Terbaru, Taliban Duduki Basis Militer di Provinsi Uruzgan

KIBLAT.NET, Uruzgan – Mujahidin Taliban Afghanistan pada Kamis (27/10) dilaporkan mengambil alih basis militer di provinsi bagian selatan Afghanistan, Uruzgan, setelah mengepung ibukota Tarin Kot. Kelompok jihadis Afghan itu menyatakan berhasil menguasai sebuah markas militer strategis di Khushdeer dan dua markas militer lainnya di distrik Chora, setelah tentara nasional Afghanistan menyerah dan melarikan diri ke pusat distrik.

Dalam satu pernyataan yang dirilis melalui situs resminya, Voice of Jihad, Imarah Taliban memperlihatkan sebuah foto markas militer musuh dengan bendera Taliban berkibar di atasnya.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid via Twitter merilis sebuah video wawancara dengan beberapa pejuang mujahidin dari lokasi markas militer. Sebagaimana operasi ambush di ibukota provinsi Helmand sebelumnya, para kombatan Taliban dengan jelas terlihat santai dan tidak ada kekhawatiran akan kemungkinan adanya serangan balik militer Afghan maupun serangan udara  Amerika. Wawancara berlangsung di area terbuka di siang bolong beberapa jam setelah pasukan musuh kabur meninggalkan markas mereka di malam hari.

Uruzgan menjadi medan pertempuran sengit antara Imarah Islam Taliban dengan sekutu lokal AS selama lebih dari setahun. Distrik Char Chino berhasil dibebaskan Taliban pada bulan Juni 2016 lalu setelah pasukan Afghan mencoba meniru menggunakan taktik reposisi/mundur, namun ternyata benar-benar mundur dan tidak kembali. Sementara lima distrik lainnya terkepung oleh pasukan Taliban.

BACA JUGA  Wanita Palestina Keguguran Akibat Serangan Gas Air Mata Israel

Taliban menganggap Uruzgan sebagai sebuah provinsi yang strategis dan dikatakan seluruh wilayah provinsi sudah berada di bawah kontrol Imarah Islam, kecuali di pusat-pusat distrik.

Dalam sebuah dokumentasi wawancara Voice of Jihad pada bulan April 2016 dengan gubernur Taliban wilayah Uruzgan, Mullah Aminullah Yousuf, ia menggambarkan Uruzgan sebagai titik penghubung dengan provinsi-provinsi lainnya, sekaligus merupakan basis pertahanan mujahidin yang secara tradisional sangat kuat.

Reporter: Yasin Muslimn
Sumber: LWJ

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat