... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kazakhstan Dukung Penuh Kebijakan Turki Perangi FETO

Foto: Kazakhstan-Turki

KIBLAT.NET, Astana – Menteri Luar Negeri Kazakhstan, Erlan Idrissov, menjanjikan dukungan negaranya dalam memerangi organisasi FETO yang disebut sebagai dalang di belakang upaya kudeta Turki 15 Juli lalu.

Berbicara pada Kamis (21/10) setelah mengadakan pertemuan dengan PM Turki Mevlut Cavusoglu di ibukota Almaty, Idrissov mengatakan negaranya telah membentuk kelompok kerja untuk mengawasi gerak gerik organisasi pimpinan Fethulllah Gulen itu.

“Kami memutuskan untuk meningkatkan kerjasama, khususnya di bidang pendidikan,” katanya pada konferensi pers bersama.

“Kami akan terus bekerja dengan Turki pada masalah ini. Badan pemerintah Kazakhstan mempertahankan kerjasama yang erat dengan kelompok kerja ini. Kami yakin bahwa saudara-saudara kami Turki akan berhasil menjalani proses ini.” imbuh Idrissov.

FET dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris oleh Turki, setelah dituding menjadi dalang kudeta yang gagal 15 Juli lalu. Ratusan orang dilaporkan terbunuh dalam kudeta tersebut.

Selama beberapa dekade organisasi telah berhasil membangun jaringan sekolah dan bisnis di Turki, lebih jauh lagi sampai ke Asia Tengah.

Idrissov dan Cavusoglu bertemu menjelang pertemuan kerjasama strategis yang akan diselenggarakan di Turki. Selain membahas hubungan bilateral dan regional, keduanya juga berbicara mengenai isu-isu komersial, pendidikan dan kebudayaan.

Cavusoglu menyambut dukungan Kazakhstan melawan FETO. Dia mengatakan Presiden Nursultan Nazarbayev telah mendukung penuh negaranya, selain menjadi salah satu pemimpin dunia pertama yang mengunjungi Turki pasca kudeta.

“Kami yakin bahwa saudara Kazakhstan akan berada di sisi Turki dalam memerangi FETO,” katanya kepada wartawan.

BACA JUGA  Sensasi Jaringan 5G, Apa yang Dirasakan Orang-orang di Korsel?

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: World Bulletin

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pleidoi Kasus Mojokerto: Dari Senapan Angin, Hidroponik Hingga Tuduhan JI

Jaksa penuntut umum menuduh Anam terlibat dalam tindak pidana terorisme, dan mendakwanya dengan dua pasal. Pria yang ditangkap di Mojokerto tersebut didakwa dengan Pasal 15 jo pasal 7 dan pasal 15 jo pasal 9 Perpu No.1 tahun 2002 sebagaimana telah disahkan menjadi UU nomor 15 tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme menjadi undang-undang.

Jum'at, 21/10/2016 09:53 0

Artikel

Sekongkol di Cikokol

Ada-ada saja ulah netizen Indonesia. Bukannya takut dan tercekam, setiap kali peristiwa (yang dianggap) teror terjadi, selalu saja ada meme-meme guyon. Tak terkecuali dalam insiden penusukan beberapa anggota polisi oleh Sultan Aziansyah (SA) di Cikokol kemarin, 20/10/2016.

Jum'at, 21/10/2016 09:30 0

Rohah

Weleh! Sapi Ini Jalani Persidangan karena Diduga Membunuh Orang

Seekor sapi betina harus berhadapan dengan pengadilan Jerman karena membunuh seorang wanita berusia 57 tahun. Sapi bernama Verona itu diduga membunuh seorang wanita yang tengah berjalan-jalan di dekat kota Greinfenstein bersama anjingnya pada tahun 2011.

Kamis, 20/10/2016 20:30 0

Manhaj

Nahi Munkar, Harga Mati!

amar makruf nahi munkar menjadi wajib bagi setiap umat ini. Bahkan barometer kebaikan umat ini sangat bergantung pada komitmen mereka dalam menjalankan kewajiban tersebut.

Kamis, 20/10/2016 20:00 0

Indonesia

Mahasiswa IKIP Angkatan 66 Minta Ahok Ditangkap

"Ahok menghina agama, makanya Ahok harus dihukum karena menghina agama. KPK juga harus bertindak soal Sumber Waras," tuturnya.

Kamis, 20/10/2016 19:29 0

Opini

Menelisik Siapa Sesungguhnya yang Membodohi Umat

Wajar jika usai sidang di Mahkamah Konstitusi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya alias Ahok tiba-tiba saja diteriaki’gila’ oleh Habib Novel, karena tak terima Ahok yang dianggap telah mempermainkan ayat suci Al Quran, di mana sebelumnya Ahok setelah menyapa warga kepulauan Seribu, Ahok sempat menyebut kalau warga dibohongi dengan menggunakan Surat Al Maidah ayat 51 untuk tidak memilih dirinya.

Kamis, 20/10/2016 18:50 0

Munaqosyah

Berlepas Diri dari Kekafiran, Konsekuensi Akidah yang Diajarkan Al-Quran

Sayid Quthbmenggambarkan tentang konsekuensi perjalanan perasaan dan hati orang yang mengucapkan kalimat syahadat. Kalimat syahadat yang menghasilkan ketundukan dan kepatuhan absolut kepada Allah sembari meninggalkan kekufuran dan pelaku kekufuran

Kamis, 20/10/2016 16:43 0

Indonesia

Ini 5 Tuntutan Mahasiswa terhadap Pemerintahan Jokowi-JK

Ratusan massa yang merupakan gabungan buruh dan mahasiswa melakukan aksi damai di depan Istana Negara, Kamis (20/10), menyikapi dua tahun pemerintahan Jokowi-JK. Para peserta aksi mengajukan lima tuntutan kepada pemerintah atas kasus-kasus yang dinilai merugikan rakyat.

Kamis, 20/10/2016 16:17 0

Indonesia

Warga Korban Penggusuran Pasar Ikan Terancam Diusir dari Rusun Rawa Bebek

Warga korban penggusuran Pasar Ikan, Kampung Luar Batang terancam terusir dari wilayah relokasi di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rawa Bebek, Jakarta Timur. Penyebabnya, mereka masih menunggak pembayaran uang sewa rusun.

Kamis, 20/10/2016 15:38 0

Indonesia

BNPT: Tidak Ada Teroris dan Radikalisme, Karena di Luar Negeri yang Digunakan CVE

“Saya lebih banyak menggunakan istilah radikal anarkis. Karena di luar negeri digunakan CVE, tidak ada teroris, tidak ada radikalisasi, tidak ada radikal. Counter Violent Ekstrimisme (CVE) jadi lebih kepada ekstrimis bukan radikal,” sambung dia. Karena, menurut dia, radikal itu bermakna positif. Irfan mencontohkan bagaimana teman-teman wartawan yang bekerja di media jika tidak radikal tidak bisa menjawab pertanyaan dasar 5 W 1 H (konsep dasar pemberitaan, red).

Kamis, 20/10/2016 15:35 0

Close