... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Weleh! Sapi Ini Jalani Persidangan karena Diduga Membunuh Orang

Foto: Tukang jagal sapi jalani sidang terorisme

KIBLAT.NET, Greifenstein – Seekor sapi betina harus berhadapan dengan pengadilan Jerman karena membunuh seorang wanita berusia 57 tahun. Sapi bernama Verona itu diduga membunuh seorang wanita yang tengah berjalan-jalan di dekat kota Greinfenstein bersama anjingnya pada tahun 2011.

Verona melarikan diri setelah korbannya terluka parah hingga akhirnya meninggal dunia. Indikasi keterlibatan Verona diketahui setelah penyidik menemukan jejak DNA Verona pada pakaian wanita yang meninggal itu.

Pemilik Verona, Maria G (nama disamarkan sesuai undang-undang privasi) juga dinyatakan bersalah pada tahun 2013 atas pembunuhan ini. Dia dikenai hukuman percobaan dan denda sebesar 2.000 euro ($ 2.865). Namun, pengadilan yang lebih tinggi di Frankfurt kemudian memerintahkan proses pengadilan ulang karena kesalahan prosedural.

Dikutip dari The Australian, Rabu (19/10), sebuah pengadilan di Dillenburg saat ini akan kembali memeriksa dari jejak DNA yang ditemukan, apakan Verona benar-benar terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: The Australian

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Nahi Munkar, Harga Mati!

amar makruf nahi munkar menjadi wajib bagi setiap umat ini. Bahkan barometer kebaikan umat ini sangat bergantung pada komitmen mereka dalam menjalankan kewajiban tersebut.

Kamis, 20/10/2016 20:00 0

Indonesia

Mahasiswa IKIP Angkatan 66 Minta Ahok Ditangkap

"Ahok menghina agama, makanya Ahok harus dihukum karena menghina agama. KPK juga harus bertindak soal Sumber Waras," tuturnya.

Kamis, 20/10/2016 19:29 0

Opini

Menelisik Siapa Sesungguhnya yang Membodohi Umat

Wajar jika usai sidang di Mahkamah Konstitusi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya alias Ahok tiba-tiba saja diteriaki’gila’ oleh Habib Novel, karena tak terima Ahok yang dianggap telah mempermainkan ayat suci Al Quran, di mana sebelumnya Ahok setelah menyapa warga kepulauan Seribu, Ahok sempat menyebut kalau warga dibohongi dengan menggunakan Surat Al Maidah ayat 51 untuk tidak memilih dirinya.

Kamis, 20/10/2016 18:50 0

Mesir

Demonstrasi di Mesir, Rakyat Tuntut As-Sisi Mundur

Ribuan orang turun ke jalan-jalan di Mesir pada Selasa (18/10) malam untuk memprotes meningkatnya biaya perumahan di negara tersebut.

Kamis, 20/10/2016 18:06 0

Lebanon

Belum Genap Sebulan, 12 Militan Syiah Hizbullah Tewas di Aleppo

Sejumlah media Lebanon loyalis Hasan Nasrallah, pemimpin Hizbullah, mengatakan dua anggota Hizbullah bernama Ala Hasan Najmah dari kota Adlun dan Hasan Muhammad Ghandur dari kota Nabthiyah Al-Fuqa tewas di Aleppo.

Kamis, 20/10/2016 17:30 0

Munaqosyah

Berlepas Diri dari Kekafiran, Konsekuensi Akidah yang Diajarkan Al-Quran

Sayid Quthbmenggambarkan tentang konsekuensi perjalanan perasaan dan hati orang yang mengucapkan kalimat syahadat. Kalimat syahadat yang menghasilkan ketundukan dan kepatuhan absolut kepada Allah sembari meninggalkan kekufuran dan pelaku kekufuran

Kamis, 20/10/2016 16:43 0

Indonesia

Ini 5 Tuntutan Mahasiswa terhadap Pemerintahan Jokowi-JK

Ratusan massa yang merupakan gabungan buruh dan mahasiswa melakukan aksi damai di depan Istana Negara, Kamis (20/10), menyikapi dua tahun pemerintahan Jokowi-JK. Para peserta aksi mengajukan lima tuntutan kepada pemerintah atas kasus-kasus yang dinilai merugikan rakyat.

Kamis, 20/10/2016 16:17 0

Indonesia

Warga Korban Penggusuran Pasar Ikan Terancam Diusir dari Rusun Rawa Bebek

Warga korban penggusuran Pasar Ikan, Kampung Luar Batang terancam terusir dari wilayah relokasi di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rawa Bebek, Jakarta Timur. Penyebabnya, mereka masih menunggak pembayaran uang sewa rusun.

Kamis, 20/10/2016 15:38 0

Indonesia

BNPT: Tidak Ada Teroris dan Radikalisme, Karena di Luar Negeri yang Digunakan CVE

“Saya lebih banyak menggunakan istilah radikal anarkis. Karena di luar negeri digunakan CVE, tidak ada teroris, tidak ada radikalisasi, tidak ada radikal. Counter Violent Ekstrimisme (CVE) jadi lebih kepada ekstrimis bukan radikal,” sambung dia. Karena, menurut dia, radikal itu bermakna positif. Irfan mencontohkan bagaimana teman-teman wartawan yang bekerja di media jika tidak radikal tidak bisa menjawab pertanyaan dasar 5 W 1 H (konsep dasar pemberitaan, red).

Kamis, 20/10/2016 15:35 0

Indonesia

Berkaca dari Ramadi, Inikah yang Akan Terjadi di Mosul?

"Ini akan menjadi laga yang sulit dan pertarungan yang sulit," kata Presiden Obama pada Selasa (18/10) lalu. Lebih banyak tanda-tanda perlawanan yang muncul dari kubu ISIS.

Kamis, 20/10/2016 14:50 0

Close