... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Menistakan Al-Quran, Ciri Kafir Kuadrat

Foto: Kafir

KIBLAT.NET – Manusia diciptakan Allah SWT dengan dikaruniai akal sehat dan kehendak. Dengan akal sehat, manusia bisa menimbang apa yang baik dan apa yang buruk bagi dirinya, apa yang bermanfaat bagi dirinya dan apa yang merugikan bagi dirinya. Dengan kemauan, manusia memiliki semangat untuk meraih hal yang baik dan bermanfaat bagi dirinya, dan menghindari hal yang buruk dan merugikan bagi dirinya. Dengan adanya tambahan nikmat panca indera dan fisik yang normal, maka manusia mampu bekerja untuk memenuhi keinginan-keinginannya.

Melengkapi semua nikmat dasar tersebut, Allah menurunkan nikmat dien kepada umat manusia. Allah mengutus para rasul dan menurunkan kitab suci sebagai pedoman hidup manusia. Dengan bimbingan wahyu Allah tersebut, manusia bisa meraih cita-cita kebahagiaan hidup di dunia maupun akhirat.

Dalam hal ini, Allah “hanya” memberikan segala nikmat dan sarana yang dibutuhkan manusia; baik nikmat dunia maupun nikmat agama. Bagaimana respon terhadap semua nikmat tersebut, manusia sendiri yang memutuskannya. Allah sama sekali tidak memaksakan kehendak-Nya kepada manusia.

Dari sinilah secara alami manusia terbagi menjadi dua golongan. Satu golongan mengedepankan cita-cita kebahagiaan hidup yang abadi di akhirat, dengan cara menaati para rasul-Nya dan kitab suci-Nya. Mereka adalah orang-orang Islam. Satu golongan lainnya lebih mengejar kesenangan hidup yang semu di dunia, dengan menolak rasul-Nya dan kitab suci-Nya. Mereka adalah orang-orang kafir. Masing-masing golongan akan mendapatkan balasan sesuai pilihan dan amal perbuatannya.

BACA JUGA  Alhamdulillah, Arab Saudi Izinkan Umrah Mulai 4 Oktober

Allah SWT berfirman:

وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُؤْمِنْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَكْفُرْ

“Maka katakanlah, ‘Kebenaran itu dari Rabb kalian. Barangsiapa ingin beriman, hendaklah ia beriman dan barangsiapa ingin kafir, hendaklah ia kafir!’ (QS. Al-Kahfi [18]: 29)

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ فَمِنْكُمْ كَافِرٌ وَمِنْكُمْ مُؤْمِنٌ

Dialah Yang telah menciptakan kalian, maka di antara kalian ada orang kafir dan di antara kalian ada orang beriman. (QS. At-Taghabun [64]: 2)

إِنَّا هَدَيْنَاهُ السَّبِيلَ إِمَّا شَاكِرًا وَإِمَّا كَفُورًا

Sesungguhnya Kami telah menunjukkan kepada manusia jalan hidup, maka ada di antara mereka yang bersyukur (beriman) dan adapula yang kufur.”(QS. Al-Insan [76]: 3)


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Baca halaman selanjutnya: Kafir "Semata"...

Halaman Selanjutnya 1 2 3 4
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

ISIS Luncurkan Serangan Balasan di Front Timur dan Barat Mosul

Al-Jazeera melaporkan dari wartawannya di pinggiran Mosul, pasukan ISIS meluncurkan banyak serangan bom menargetkan titik-titik pasukan Peshmerga di gunung Singar, Ninawe Barat, yang dekat dengan Mosul.

Kamis, 20/10/2016 09:23 0

Myanmar

Ditangkap Hidup-hidup, Dua Warga Rohingya Pulang Tinggal Nama

Petugas kepolisian mengaku bahwa kondisi kesehatan dua orang tersebut buruk ketika tentara menangkapnya.

Kamis, 20/10/2016 08:40 0

Artikel

Titik Balik Sejarah Hubungan AS dan Filipina

Salah satu tantangan tak terduga dan yang tidak diharapkan muncul dari “sekutu lama”, Filipina. Presiden baru negara itu, Rodrigo Duterte, baru-baru ini mengumumkan rencana untuk menarik diri dan keluar dari orbit Amerika dan selanjutnya menerapkan kebijakan luar negeri yang independen. “Saya anti-Barat,” katanya. “Saya tidak suka dengan orang-orang Amerika. Ini adalah masalah prinsip bagi saya,” imbuhnya lagi.

Kamis, 20/10/2016 08:13 0

Turki

OKI Masukkan Kelompok Gulen Dalam Daftar Organisasi Teroris

KIBLAT.NET – Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Rabu (19/10), memasukkan pergerakan yang dipelopori oleh cendekiawan Islam...

Kamis, 20/10/2016 06:43 0

Irak

Al-Baghdadi Diperkirakan di Mosul Bersama Ahli Peracik Bom ISIS

KIBLAT.NET – Pemimpin kelompok Daulah Islam, Abu Bakar Al-Baghdadi, diyakini masih berada di Mosul dalam...

Kamis, 20/10/2016 06:14 0

Opini

Ahok, Al-Maidah 51 dan Demokrasi Pancasila

KIBLAT.NET – Demokrasi adalah sebuah sajian politik yang paling banyak dinikmati oleh negara-negara di dunia...

Kamis, 20/10/2016 05:17 0

Rohah

Kekuatan Doa Seorang Lelaki Tua

Ia menatap pesawat-pesawat tempur yang membombardir mujahidin dan berdoa, “Ya Rabbku, siapakah yang lebih besar; Engkau atau pesawat tempur itu? Siapa yang lebih hebat; Engkau atau pesawat tempur itu? Engkau membiarkan hamba-hamba-Mu menjadi mangsa serangan pesawat-pesawat tempur itu.”

Rabu, 19/10/2016 17:01 0

Indonesia

“Tetap Dingin Meskipun Panas” saat Penggalangan Dana untuk Syam

Suksesnya acara bukan hanya pada jumlah dana yang terkumpul. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kabar tentang Muslim di Syam dapat tersampaikan sehingga masyarakat menjadi tergerak untuk peduli saudaranya di negeri itu. Dibutuhkan pengorbanan tenaga, harta, jiwa dan raga untuk mencapainya.

Rabu, 19/10/2016 16:27 0

Tarbiyah Jihadiyah

Dosa-Dosa yang Tidak Tampak

Dalam ayat 11 dan 12 Surat Al-Hujurat, Al-Qur’an menyinggung tentang perbuatan buruk yang tersembunyi. Perbuatan buruk yang hukum tidak dapat mengontrolnya. Yang pertama adalah prasangka; memandang rendah manusia dan berprasangka buruk terhadapnya. Kedua hal tersebut merupakan dua mata rantai yang saling bertautan, seperti dua sisi mata uang.

Rabu, 19/10/2016 15:40 0

Indonesia

Buah Infak Seorang Ibu Tani untuk Kaum Muslimin di Syam

Ada yang menarik dari even Tabligh Akbar untuk bumi Syam yang diadakan di Kota Poso, tepatnya di Masjid Nurussaadah Kelurahan Kayamanya hari Ahad (16/10) lalu

Rabu, 19/10/2016 15:00 0

Close
CLOSE
CLOSE