... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini 5 Tuntutan Mahasiswa terhadap Pemerintahan Jokowi-JK

Foto: Mahasiswa berdemo di depan Istana Negara, Kamis (20/10/2016)

KIBLAT.NET, Jakarta – Ratusan massa yang merupakan gabungan buruh dan mahasiswa melakukan aksi damai di depan Istana Negara, Kamis (20/10), menyikapi dua tahun pemerintahan Jokowi-JK. Para peserta aksi mengajukan lima tuntutan kepada pemerintah atas kasus-kasus yang dinilai merugikan rakyat.

Tuntutan pertama adalah meminta pemerintah agar menindak tegas mafia kasus kebakaran hutan dan lahan.

“Mafia pelaku kebakaran hutan sengaja membakar hutan untuk membuka lahan. Ini sudah menjadi hal yang transparan diketahui oleh masyarakat. Namun ketika kasus ini sampai ke persidangan, tidak ada yang mau menjadi saksi. Mengapa? Karena masyarakat tak punya banyak uang untuk membela, mengurus hukum, mempertaruhkan keluarganya yang terancam mafia,” kata seorang orator.

Tuntutan kedua adalah menolak reklamasi Teluk Benoa dan Teluk Jakarta. Sebab, pengurukan atau penambahan lahan ini sama sekali tidak memberi efek baik untuk pribumi.

“Mereka hanya ingin mengembalikan hutang yang telah dipakai untuk dana kampanye dengan membuatkan pulau, lantas apa mereka memikirkan tentang rakyat yang tergusur dan tanah suci yang nantinya teruruk,” tuturnya.

Kemudian yang ketiga, menolak tax amnesty karena dianggap tidak pro rakyat. “Kita bukan menolak amnesty pajaknya, tapi kalau tax ini berhasil bagaimana peralihannya ke infrastruktur? Kita akan menolak jika hasil dari pengampunan pajak ini tidak pro rakyat,” ujarnya.

Selain itu, mereka juga menolak perpanjangan izin ekspor konsentrat setelah Januari 2017 dan komitmen terhadap usaha hilirisasi minerba.

BACA JUGA  Mahfud MD: Penularan Covid-19 Tak Ditentukan Pilkada

“Tau Freeport? Tau emas yang di sana jika dibagikan pada seluruh masyarakat Indonesia per orangnya bisa dapat 10 kg emas? Hanya ada di Indonesia. Tapi sayangnya itu dikuasai asing, akankah kita diam?” teriaknya.

Tuntutan terakhir adalah meminta pencabutan hukum kebiri dan meminta agar menyelesaikan akar permasalahan kejahatan seksual pada perempuan dan anak. Menurutnya, kebiri bukanlah solusi.

“Melihat masalah kekerasan seksual terhadap anak perlu langkah serius dari pemerintah. langkah dan kebijakan perlu diambil guna menjawab permasalahan secara menyeluruh. Penjatuhan hukuman tambahan berupa hukuman kebiri bukan merupakan solusi tepat,” katanya.

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Militer Irak: Kekuatan ISIS di Mosul Lima sampai Enam Ribu Pasukan

"Informasi intelijen menunjukkan jumlah mereka antara 5000 hingga 6000 pasukan," kata komandan pasukan khusus Irak, Letjen Thalib Syaghani, dalam jumpa pers di kota Erbil, ibukota Kurdistan, Rabu (19/10).

Kamis, 20/10/2016 14:04 0

Afghanistan

Lagi, Dua Tentara AS Tewas Akibat Serangan Penyusup

Sejumlah pejabat pemerintah melaporkan, Rabu (19/10), seseorang berseragam tentara menyerang pasukan AS di sebuah fasilitas militer, Kamp Morehead, dekat ibukota Kabul

Kamis, 20/10/2016 11:27 0

Suriah

Ahrar Al-Syam: Kabar Kami Tinggalkan Aleppo Hanya Rumor

Juru bicara Ahrar Al-Syam menyatakan bahwa rumor pengosongan wilayah Aleppo timur dari pejuang oposisi tidak sesuai fakta yang ada.

Kamis, 20/10/2016 10:30 0

Manhaj

Menistakan Al-Quran, Ciri Kafir Kuadrat

KIBLAT.NET – Manusia diciptakan Allah SWT dengan dikaruniai akal sehat dan kehendak. Dengan akal sehat,...

Kamis, 20/10/2016 10:24 0

Irak

ISIS Luncurkan Serangan Balasan di Front Timur dan Barat Mosul

Al-Jazeera melaporkan dari wartawannya di pinggiran Mosul, pasukan ISIS meluncurkan banyak serangan bom menargetkan titik-titik pasukan Peshmerga di gunung Singar, Ninawe Barat, yang dekat dengan Mosul.

Kamis, 20/10/2016 09:23 0

Myanmar

Ditangkap Hidup-hidup, Dua Warga Rohingya Pulang Tinggal Nama

Petugas kepolisian mengaku bahwa kondisi kesehatan dua orang tersebut buruk ketika tentara menangkapnya.

Kamis, 20/10/2016 08:40 0

Artikel

Titik Balik Sejarah Hubungan AS dan Filipina

Salah satu tantangan tak terduga dan yang tidak diharapkan muncul dari “sekutu lama”, Filipina. Presiden baru negara itu, Rodrigo Duterte, baru-baru ini mengumumkan rencana untuk menarik diri dan keluar dari orbit Amerika dan selanjutnya menerapkan kebijakan luar negeri yang independen. “Saya anti-Barat,” katanya. “Saya tidak suka dengan orang-orang Amerika. Ini adalah masalah prinsip bagi saya,” imbuhnya lagi.

Kamis, 20/10/2016 08:13 0

Turki

OKI Masukkan Kelompok Gulen Dalam Daftar Organisasi Teroris

KIBLAT.NET – Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Rabu (19/10), memasukkan pergerakan yang dipelopori oleh cendekiawan Islam...

Kamis, 20/10/2016 06:43 0

Irak

Al-Baghdadi Diperkirakan di Mosul Bersama Ahli Peracik Bom ISIS

KIBLAT.NET – Pemimpin kelompok Daulah Islam, Abu Bakar Al-Baghdadi, diyakini masih berada di Mosul dalam...

Kamis, 20/10/2016 06:14 0

Opini

Ahok, Al-Maidah 51 dan Demokrasi Pancasila

KIBLAT.NET – Demokrasi adalah sebuah sajian politik yang paling banyak dinikmati oleh negara-negara di dunia...

Kamis, 20/10/2016 05:17 0

Close
CLOSE
CLOSE