... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

GNPF-MUI: Penundaaan Proses Hukum Kasus Ahok Ciptakan Instabilitas Politik

Foto: H.A. Wirawan Adnan (tengah) kuasa hukum Delegasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI (GNPF-MUI)

KIBLAT.NET, Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI (GNPF-MUI) akan kembali menggelar aksi demo mendesak proses hukum terhadap Ahok. Jika polisi menunda-nunda dinilai justeru akan menciptakan ketidakstabilan politik.

Umat Islam Jakarta dan sekitarnya pada Jum’at lusa akan kembali mengadakan aksi damai menuntut proses hukum terhadap Ahok soal pelecehan terhadap ayat suci Al Qur’an. Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Delegasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI (GNPF-MUI) H.A. Wirawan Adnan, SH.

“Jumat depan datang lagi. Kami mengetahui strategi polisi, supaya lama-lama semangat kami kendor. Kami sudah menyampaikan tidak akan kendor,” kata Wirawan kepada Kiblat.net di gedung Bareskrim Polri Gambir, Jakarta, Jum’at (21/10).

Wirawan menegaskan bahwa sikap kepolsian yang menunda pemeriksaan terhadap Ahok berbahaya. Pasalnya, sejuah ini telah berlangsung gerakan masif di seluruh Indonesia.

“Justru kalau kepolsian menunda-nunda itu lebih bahaya, akan menciptakan instabilitas politik,” tuturnya.

“Kami bukan mengancam, kami hanya memberikan prediksi yang akan terjadi karena sudah ada gerakan dan ini masif di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Gerakan massa yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia merupakan reaksi umat Islam yang menjadi korban kejahatan penodaan agama yang dilakukan oleh Ahok. Wirawan menilai sejauh ini polisi belum bisa dipercaya secara penuh terkait kasus tersebut.

“Dari kejahatan itu kita belum memperoleh keadilan yang kita harapkan,” tandas Wirawan.

BACA JUGA  Indonesia Kecam Netanyahu Atas Janji Kampanye Caplok Lembah Yordania

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Myanmar

Rezim Myanmar Blokade Bantuan Makanan PBB Bagi 80.000 Muslim Rohingya

WFP biasanya menyuplai bahan makanan bagi sekira 80.000 sampai 85.000 warga di perbatasan Myanmar dan Bangladesh. Wilayah tersebut kini telah ditutup oleh pasukan Myanmar, termasuk bagi bantuan kamanusiaan

Jum'at, 21/10/2016 22:28 0

Rohah

Bahkan Musuh Pun Takut Dengan Jasad Syuhada Ini

Tiba-tiba ada seikat bunga yang tidak ada duanya di bumi telah turun dari atap rumah kepada saudara laki-lakinya itu pada pukul dua malam. Ia pun membangunkan saudara-saudara perempuannya dari tempat tidur mereka dan berkata, ‘Lihatlah, ini merupakan tanda kesyahidan saudara laki-laki kita.’.”

Jum'at, 21/10/2016 20:35 0

Irak

Teriakan “Ya Ali, Ya Husein” dari Milisi Syiah Terdengar dalam Perang Mosul

Sekelompok milisi Syiah di sekitar Mosul mempublikasikan video serangan terhadap kota terbesar kedua di Iraq itu. Teriakan "Ya Ali" terdengar keras saat mereka melakukan serangan. Demikian menurut laporan Arabi21, Jum'at (21/10), sembari menyertakan video yang diunggah di Twitter.

Jum'at, 21/10/2016 18:54 0

Konsultasi

Apakah Bagian Tubuh yang Diamputasi Harus Disholatkan?

Apakah bagian tubuh yang diamputasi harus dikubur?

Jum'at, 21/10/2016 18:00 1

Afrika

Al-Syabab Serang Markas Militer di Somalia, Ini Hasilnya

Pada hari Selasa (18/10) pejuang Al-Syabab cabang al-Qaidah di Somalia dan sekitarnya melancarkan serangan berskala besar di sebuah kota strategis dekat Mogadishu, menewaskan sedikitnya 10 orang. Demikian menurut keterangan versi pemerintah.

Jum'at, 21/10/2016 17:24 0

Yaman

Gencatan Senjata Yaman Jadi Momentum Iran Selundupkan Senjata untuk Hutsi

Iran meningkatkan pengiriman senjata kepada pemberontak Syiah Hutsi di Yaman melalui Oman, meskipun terjadi kesepakatan gencatan senjata di negara itu. Demikian dikutip dari Middle East Eye, Kamis (20/10).

Jum'at, 21/10/2016 16:00 0

Suriah

Jet Tempur Turki Bombardir Milisi Kurdi Dukungan AS di Suriah

Pasukan udara Turki meluncurkan serangan udara tersengit menargetkan milisi Kurdi di wilayah Suriah. Dilaporkan sebanyak 200 militan Kurdi tewas akibat gempuran pada Rabu malam itu (19/10).

Jum'at, 21/10/2016 14:30 0

Suriah

Tiga Perwira Militer Rusia Terluka di Aleppo

Tiga tentara Rusia terluka oleh tembakan mujahidin di Aleppo

Jum'at, 21/10/2016 13:39 0

Suriah

Militer Assad Ancam Turki Jika Kembali Masuki Wilayah Udara Suriah

Militer Suriah mengancam akan "menurunkan" setiap jet tempur Turki yang memasuki wilayah udara Suriah. Hal itu dikatakan untuk merespon serangan udara Turki di Suriah utara.

Jum'at, 21/10/2016 12:38 0

Info Event

Ayo Berdonasi untuk Aktivis Masjid Penderita Tumor Bersama Tim Solidaritas Muslim

KIBLAT.NET, Tawangmangu – Tim Solidaritas Muslim pada Selasa (18/10) berangkat menuju ke kediaman Warsito (41...

Jum'at, 21/10/2016 12:01 0

Close