setelah itu dia mati syahid, sedangkan para mujahidin selamat dari serangan musuh.

Sabtu, 29/10/2016 11:00 1

Indonesia

Umat Islam Tasikmalaya: Kalau Ahok Tidak Ditangkap Rakyat Tidak Percaya Hukum!

“Kalau si Ahok tidak segera ditangkap, rakyat tidak akan percaya pada hukum. Jangan salahkan jika rakyat bergerak dengan caranya sendiri. Itu karena pemerintah pilih kasih dalam menegakkan hukum,” kata pimpinan Ponpes Miftahul Huda Jarnauziyah, Ustadz Muhammad A. Yan-yan.

Sabtu, 29/10/2016 10:57 0

Indonesia

Aksi Bela Islam di NTB Dihadiri 12 Ribu Umat Islam

Sekitar 12.000 massa umat islam, yang terdiri dari, tokoh, alim ulama, elemen masyarakat, ormas Islam daerah, tuan guru beserta santri dari berbagai pondok pesantren di beberapa kota di Pulau Lombok dan Sumbawa, mengikuti aksi tersebut. Massa berkumpul seusai Shalat Jum`at di Masjid Raya At-Taqwa Mataram. Muhammad Amin selaku Wagub Nusa Tenggara Barat bekenan melepas acara aksi damai ini. Massa kemudian longmarch menuju Polda Nusa Tenggara Barat.

Sabtu, 29/10/2016 10:15 0

Suriah

Kesiapan Operasi Pembebasan Aleppo Jilid 2 “Berbeda” dengan Sebelumnya

Zainuddin menegaskan "ada perubahan dari operasi pendahulunya" dalam hal kesiapan dan kualitas senjata yang digunakan.

Sabtu, 29/10/2016 09:50 0

Wilayah Lain

Pakistan Desak Internasional Tekan India Soal Kashmir

Dalam sebuah wawancara dengan Anadolu Agency pada Jum'at (28/10), dia menyalahkan kebijakan pemerintah India di batas militer yang membelah antara wilayah Kashmir dan India (LoC).

Sabtu, 29/10/2016 09:25 0

Afghanistan

Untuk Kesekian Kalinya, Drone AS Tewaskan Sipil Afghanistan

Juru bicara provinsi Nangarhar, Ayatullah Khujayani, membenarkan jatuhnya korban sipil dalam serangan AS itu. Namun dia belum bisa memastikan jumlah korban.

Sabtu, 29/10/2016 08:39 0

Turki

Turki Kecam Upaya Penargetan Mekkah dengan Rudal Balastik

Kementerian Luar Negeri Ankara juga ikut senang atas keberhasilan pasukan Arab Saudi dalam menghalau rudal yang ada.

Sabtu, 29/10/2016 07:42 0

Mesir

Mesir Diguncang Seruan Protes Besar-besaran 11 November

Seruan untuk melakukan protes besar-besaran terhadap pemerintah Mesir tanggal 11 November 2016 menggema di media sosial. Seruan itu muncul di tengah krisis ekonomi yang melanda Mesir, ditandai dengan naiknya bahan pokok dan biaya perumahan yang memicu protes di sejumlah wilayah.

Jum'at, 28/10/2016 19:05 0

Close