... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Aksi Bela Islam di NTB Dihadiri 12 Ribu Umat Islam

KIBLAT.NET, Mataram – Aksi bela Islam penjarakan Ahok pada Jum`at (28/10/2016) juga digelar oleh ribuan massa umat Islam di Nusa Tenggara Barat (NTB). Mengatasnamakan  Aliansi Umat Islam Nusa Tenggara Barat, aksi damai ini dalam rangka mendukung dan mengawal fatwa MUI atas kasus penistaan Al-Quran oleh Ahok, Cagub Jakarta belum lama ini.

Sekitar 12.000 massa umat islam, yang terdiri dari, tokoh, alim ulama, elemen masyarakat, ormas Islam daerah, tuan guru beserta santri dari berbagai pondok pesantren di beberapa kota di Pulau Lombok dan Sumbawa, mengikuti aksi tersebut. Seusai Shalat Jum`at di Masjid Raya At-Taqwa Mataram, massa berkumpul di Islamic Center, yang terletak bersebelahan. Muhammad Amin selaku Wagub Nusa Tenggara Barat bekenan melepas acara aksi damai ini. Massa kemudian longmarch menuju Polda Nusa Tenggara Barat.

Jalan Langko yang merupakan jalan utama kota terpaksa ditutup untuk sementara waktu mengingat membludaknya peserta. Pekikan takbir menggema di sepanjang perjalanan. Benner, poster dan spanduk yang bernada mengecam penistaan agama oleh Ahok menghiasi kerumunan massa.

“Pantang menyerah membela Al-Quran dan tuntut kebenaran karena kita bersama Allah,“ tegas ulama NTB, Tuan Guru (Kiai) Hasanain Djuani, Lc. M.Hi, dalam orasinya.

Pada bagiannya, korlap aksi Dedy AZ menegaskan akan terus menggelar aksi serupa jika penista Al-Quran tidak segera ditangkap.

“Kami akan terus mengawal fatwa MUI dengan terus mendesak penegak hukum dan aparat pemerintah sampai tuntutan kami dipenuhi,” kata Dedy dengan suara lantang.

BACA JUGA  Dampak Pandemi Corona, Ribuan Satpam Kehilangan Pekerjaan

Dalam pernyataan pers, Aliansi Umat Islam Nusa Tenggara Barat memberi batas waktu selambat-lambatnya 3 November 2016. Bila penista Ahok tak kunjung ditangkap, maka akan terjadi gelombang aksi yang sama pada pekan selanjutnya.

Aksi ini diakhiri dengan pembacaan do`a oleh Ustadz Mukhlis kemudian diteruskan dengan Shalat Ashar di Masjid Mapolda Nusa Tenggara Barat.

Reporter: Ali Azmi
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Kesiapan Operasi Pembebasan Aleppo Jilid 2 “Berbeda” dengan Sebelumnya

Zainuddin menegaskan "ada perubahan dari operasi pendahulunya" dalam hal kesiapan dan kualitas senjata yang digunakan.

Sabtu, 29/10/2016 09:50 0

Wilayah Lain

Pakistan Desak Internasional Tekan India Soal Kashmir

Dalam sebuah wawancara dengan Anadolu Agency pada Jum'at (28/10), dia menyalahkan kebijakan pemerintah India di batas militer yang membelah antara wilayah Kashmir dan India (LoC).

Sabtu, 29/10/2016 09:25 0

Afghanistan

Untuk Kesekian Kalinya, Drone AS Tewaskan Sipil Afghanistan

Juru bicara provinsi Nangarhar, Ayatullah Khujayani, membenarkan jatuhnya korban sipil dalam serangan AS itu. Namun dia belum bisa memastikan jumlah korban.

Sabtu, 29/10/2016 08:39 0

Turki

Turki Kecam Upaya Penargetan Mekkah dengan Rudal Balastik

Kementerian Luar Negeri Ankara juga ikut senang atas keberhasilan pasukan Arab Saudi dalam menghalau rudal yang ada.

Sabtu, 29/10/2016 07:42 0

Mesir

Mesir Diguncang Seruan Protes Besar-besaran 11 November

Seruan untuk melakukan protes besar-besaran terhadap pemerintah Mesir tanggal 11 November 2016 menggema di media sosial. Seruan itu muncul di tengah krisis ekonomi yang melanda Mesir, ditandai dengan naiknya bahan pokok dan biaya perumahan yang memicu protes di sejumlah wilayah.

Jum'at, 28/10/2016 19:05 0

Suriah

Operasi Besar Pembebasan Aleppo Jilid 2 Dimulai

Pejuang Suriah yang tergabung dalam Jaisyul Fath pada hari ini, Jum'at (28/10), telah memulai operasi besar pembebasan Aleppo jilid 2.

Jum'at, 28/10/2016 17:47 0

Mesir

Darul Ifta’ Jawab Pernyataan Oknum Dosen Al-Azhar yang Tidak Wajibkan Jilbab

Pernyataan ini dikeluarkan untuk menanggapi pendapat seorang Profesor Doktor fiqh komparatif dari Fakultas Syariah dan Hukum di Universitas Al-Azhar, Saad Din Hilali yang menyatakan bahwa jilbab bagi muslimah hukumnya tidak wajib.

Jum'at, 28/10/2016 16:45 0

Irak

Saat Mosul Berhasil Direbut, Kurdi Peshmerga Tegaskan Tidak Akan Masuk Kota

Presiden Otoritas Kurdi di Iraq utara (KRG), Masoud Barzani mengatakan pasukan Peshmerga tidak akan masuk ke dalam Mosul.

Jum'at, 28/10/2016 13:34 1

Wilayah Lain

Ketegangan India dan Pakistan Memanas

Dilansir dari Reuters Arabic, India mengatakan akan mengusir sejumlah diplomat Pakistan yang bertugas di New Delhi atas tuduhan mata-mata. Para diplomat dituduh bertugas ganda memata-mata operasi India di sepanjang perbatasan dengan Pakistan, termasuk Kashmir.

Jum'at, 28/10/2016 11:37 0

Profil

Jaringan Haqqani, Sel Taliban di Afghanistan

Jika kita mendengar kata Afghanistan, maka secara otomatis akan terbayang perhelatan besar yang terjadi di sana dari masa ke masa. Sejarah telah membuktikan bahwa gerakan jihad global mulai bangkit dan bergerak sejak kemenangan mujahidin afghanistan atas pasukan beruang merah. Bahkan mujahidin berhasil membuat Uni Soviet tertunduk malu terusir dari bumi jihad Afghan.

Jum'at, 28/10/2016 11:30 0

Close