... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kurdi Klaim Rebut 15 Desa di Timur Laut Mosul dari ISIS

Foto: Peshmerga Kurdi menargetkan posisi ISIS di pinggiran Mosul. (Foto: ARA)

KIBLAT.NET – Pasukan Peshmerga, Kamis (20/10) merebut kontrol beberapa desa sebelah timur laut Mosul, menurut sumber-sumber militer. Ini adalah hari keempat kampanye militer luas untuk “membebaskan” kota itu dari kelompok ISIS.

“Pasukan kami membebaskan 12 desa di tiga sumbu sepanjang rute mereka maju ke Mosul dari timur laut,” kata Younis Quran, seorang perwira militer Peshmerga.

Enam dari desa yang dikuasai itu terletak di sepanjang sumbu Nawran, lima lainnya di sepanjang sumbu Bashiqa dan satu desa di sepanjang sumbu Tel Saqf, kata Quran.

“Dengan pembebasan desa Khorsabad pada sumbu Nawran, pasukan Peshmerga sekarang berdiri di posisi 12 kilometer sebelah utara Mosul,” katanya menambahkan.

Menurut sumber Peshmerga yang berbicara dengan Anadolu Agency pada kondisi anonimitas karena pembatasan berbicara kepada media, Kurdi sedang didukung oleh kekuatan koalisi udara yang dipimpin AS.

Di kubu lain, pasukan Irak, yang didukung oleh serangan udara koalisi pimpinan AS, melancarkan serangan untuk merebut kembali Mosul – benteng terakhir ISIS di Irak utara, yang dikuasai oleh mereka pada pertengahan 2014.

Odai al-Hamdani, seorang perwira tentara Irak, mengatakan kepada Anadolu Agency pada hari Kamis bahwa pasukan kontra-terorisme Irak telah tiba di daerah Al-Khazir (terletak sekitar 40 kilometer sebelah timur dari Mosul).

Dalam perkembangan terkait, Departemen Pertahanan Irak mengumumkan bahwa tujuh desa di selatan Mosul telah jatuh ke pasukan keamanan Irak, Rabu.

BACA JUGA  Tiga Demonstran Tewas Dalam Demo Anti-Iran di Karbala, Irak Selatan

“Pasukan Polisi Federal maju dari selatan sepanjang sumbu Qayyarah berhasil merebut kembali desa Al-Bijwaniyah, Al-Bijwaniyah al-Thalitha, Al-Daraj, Al-bikr al-Owla, Al-bikr al-Thaniya, Al-Mankouba dan Al-Raflah, “kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, Kamis.

Presiden Irak Fuad Masum, dalam konteks tersebut, telah menyatakan bahwa Mosul – setelah direbut dari ISIS—akan diadministrasikan oleh orang-orang kota itu sendiri dari semua latar belakang agama dan etnis.

Dalam sebuah pernyataan hari Kamis, Masum menekankan kebutuhan untuk mempertahankan persatuan nasional dengan tujuan untuk mencapai “penghapusan akhir” ISIS dan membangun Irak yang stabil dan makmur.

Reporter: Salem
Sumber: Anadolu

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rohah

Weleh! Sapi Ini Jalani Persidangan karena Diduga Membunuh Orang

Seekor sapi betina harus berhadapan dengan pengadilan Jerman karena membunuh seorang wanita berusia 57 tahun. Sapi bernama Verona itu diduga membunuh seorang wanita yang tengah berjalan-jalan di dekat kota Greinfenstein bersama anjingnya pada tahun 2011.

Kamis, 20/10/2016 20:30 0

Manhaj

Nahi Munkar, Harga Mati!

amar makruf nahi munkar menjadi wajib bagi setiap umat ini. Bahkan barometer kebaikan umat ini sangat bergantung pada komitmen mereka dalam menjalankan kewajiban tersebut.

Kamis, 20/10/2016 20:00 0

Indonesia

Mahasiswa IKIP Angkatan 66 Minta Ahok Ditangkap

"Ahok menghina agama, makanya Ahok harus dihukum karena menghina agama. KPK juga harus bertindak soal Sumber Waras," tuturnya.

Kamis, 20/10/2016 19:29 0

Opini

Menelisik Siapa Sesungguhnya yang Membodohi Umat

Wajar jika usai sidang di Mahkamah Konstitusi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya alias Ahok tiba-tiba saja diteriaki’gila’ oleh Habib Novel, karena tak terima Ahok yang dianggap telah mempermainkan ayat suci Al Quran, di mana sebelumnya Ahok setelah menyapa warga kepulauan Seribu, Ahok sempat menyebut kalau warga dibohongi dengan menggunakan Surat Al Maidah ayat 51 untuk tidak memilih dirinya.

Kamis, 20/10/2016 18:50 0

Munaqosyah

Berlepas Diri dari Kekafiran, Konsekuensi Akidah yang Diajarkan Al-Quran

Sayid Quthbmenggambarkan tentang konsekuensi perjalanan perasaan dan hati orang yang mengucapkan kalimat syahadat. Kalimat syahadat yang menghasilkan ketundukan dan kepatuhan absolut kepada Allah sembari meninggalkan kekufuran dan pelaku kekufuran

Kamis, 20/10/2016 16:43 0

Indonesia

Ini 5 Tuntutan Mahasiswa terhadap Pemerintahan Jokowi-JK

Ratusan massa yang merupakan gabungan buruh dan mahasiswa melakukan aksi damai di depan Istana Negara, Kamis (20/10), menyikapi dua tahun pemerintahan Jokowi-JK. Para peserta aksi mengajukan lima tuntutan kepada pemerintah atas kasus-kasus yang dinilai merugikan rakyat.

Kamis, 20/10/2016 16:17 0

Indonesia

Warga Korban Penggusuran Pasar Ikan Terancam Diusir dari Rusun Rawa Bebek

Warga korban penggusuran Pasar Ikan, Kampung Luar Batang terancam terusir dari wilayah relokasi di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rawa Bebek, Jakarta Timur. Penyebabnya, mereka masih menunggak pembayaran uang sewa rusun.

Kamis, 20/10/2016 15:38 0

Indonesia

BNPT: Tidak Ada Teroris dan Radikalisme, Karena di Luar Negeri yang Digunakan CVE

“Saya lebih banyak menggunakan istilah radikal anarkis. Karena di luar negeri digunakan CVE, tidak ada teroris, tidak ada radikalisasi, tidak ada radikal. Counter Violent Ekstrimisme (CVE) jadi lebih kepada ekstrimis bukan radikal,” sambung dia. Karena, menurut dia, radikal itu bermakna positif. Irfan mencontohkan bagaimana teman-teman wartawan yang bekerja di media jika tidak radikal tidak bisa menjawab pertanyaan dasar 5 W 1 H (konsep dasar pemberitaan, red).

Kamis, 20/10/2016 15:35 0

Indonesia

Berkaca dari Ramadi, Inikah yang Akan Terjadi di Mosul?

"Ini akan menjadi laga yang sulit dan pertarungan yang sulit," kata Presiden Obama pada Selasa (18/10) lalu. Lebih banyak tanda-tanda perlawanan yang muncul dari kubu ISIS.

Kamis, 20/10/2016 14:50 0

Indonesia

Terungkap! Penyerang Polisi di Tangerang Warga Asrama Polri dan Adik Anggota Polisi

Karawaci Tangerang itu pada 2015 pernah berada di Ciamis. Ia juga disebut sebagai adik seorang anggota polisi bagian narkoba di Polres Metro Tangerang. Namun, polisi belum bisa membenarkan hal itu.

Kamis, 20/10/2016 14:05 0

Close