Jet Tempur Turki Bombardir Milisi Kurdi Dukungan AS di Suriah

KIBLAT.NET, Aleppo – Pasukan udara Turki meluncurkan serangan udara tersengit menargetkan milisi Kurdi di wilayah Suriah. Dilaporkan sebanyak 200 militan Kurdi tewas akibat gempuran pada Rabu malam itu (19/10).

Kantor berita Reuters Arabic melaporkan, Kamis (20/10), sebanyak 20 serangan diluncurkan pada malam itu. Lembaga pengawas HAM Suriah menambahkan, setidaknya tiga desa di timur laut Aleppo menjadi sasaran gempuran itu. Desa-desa itu sebelumnya dibebaskan dari ISIS.

Sementara itu, militer Turki mengonfirmasi pihaknya meluncurkan sebanyak 26 kali serangan udara ke wilayah yang diduduki Unit Perlindungan Kurdi di Suriah Utara. Menurut klaim Turki, antara 160 hingga 200 militan tewas akibat gempuran itu.

Sejumlah pejabat Pentagon, seperti dilansir Reuters Arabic, mengatakan bahwa milisi Kurdi itu bukan yang menjalin kerja sama dengan Amerika Serikat. Akan tetapi, klaim mereka, para militan itu dekat dan membantu milisi Kurdi yang didanai dan disenjatai Washington.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan menindak sendiri musuh-musuh yang berada di luar. Kami tidak menunggu bantuan atau persetujuan pihak lain.

“Mulai hari ini, kami tidak akan menunggu sampai masalah itu menjadi besar. Kami tidak akan menunggu sampai kelompok teroris menyerang kami,” tegas Erdogan.

Masalah Kurdi di Suriah menjadi sumber ketegangan antara Turki dan Amerika Serikat, yang merupakan dua Negara sekutu. Turki mengganggap Kurdi di Suriah kelompok teroris yang mengancam keutuhan Negara sementara AS mengakui Kurdi kelompok sekutu lokal Suriah paling efektif.

AS mendanai dan mensenjatai penuh Kurdi dalam pertempuran mengusir ISIS dari wilayah-wilayah di Suriah, di sisi lain Turki menargetkan Kurdi di wilayah-wilayah itu.

Reporter: Suhli El-Izzi
Sumber: Reutes Arabic

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat